Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Tak Ada Larangan Pendirian Tempat Ibadah Nonmuslim di Aceh

Admin1 by Admin1
02/01/2023
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Aceh menegaskan bahwa tidak ada pelarangan pendirian tempat ibadah bagi nonmuslim dari berbagai agama di Tanah Rencong itu selagi mampu memenuhi persyaratan.

“Tidak ada larangan untuk pendirian tempat ibadah (nonmuslim) di Aceh sepanjang memenuhi persyaratan yang diperlukan,” kata Ketua FKUB Aceh Hamid Zein, di Banda Aceh, Sabtu.

Hal itu disampaikan dalam diskusi refleksi kerukunan tahun 2022 Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) bersama media dan stakeholder lainnya, di Banda Aceh.

Hamid mengatakan, ketegasan tidak ada pelarangan tersebut telah tertuang dalam Qanun (peraturan daerah) Aceh Nomor 4 Tahun 2016 tentang Pedoman Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama dan Pendirian Tempat Ibadah.

Karena itu, kata Hamid, setiap umat nonmuslim di Aceh dipersilahkan mengajukan permohonan mendirikan rumah ibadah kepada pemerintah kabupaten/kota jika memenuhi persyaratan, dan salah satunya adalah jumlah penganut.

Mengutip Antara, dalam Qanun Aceh Nomor 4 Tahun 2016 itu, pada pasal 14 ayat (1) disebutkan pendirian tempat ibadah harus memenuhi persyaratan administratif dan persyaratan teknis bangunan gedung.

Kemudian, pada ayat (2), selain memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) pendirian tempat ibadah harus memenuhi persyaratan khusus.

Salah satu persyaratan khusus itu adalah adanya daftar nama paling sedikit 140 orang penduduk setempat sebagai pengguna tempat ibadah yang bertempat tinggal tetap dan dibuktikan dengan KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang disahkan oleh pejabat berwenang sesuai dengan tingkat batas wilayah.

“Dalam catatan yang berwenang memberikan izin pendirian tempat ibadah adalah Bupati atau Wali Kota masing-masing. Bukan oleh Gubernur Aceh,” ujarnya.

Kabupaten yang Belum Terdapat Gereja

Dalam kesempatan ini, Hamid menyebutkan bahwa jumlah penduduk pemeluk agama di Aceh lebih kurang sebanyak 6.071.930 orang terbagi dalam lima kepercayaan.

Angka tersebut terdiri dari pemeluk agama Islam sebanyak 6.006.608 jiwa, Kristen 52.091, Katolik 6.181, Budha 6.863 dan Hindu 187 orang.

Selain penduduk, Hamid juga menyampaikan jumlah rumah ibadah di seluruh Aceh saat ini yaitu Masjid 4.137 unit, Meunasah (balai desa) 6.516, Mushala 4.355, Gereja Katolik 20, Gereja Kristen 187, Vihara/klenteng sembilan dan pura satu unit.

“Karena itu bagi yang sudah memenuhi syarat silahkan mengajukan atau kalau memang dibutuhkan,” kata Hamid Zein.

Sementara itu, anggota FKUB Banda Aceh yang juga Pemuka Agama Kristen Eliauddin Gea menyampaikan bahwa memang masih ada daerah di Aceh yang tidak memiliki gereja, hal itu bukan karena larangan, melainkan belum memenuhi persyaratan.

“Daerah yang belum ada gereja itu dimulai dari Nagan Raya, Abdya, Aceh Selatan dan beberapa lain, itu memang tidak ada tempat ibadah kita,” katanya.

Salah satu syarat yang belum dapat dipenuhi itu, lanjut Gea, mengenai jumlah penduduk Kristen di suatu daerah, jika dikumpulkan dalam cakupan wilayah yang luas mungkin bisa dipenuhi, tetapi itu belum sesuai ketentuan.

“Orang Kristen di sana (barat Selatan Aceh) memang jumlahnya kalau kita kumpulkan semua cukup, tetapi tidak dalam satu denominasi. Sehingga jumlah itu jika dipilah tidak cukup, jadi bukan ada larangan, tapi jumlah belum memenuhi syarat,” demikian Gea.

Sumber: liputan6.com

Previous Post

Ingin Menikah, Calon Pengantin di Aceh Harus Ada Keterangan Bebas Narkoba

Next Post

Satreskoba Polres Lhokseumawe Tes Urin Para Supir Angkutan Penumpang

Next Post

Satreskoba Polres Lhokseumawe Tes Urin Para Supir Angkutan Penumpang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Roni Guswandi Bacakan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia HUT RI ke-81 di Abdya

Roni Guswandi Bacakan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia HUT RI ke-81 di Abdya

17/08/2026
Siswa SMAN 9 Takengon Tampilkan Teater pada HUT Kemerdekaan RI ke-81

Siswa SMAN 9 Takengon Tampilkan Teater pada HUT Kemerdekaan RI ke-81

17/08/2026
Ombudsman Diminta Turun ke MAA Pidie, Korwil LIN Soroti Proses PAW

Ombudsman Diminta Turun ke MAA Pidie, Korwil LIN Soroti Proses PAW

17/08/2026
SMAN 9 Takengon Raih Penghargaan Sekolah Terbersih dan Penataan Lingkungan

SMAN 9 Takengon Raih Penghargaan Sekolah Terbersih dan Penataan Lingkungan

17/08/2026
Camat Salamuddin Inspektur Upacara HUT Ke-81 RI di Peukan Bada

Camat Salamuddin Inspektur Upacara HUT Ke-81 RI di Peukan Bada

17/08/2026

Terpopuler

Penolakan Pergub JKA Kian Gencar, Mualem Berangkat Haji ke Tanah Suci

Mualem, Belajarlah kepada Luhut!

16/08/2026

Sudah 21 Tahun Damai: Tentara GAM Jadi Veteran Tidak Bergaji, Korban Konflik Dijadikan Alat Politik

Dekan Serahkan SK kepada 44 Ketua Departemen, Sekretaris, dan Ketua Program Studi di Lingkup FKIP USK

Tak Ada Larangan Pendirian Tempat Ibadah Nonmuslim di Aceh

Nyan, Tim Gabungan Temukan Mobil Tangki 1.000 Liter Antre BBM di SPBU Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com