Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Update Gempa Turki-Suriah: 28 Ribu Orang Tewas dan Gelombang Bantuan

Atjeh Watch by Atjeh Watch
12/02/2023
in Internasional
0

Jakarta – Total sudah 28 ribu korban tewas akibat gempa dahsyat yang mengguncang Turki dan Suriah pada Senin (6/2).

Angka itu diketahui dari informasi yang dilansir dari CNN pada Minggu (12/2) pagi WIB. Jumlah data korban jiwa ini bertambah hanya dalam hitungan jam dan kini sudah menjadi 28.192 orang yang meninggal dunia.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebut setidaknya 26 juta orang terdampak gempa di Turki dan Suriah. PBB memperingatkan ada sekitar 870 ribu orang memerlukan makanan hangat di seluruh Turki dan Suriah.

Di Suriah saja, hingga 5,3 juta orang mungkin kehilangan tempat tinggal.

Pada Sabtu (11/2), WHO meluncurkan bantuan kilat sebesar US$42,8 juta untuk mengatasi kebutuhan kesehatan yang mendesak dan begitu banyak diperlukan. Akibat gempa, puluhan rumah sakit rusak.

Sekretaris Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mendarat di kota Aleppo dengan membawa peralatan medis darurat. Kota ini diguncang gempa pada Sabtu (11/2).

“Saya sedih melihat kondisi yang dihadapi para penyintas, cuaca beku dan akses yang sangat terbatas ke tempat berlindung, makanan, air, kehangatan, dan perawatan medis,” cuit Ghebreyesus via akun Twitternya.

Gempa di dunia negara membuat seluruh lapisan masyarakat bergerak. Badan bencana Turki mengatakan lebih dari 32 ribu orang dari organisasi Turki bekerja dalam upaya pencarian dan penyelamatan. Selain itu, ada 8.294 penyelamat internasional.

Di Gaziantep, Turki, restoran bersama puluhan ribu sukarelawan berupaya membantu dan memberi makan warga.

“Kami ingin membantu. Rekan kerja kami berada dalam situasi yang buruk. Keluarga mereka menjadi korban dan rumah mereka hancur,” kata Burhan Cagdas, pemilik restoran Imam Cagdas, seperti dilaporkan AFP.

Restoran telah menyajikan hingga empat ribu makanan gratis sehari di luar ruangan sejak gempa terjadi.

Keajaiban demi keajaiban terjadi

Di balik pilu dan upaya untuk bertahan di tengah situasi sulit, ada saja kisah keajaiban terjadi. Tim penyelamat menarik bayi berusia dua bulan dan wanita dari reruntuhan pada Sabtu (11/2).

Bayi berusia dua bulan ditemukan hidup 128 jam setelah gempa. Kemudian Menekse Tabak, perempuan berusia 70 tahun, berhasil diselamatkan dari beton di kota selatan Kahramanmaras, Turki.

“Apakah dunia ada?” katanya saat ditarik disusul tepuk tangan dan tangisan sembari memuji Tuhan.

Tak hanya soal penyelamatan, penyeberangan perbatasan antara Armenia dan Turki akhirnya dibuka untuk pertama kali dalam 35 tahun pada Sabtu (11/2). Hal ini memungkinkan lima truk yang membawa makanan dan air bisa masuk ke wilayah terdampak gempa.

Sementara itu, Damaskus telah menyetujui pengiriman bantuan kemanusiaan ke daerah terdampak gempa di luar kekuasaannya di provinsi Idlib. Diperkirakan konvoi berangkat pada Minggu tapi kemudian ditunda tanpa ada keterangan.

Minggu ini, sebanyak 57 pesawat bantuan telah mendarat di Suriah.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Dakwah dan Agenda Penting Umat Islam

Next Post

Polisi Turki Tangkap 47 Penjarah usai Gempa Dahsyat

Next Post

Polisi Turki Tangkap 47 Penjarah usai Gempa Dahsyat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Para Kepala Puskesmas di Abdya Ikut Bimtek Penilaian Ketersediaan Obat

Para Kepala Puskesmas di Abdya Ikut Bimtek Penilaian Ketersediaan Obat

08/07/2026
STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh Ikut Ajang Internasional di Padang

STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh Ikut Ajang Internasional di Padang

08/07/2026
Buka PMB Pascasarjana, STAIN MeulabohTawarkan Tiga Program Magister Unggulan

Buka PMB Pascasarjana, STAIN MeulabohTawarkan Tiga Program Magister Unggulan

08/07/2026
Ratusan Pendonor Ramaikan Peringatan Hari Donor Darah Sedunia di PMI Kota Banda Aceh

Ratusan Pendonor Ramaikan Peringatan Hari Donor Darah Sedunia di PMI Kota Banda Aceh

08/07/2026
Pemerintah Aceh dan Pemkab Aceh Timur Komitmen Pemenuhan Data SIGAP

Pemerintah Aceh dan Pemkab Aceh Timur Komitmen Pemenuhan Data SIGAP

08/07/2026

Terpopuler

Ohku, DAK Fisik Nol Persen, Pembangunan Pidie Jaya Terancam Molor

Ohku, DAK Fisik Nol Persen, Pembangunan Pidie Jaya Terancam Molor

07/07/2026

Panen Perdana Bawang Merah di Lahan Pascabanjir, BI dan Pemkab Pidie Jaya Siapkan Model Pemulihan Ekonomi Berbasis Pertanian

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Komisaris PIM Awasi Distribusi Pupuk Bersubsidi di Pidie Jaya

Ketua Komisi ll Surya Asmadi Dan Iwapi Panen Buah Alpukat Premium Di sawang ll

Raker Tahunan Dayah Darul Quran Aceh Perkuat Sinergi Sambut Tahun Ajaran Baru

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com