Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

China Akui ‘Balon Pengintai’ Keliling Situs Sensitif AS Milik Sipil

Admin1 by Admin1
04/02/2023
in Internasional
0

Jakarta – China mengakui benda diduga balon mata-mata yang terbang di atas wilayah udara Amerika Serikat adalah milik sipil mereka. Namun, Beijing menyangkal bahwa balon udara itu merupakan alat pengintai atau mata-mata.

Dalam pernyataanya pada Jumat (3/2), Kementerian Luar Negeri China mengatakan balon yang diduga pengintai itu adalah balon udara airship sipil yang digunakan untuk penelitian meteorologi.

Kemlu China mengklaim balon udara itu terbang keluar jalur yang seharusnya. Benda itu dikatakan memiliki kemampuan kemudi yang terbatas sehingga mampu menyimpang jauh dari jalur yang direncanakan karena hembusan angin.

“Pemerintah China menyesalkan masuknya balon udara yang tidak disengaja ke wilayah udara AS karena force majeure,” kata juru bicara Kemlu China dalam pernyataannya.

Force majeure adalah istilah hukum yang digunakan untuk merujuk pada peristiwa darurat di luar kendali manusia.

“China akan terus berkomunikasi dengan pihak AS dan menangani dengan baik situasi tak terduga yang disebabkan oleh force majeure ini,” lanjut bunyi pernyataan tersebut.

Kabar penampakan balon tersebut pertama kali dilaporkan pada Kamis (2/2). Terlihat dalam foto yang beredar benda bulan yang menyerupai balon putih besar sedang melayang di atas wilayah AS.

Penampakan balon itu pun memantik kecurigaan AS bahwa itu merupakan balon pengintai yang sengaja diluncurkan China.

“Kami yakin bahwa balon pengintai dengan altitud tinggi ini milik (Republik Rakyat China),” kata juru bicara Kementerian Pertahanan AS Brigadir Jenderal Patrick Ryder di Washington, Kamis (2/2).

“Contoh aktivitas semacam ini telah kami amati selama beberapa tahun terakhir, termasuk sebelum pemerintahan sekarang,” paparnya menambahkan.

Pentagon mengatakan bahwa balon mata-mata China lainnya juga ditemukan tengah terbang di atas negara Amerika Latin, tanpa mengatakan di mana tepatnya.

“Kami melihat laporan tentang sebuah balon yang transit di Amerika Latin. Kami sekarang menilai itu adalah balon pengintai China lainnya,” kata Ryder.

Ryder juga sebelumnya memaparkan balon itu dianggap sejumlah ahli “memiliki nilai aditif terbatas dari perspektif pengumpulan intelijen.”

Ia mengatakan balon tersebut terbang dengan ketinggian yang jauh di atas lalu lintas udara komersial dan menegaskan bahwa alat itu tidak mengancam aktivitas militer negara atau kegiatan masyarakat di darat.

Itulah sebabnya pihak militer memutuskan untuk tidak menembak jatuh balon tersebut.

“Adalah rekomendasi kuat dari para pejabat terkait untuk tidak mengambil tindakan kinetik karena risiko keselamatan dan keamanan orang-orang di lapangan dari kemungkinan kejatuhan puing-puing,” kata pejabat itu, mengutip CNN.

Pejabat keamanan nasional AS terus-menerus memperingatkan tentang upaya spionase China selama beberapa tahun terakhir ketika persaingan kedua negara semakin sengit.

Insiden balon yang awalnya diduga mata-mata ini juga berlangsung kala Menteri Luar Negeri Antony Blinken akan melakukan perjalanan ke Beijing dalam beberapa hari mendatang. Terbaru, Blinken dilaporkan menunda kunjungannya ke Beijing gegara insiden ini.

Juru bicara Gedung Putih Karine Jean-Pierre mengatakan Presiden Joe Biden diberi pengarahan tentang insiden ini dan menerapkan tindakan “konsensus dari pemerintah bahwa tidak pantas melakukan perjalanan ke Republik Rakyat China saat ini.”

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Korut Bakal Kirim Pekerja dan Tentara ke Ukraina yang Diduduki Rusia

Next Post

Penjabat Gubernur Dampingi Menteri Perhubungan Tinjau Pelabuhan Ulee Lheue

Next Post

Penjabat Gubernur Dampingi Menteri Perhubungan Tinjau Pelabuhan Ulee Lheue

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Para Kepala Puskesmas di Abdya Ikut Bimtek Penilaian Ketersediaan Obat

Para Kepala Puskesmas di Abdya Ikut Bimtek Penilaian Ketersediaan Obat

08/07/2026
STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh Ikut Ajang Internasional di Padang

STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh Ikut Ajang Internasional di Padang

08/07/2026
Buka PMB Pascasarjana, STAIN MeulabohTawarkan Tiga Program Magister Unggulan

Buka PMB Pascasarjana, STAIN MeulabohTawarkan Tiga Program Magister Unggulan

08/07/2026
Ratusan Pendonor Ramaikan Peringatan Hari Donor Darah Sedunia di PMI Kota Banda Aceh

Ratusan Pendonor Ramaikan Peringatan Hari Donor Darah Sedunia di PMI Kota Banda Aceh

08/07/2026
Pemerintah Aceh dan Pemkab Aceh Timur Komitmen Pemenuhan Data SIGAP

Pemerintah Aceh dan Pemkab Aceh Timur Komitmen Pemenuhan Data SIGAP

08/07/2026

Terpopuler

Ohku, DAK Fisik Nol Persen, Pembangunan Pidie Jaya Terancam Molor

Ohku, DAK Fisik Nol Persen, Pembangunan Pidie Jaya Terancam Molor

07/07/2026

Panen Perdana Bawang Merah di Lahan Pascabanjir, BI dan Pemkab Pidie Jaya Siapkan Model Pemulihan Ekonomi Berbasis Pertanian

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Komisaris PIM Awasi Distribusi Pupuk Bersubsidi di Pidie Jaya

Ketua Komisi ll Surya Asmadi Dan Iwapi Panen Buah Alpukat Premium Di sawang ll

Raker Tahunan Dayah Darul Quran Aceh Perkuat Sinergi Sambut Tahun Ajaran Baru

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com