BLANGKEJEREN – Pj Bupati Gayo Lues, Ir H Rasyidin Porang mengapresiasi kinerja Inspektorat yang telah berupaya meningkatkan integritas melalui program Monitoring Center For Prevention (MCP KPK).
Alasan Pj Bupati sebut hal itu terlihat dari peningkatan capaian nilai diperloeh sebesar 75,89 persen pertanggal 31 Desember 2022, dimana Gayo Lues menargetkan nilai capaian tahun 2022 sebesar 69 persen.
“Pencapaian nilai tersebut merupakan capaian nilai tertinggi semenjak Kabupaten Gayo Lues mengikuti program MCP KPK Tahun 2018 hingga tahun 2022,” kata Pj Bupati Rasyidin Porang.
Adapun area intervensi yang dinilai oleh KPK-RI dalam Monitoring Center For Prevention meliputi, (1) Perencanaan dan Penganggaran APBD, (2) Pengadaan Barang dan Jasa, (3) Perizinan, (4) APIP, (5) Manajemen ASN, (6) Optimalisasi Pajak Daerah, (7) Manajemen Aset Daerah dan (8) Tata Kelola Dana Desa.
Lebih lanjut seluruh SKPK pengampu area tersebut ikut dalam pemenuhan data per area intervensi tersebut. “Harapannya tahun 2023 capaian nilai tersebut bisa kita tingkatkan lagi. Tentu saja dengan dengan kerjasama serta komitmen yang tinggi,” pintanya.
Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, terus berkomitmen mendukung agenda Monitoring Center for Prevention terbukti dengan pencapaian nilai tersebut. Hal ini merupakan sebuah pencapaian dan motivasi bagi Pemerintah Daerah untuk terus meningkatkan komitmen atas tujuan terselenggaranya good governance.
Sementara Inspektur Inspektorat Kabupaten Gayo Lues Muhammad Fikar, S.IP.,M.IP mengatakan, komitmen Pemerintah Kabupaten Gayo Lues terkait pencegahan tindak pidana korupsi dan meningkatkan kesadaran resiko korupsi serta perbaikan sistem anti korupsi juga dapat dilihat dari hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2022 yaitu sebesar 71,03 persen.
Hal ini mendekati indeks Integritas Nasional Indonesia yaitu sebesar 72 persen. Capaian indeks integritas pada SPI tersebut Pemerintah Kabupaten Gayo Lues di upayakan terus meningkat pada tahun berikutnya. [Hamsani] .









