Banda Aceh – Ratusan pendonor darah dari berbagai kalangan memadati Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Banda Aceh dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia. Antusiasme masyarakat dalam aksi kemanusiaan ini berhasil mengumpulkan 170 kantong darah, yang selanjutnya akan disalurkan kepada pasien yang membutuhkan di berbagai rumah sakit.
Peringatan Hari Donor Darah Sedunia yang mengusung semangat “One Drop of Humanity; Give Blood Save Live” berlangsung dengan penuh semangat. Masyarakat, relawan, instansi pemerintah, TNI/Polri, mahasiswa, komunitas, hingga pendonor rutin turut berpartisipasi sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Ketua PMI Kota Banda Aceh, Ahmad Haeqal Asri, mengatakan bahwa peringatan Hari Donor Darah Sedunia bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi pengingat bahwa setiap tetes darah yang didonorkan memiliki arti besar bagi keselamatan nyawa seseorang.
“Saya ingin tegaskan, jangan tunggu keluarga kita sendiri yang membutuhkan baru kita bergerak. Setetes darah hari ini bisa menjadi napas, harapan, bahkan kesempatan hidup bagi orang yang sedang terbaring di rumah sakit. Karena itu, mari jadikan donor darah sebagai panggilan hati, bukan sekadar ajakan sesaat,” ujarnya.
Ia menambahkan, kebutuhan darah di rumah sakit terus meningkat setiap hari. Karena itu, PMI Kota Banda Aceh mengajak masyarakat yang memenuhi syarat kesehatan untuk mendonorkan darah secara rutin guna menjaga ketersediaan stok darah yang aman dan mencukupi.
Salah seorang peserta donor, Irfan, mengaku bangga dapat menjadi bagian dari peringatan Hari Donor Darah Sedunia. Menurutnya, donor darah merupakan cara sederhana untuk membantu sesama tanpa harus menunggu memiliki banyak hal.
“Saya rutin mendonorkan darah karena percaya bahwa setetes darah yang kita berikan bisa menjadi harapan bagi orang lain. Rasanya bahagia ketika tahu darah yang kita donor dapat membantu menyelamatkan nyawa. Semoga semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menjadi pendonor rutin,” ungkap Irfan, mahasiswa kedokteran usk.
Selain aksi donor darah, adapun kegiatan lain meliputi pengecekan kesehatan tulang dan juga kesehatan kulit. Bekerjasama dengan anlene dan kimia farma.
PMI Kota Banda Aceh berharap semangat Hari Donor Darah Sedunia dapat terus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai budaya kemanusiaan. Dengan semakin banyak pendonor sukarela, kebutuhan darah di rumah sakit dapat terpenuhi secara berkelanjutan, sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat berjalan dengan optimal.
Keberhasilan mengumpulkan 170 kantong darah dalam kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat Banda Aceh terhadap aksi kemanusiaan terus tumbuh. PMI Kota Banda Aceh pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendonorkan darah secara rutin demi membantu menyelamatkan lebih banyak nyawa.










