Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

Herman, Mahasiswa UIN Ar-Raniry Jadi Delegasi Volunteer Fully Funded ke Bali

Atjeh Watch by Atjeh Watch
27/01/2023
in Kampus
0

BANDA ACEH – Herman, mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Program Studi (Prodi) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) kembali mengharumkan nama kampus dan Provinsi. Kali ini ia mewakili Aceh ke tingkat nasional pada kegiatan Pengabdian Ekspedisi Ruang Aksi #2 yang diadakan oleh Ruang Aksi Milenial, di Desa Kelating. Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali pada 16-22 Januari 2023.

Ruang Aksi Milenial merupakan Lembaga Swadya Masyarakat yang didirikan oleh Christian Sandy P., S.Si. Noravika Virly, S. Psi. dan Putra Anggara, S.Pd. Sebagai wadah untuk para generasi milenial dalam memberikan aksi nyata dan gebrakan baru untuk mewujudkan pembangunan negeri yang berkelanjutan, melalui pengabdian kepada masyarakat khususnya di daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal).

“Sesuai visi misi, didirikannya Ruang Aksi Milenial sebagai wadah untuk generasi milenial dalam pengembangan soft skill dan hard skill kemudian diimplementasikan secara langsung melalui program yang ditentukan. Selain itu, untuk memberikan suasana dan gebrakan baru di dunia sosial dalam aksi nyata berbasis pemberdayaan kepada masyarakat melalui sosial project untuk pembangunan negeri yang berkelanjutan, ” ucap Christian Sandy P., S.Si. selaku founder Ruang Aksi Milenial ketika sambutan pada pembukaaan kegiatan Ekspedisi Ruang Aksi #2, Senin (16/01/2023).

Menurut Herman tidak mudah untuk menjadi salah satu delegasi terpilih dari ratusan peserta lainnya yang mendaftar pada jalur fully funded. Mulai dari tahap seleksi berkas, interview, hingga tahap FGD (Focus Group Discussion).

“Dari 3 tahap seleksi, yang paling bikin saya tremor ada pada tahap FGD yang berlangsung selama hampir 3 jam. Di sana saya harus benar-benar memaksimalkan penyampaian semua hasil riset dan ProKer (Program Kerja) yang sudah saya rancang sebelumnya” ujarnya, Rabu (25/01/2023).

Pada tahap FGD, semua peserta melakukan tes studi kasus secara umum upaya pemberdayaan masyarakat Desa Kelating, serta merumuskan kebijakan-kebijakan dan program yang dapat menjadi solusi permasalahan di Desa Kelating, Kabupaten Tabanan, Bali.

Terdapat 4 divisi pada kegiatan tersebut, diantaranya Divisi Pendidikan, Sosial Lingkungan, Kesehatan, serta Divisi Ekonomi dan Pariwisata. Juga terdapat 4 jalur untuk menjadi delegasi, yang pertama jalur Self Funded (biaya pribadi), Partial Funded (difasilitasi 50%), Spesial Funded (difasilitasi 70%), dan Fully Funded (difasilitiasi penuh, gratis 100%).

Dengan proses seleksi yang ketat, Herman sangat bersyukur dapat lolos jalur fully funded (dibiayai gratis 100%) pada divisi pendidikan sekaligus menjadi koordinator dari divisinya, sehingga mewakili Kampus dan Provinsi Aceh pada kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas kesempatan ini. Semoga dengan mengikuti kegiatan ini dapat terus menginspirasi dan membawa dampak nyata kepada semua, khususnya bagi masyarakat Desa Kelating, Bali,” tambahnya.

Masyarakat dan Kepala Desa Kelating sangat antusias dengan kedatangan para peserta delegasi, dan peserta disambut hangat dengan adat dan budaya Bali yaitu tarian panyembrama.

“Terima kasih sudah memilih desa ini menjadi bagian dari program kerja kalian. Dengan adanya pengabdian dari adik-adik semua (peserta) semoga Desa Kelating dapat lebih baik lagi dan dikenal oleh semua masyarakat lokal maupun mancanegara,” ungkap I Made Suarga, S.H. selaku Perbekel/Kepala Desa Kelating. []

Previous Post

Rektor UIN Ar-Raniry Ajak Alumni Bangun Aceh

Next Post

Al Azhar Mesir Serukan Boikot Swedia-Belanda usai Pembakaran Al Quran

Next Post

Al Azhar Mesir Serukan Boikot Swedia-Belanda usai Pembakaran Al Quran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Krak, Satpol PP Aceh Jaya Amankan 30 Ternak Liar

Krak, Satpol PP Aceh Jaya Amankan 30 Ternak Liar

17/06/2026
Diduga Dikuasai Oknum, Aset Alat Berat Pidie Jaya Jadi Sorotan Aktivis

Diduga Dikuasai Oknum, Aset Alat Berat Pidie Jaya Jadi Sorotan Aktivis

17/06/2026
Israel Cabut Wewenang Palestina Atas Masjid Ibrahimi di Tepi Barat

Israel Cabut Wewenang Palestina Atas Masjid Ibrahimi di Tepi Barat

17/06/2026
China Bantah Tuduhan Uni Eropa Latih Tentara Rusia untuk Ukraina

China Bantah Tuduhan Uni Eropa Latih Tentara Rusia untuk Ukraina

17/06/2026
Tiga Penambang Emas di Aceh Jaya Meninggal Tertimbun Longsor

Tiga Penambang Emas di Aceh Jaya Meninggal Tertimbun Longsor

16/06/2026

Terpopuler

Herman, Mahasiswa UIN Ar-Raniry Jadi Delegasi Volunteer Fully Funded ke Bali

27/01/2023

Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

Bupati Pidie Nonaktifkan Kadisdik dan Kepala BPBD, Sinyal Keras Evaluasi Kinerja Pejabat

Besok, Ribuan Pelajar Ramaikan Pawai Syiar 1 Muharram 1448 Hijriah di Banda Aceh

Ketua MWA USK Dorong Perluasan Program Pengabdian Masyarakat FK USK ke Seluruh Wilayah Terdampak Bencana di Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com