TAKENGON – Curah hujan dengan Intensitas tinggi sejak Minggu malam membuat badan jalan di kawasan Takengon-Isaq, terutama di kilometer 24 Bur Lintang, Desa Kute Baru, dilaporkan amblas akibat terkikis oleh air hujan.
Personil Polsek Linge dipimpjn langsung Kapolsek Linge , melaporkan jalan amblas sekitar pukul 22.30 WIB.
“Badan jalan turun sepanjang 15 meter sehingga tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda 4 ke atas,” kata personil Polsek Linge.
Kapolres Aceh Tengah AKBP Dodi mengatakan, dengan amblasnya badan jalan Takengon- Isaq di kilometer 24 itu mengakibatkan, jalan tidak bisa dilalui oleh Kenderaan roda 4.
“Sebab badan jalan turun hingga ketinggian badan orang dewasa. Adapun jalan alternatif sementara ini bagi pengguna jalan yang hendak menuju ke arah Kota Takengon, sementara telah diarahkan agar melalui Jalur Isaq – Desa Simpang Gelampang Gading menuju ke Atu Lintang maupun melalui jalur Isaq ke kecamatan Jagung Jeget. Begitu juga sebaliknya bila hendak bepergian dari Takengon – Isaq , bisa melalui Jalan Atu lintang,” kata dia.
Selain itu, sebutnya lagi, jalur alternatif lain bagi pengguna jalan yang akan menuju ke Gayo Lues maupun menuju ke Linge dari arah Kota Takengon diarahkan melalui jalur kecamatan Bintang menuju Simpang Simpil Linge.
Dengan kejadian jalan longsor ini, sudah diberitahukan ke instansi terkait untuk segera penanganannya agar pengguna jalan tidak harus memutar arah yang terlalu jauh bila hendak Linge.
“Diharapkan kepada masyarakat pengguna jalan agar berhati hati dan tetap waspada bila melalui badan jalan dibebukitan karna. Semua kita sudah memahami badan jalan di pergunungan dataran tinggi Gayo ini rata rata berbukit. Bila air hujan curah terus menerus, akan mengakibatkan tanah perbukitan berjatuhan ke badan jalan sehingga badan jalan itu sendiri bisa patah akibat beban yang terlalu tinggi,” ujar Kapolres .









