Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Waduh, Dua Warga Ditangkap Usai Kirim Ganja 24,6 Kilo Lewat Jasa Ekspedisi

Atjeh Watch by Atjeh Watch
27/06/2023
in Nanggroe
0
Waduh, Dua Warga Ditangkap Usai Kirim Ganja 24,6 Kilo Lewat Jasa Ekspedisi

Dua pelaku pengiriman ganja beserta barang bukti yang diamankan Polresta Banda Aceh, di Banda Aceh, Senin (26/6/2023).(ANTARA/Humas Polresta Banda Aceh)

BANDA ACEH – Dua pengirim narkoba jenis ganja seberat 24,6 kg jaringan Aceh-Banten dan Jakarta melalui salah satu ekspedisi pengiriman di Banda Aceh ditangkap. Kedua tersangka berinisial HD (30) dan RM alias Gam Rusa (41).

“Keduanya bertindak sebagai perantara dan pengirim 24,6 kg ganja tersebut,” kata Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol. Fahmi Irwan Ramli melalui Kasat Narkoba AKP Ferdian Chandra, dikutip dari Antara, Senin (26/6/2023).

Ferdian mengatakan, berdasarkan pengakuan tersangka, mereka sudah lima kali mengirimkan barang haram tersebut melalui ekspedisi dengan tiga TKP berbeda.

Di mana, TKP pertama pada hari Minggu (30/4/2023) sekitar pukul 17.30 WIB di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Kecamatan Blang Bintang melalui jasa ekspedisi.

Kedua, pada Senin (15/5/2023) sekira pukul 10.00 WIB di kantor ekspedisi di kawasan Ulee Kareng, dan Selasa (6/6/2023) sekitar pukul 10.00 WIB di kantor ekspedisi kawasan Lamnyong, Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh.

“Di TKP pertama itu ganja yang dikirim seberat 4,5 kg, TKP kedua 12,7 kg, dan TKP ketiga 6 kg. Total 24,6 kg ganja mereka kirim melalui jasa ekspedisi,” ujarnya.

Ferdian menyampaikan, kedua tersangka mengaku bahwa ganja tersebut dikirim ke Banten dan Jakarta Barat. Dari pengakuan kedua tersangka, mereka mendapat uang Rp 1 juta dari pengiriman ganja tersebut, yang kemudian dibagi dua masing-masing Rp 500.000.

 Ferdian menuturkan, tersangka juga pernah mengirimkan paket narkotika jenis ganja tersebut melalui jasa ekspedisi sebanyak lima kali, tiga kali gagal terkirim (berhasil ditangkap) dan dua kali sebelumnya berhasil tiba ke tempat tujuan.

 “Sementara untuk barang tersebut mereka dapat dari SP yang juga berasal Lamteuba, dan saat ini telah menjadi DPO (daftar pencarian orang),” kata Ferdian.

Akibat perbuatannya kedua tersangka melanggar pasal 115 ayat 2 Sub Pasal 114 Ayat 2 Sub Pasal 111 Ayat 2 dari UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Kedua pelaku terancam dihukum pidana mati, penjara seumur hidup atau paling singkat enam tahun kurungan.

Sumber: Kompas.com

Previous Post

Senin Malam, Sabang Diguncang Gempa M4,6

Next Post

Menuju Pemilu 2024, FJA Harap Komjen Wahyu Tindak Kejahatan Transnasional di Aceh

Next Post
Menuju Pemilu 2024, FJA Harap Komjen Wahyu Tindak Kejahatan Transnasional di Aceh

Menuju Pemilu 2024, FJA Harap Komjen Wahyu Tindak Kejahatan Transnasional di Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Nyan, Petani Sawit Aceh Masih Berjuang Pulihkan Kebun

Nyan, Petani Sawit Aceh Masih Berjuang Pulihkan Kebun

21/04/2026
Al- Farlaky Kukuhkan Pengurus DPC APDESI Aceh Timur 2026-2031

Al- Farlaky Kukuhkan Pengurus DPC APDESI Aceh Timur 2026-2031

21/04/2026
Tito Saksikan Penyerahan Bantuan Keuangan Daerah untuk Pemulihan Pascabencana di Aceh

Tito Saksikan Penyerahan Bantuan Keuangan Daerah untuk Pemulihan Pascabencana di Aceh

21/04/2026
Al – Farlaky Evaluasi Huntara Bersama Vendor dan BNPB

Al – Farlaky Evaluasi Huntara Bersama Vendor dan BNPB

21/04/2026
Hari Kurniawan Jabat Kepala Rutan Banda Aceh

Hari Kurniawan Jabat Kepala Rutan Banda Aceh

21/04/2026

Terpopuler

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

20/04/2026

BGN Perkuat SPPG Pidie: Profesionalitas Dijaga, Hoaks Dilawan, UMKM Didorong

Waduh, Dua Warga Ditangkap Usai Kirim Ganja 24,6 Kilo Lewat Jasa Ekspedisi

Apel Senin di Disdikbud, Plt Sekda Abdya Minta Tempat Meusuraya Lemang Dibersihkan

Ratoh Jaroe Disebut “Industri”, Budayawan Aceh: Tradisi Asli Justru Tergeser

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com