Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

ISIS Sambut Gembira AS Habisi Jenderal Iran Qassem Soleimani

Admin1 by Admin1
12/01/2020
in Internasional
0

BAGHDAD – Langkah Amerik Serikat (AS) menghabisi jenderal top Iran, Qassem Soleimani di Baghdad sepekan lalu disambut suka cita oleh kelompok ISIS. Menurut kelompok tersebut, kematian komandan Pasukan Quds itu adalah tindakan “intervensi Ilahi” dan itu akan menguntungkan perjuangan mereka.

Setelah Amerika menghabisi Soleimani, Koalisi Internasional Anti-ISIS pimpinan AS yang ditugaskan untuk menahan tumbuhnya ISIS (Islamic State of Iraq and Syria) di Irak menghentikan semua operasi. Sebaliknya, mereka koalisi tersebut secara tidak langsung ikut jadi target balas dendam Iran yang sebenarnya diarahkan kepada Amerika.

Dalam surat kabar mingguan ISIS, al-Naba yang dikutip BBC, Jumat (10/1/2020), para ekstremis mengatakan sementara para musuh saling bertarung dan menghabiskan energi dan sumber daya mereka. Perseteruan AS dan Ira itulah, menurut ISIS menjadi kesempatan mereka untuk berkumpul dan bangkit kembali.

Beberapa hari setelah pembunuhan Jenderal Soleimani, NATO menarik beberapa personel dari Irak. Aliansi pimpinan Amerika itu menjelaskan bahwa keselamatan personel mereka adalah yang terpenting, setelah muncul kekhawatiran Iran akan menyerang orang-orang Barat di Irak sebagai balas dendam.

Salah satu anggota NATO, Jerman, telah mengekstraksi semua personel militernya dari Irak ke Yordania dan Kuwait. Personel-personil itu, bersama dengan sekutu-sekutu Eropa lainnya, berada di Irak ditugaskan untuk melatih pasukan keamanan negara itu untuk menghentikan pengelompokan kembali para ekstremis ISIS di wilayah tersebut setelah dikalahkan pada Desember 2017.

Kendati Iran dan AS mengindikasikan sama-sama mundur dari perang, kelompok milisi Syiah Irak pro-Iran telah bersumpah untuk membalaskan kematian Soleimani.

Pasukan Mobilisasi Populer (PMF), sebuah gabungan organisasi yang terdiri sekitar 40 kelompok milisi Syiah independen, telah berjanji untuk mengusir pasukan AS dari Irak.

Menurut laporan BBC, perseteruan AS dan Iran menjadi pertanda baik bagi para ekstremis ISIS yang selama dalam beberapa tahun terakhir mengalami kekalahan telak di Irak dan Suriah.

Pada Desember 2017, tiga tahun setelah para ekstremis menguasai sepertiga wilayah Irak, Perdana Menteri Irak saat itu; Haider al-Abadi, mengumumkan bahwa para ekstremis telah diusir. Namun, jarangnya pertempuran terbuka, dan lebih banyak taktik gerilya, “mesin” ISIS bisa aktif sekali lagi jika koalisi pimpinan AS terhambat dalam upayanya untuk menghentikan mereka.

Masih menurut laporan BBC, ketika ISIS mengambil alih Mosul pada tahun 2014, PMF digalang oleh Soleimani dan ulama Irak, Ayatollah Ali al-Sistani. Ulama itu mengatakan kepada PMF untuk mengarahkan perjuangan mereka terhadap ekstremis ISIS. Sejak itu, PMF melakukan kampanye brutal untuk memerangi kelompok ekstrimis tersebut.

Sumber: Sindonews.com

Tags: amerikairan
Previous Post

GeRAK: APBA 2020 Tidak Rasional

Next Post

Sejumlah BUMN Miliki Bisnis Rumah Sakit, Tiga Ada di Aceh

Next Post

Sejumlah BUMN Miliki Bisnis Rumah Sakit, Tiga Ada di Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Rian Syaf Targetkan Demokrat Kembali Berjaya di Aceh Tengah

Rian Syaf Targetkan Demokrat Kembali Berjaya di Aceh Tengah

19/06/2026
Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Pidie Jaya Sambangi Purnawirawan: Pengabdian Tak Pernah Pensiun

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Pidie Jaya Sambangi Purnawirawan: Pengabdian Tak Pernah Pensiun

19/06/2026
Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

19/06/2026
Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

19/06/2026
Kasus Potong Tangan di Aceh Besar, PMII Tolak Main Hakim Sendiri

Kasus Potong Tangan di Aceh Besar, PMII Tolak Main Hakim Sendiri

19/06/2026

Terpopuler

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

18/06/2026

Kakanwil Kemenag Aceh Lantik 40 Pejabat Fungsional, Tekankan Inovasi dan Kerja Tim dalam Melayani Umat

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

Rian Firmansyah Dorong Seniman Aceh Jadikan Budaya sebagai Kekuatan Ekonomi Kreatif

Haji Kamaruddin Terpilih sebagai Ketua Komite Percepatan Pemekaran Provinsi ABAS

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com