Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

Tingkatkan Kualitas PTKIS, Kopertais Wilayah VII Implementasikan MBKM

Atjeh Watch by Atjeh Watch
11/08/2023
in Kampus
0
Tingkatkan Kualitas PTKIS, Kopertais Wilayah VII Implementasikan MBKM

PALEMBANG – Direktur Jenderal Pendidikan Agama Islam (Pendis) Kementerian Agama Prof. Dr. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP, M.T. turut hadir dalam pembukaan Workshop Kurikulum Merdeka Belajar Berbasis KKNI PTKIS didampingi Prof. Dr. Nyayu Khodijah, S.Ag., M. Si selaku Koordinator Kopertais Wilayah VII sekaligus Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Wakil Koordinator dan Sekretaris Kopertais Wilayah VII Dr. Zainal Berlian, DBA., MM dan Prof. Dr. Abdullah Idi, M.Ed. Workshop ini dilaksanakan selama 3 hari, dari 10-12 Agustus 2023 di Wyndham Opi Hotel, Palembang.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), peserta workshop dihadiri oleh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta yang tergabung didalam PTKIS Wilayah Kopertais VII Palembang.

Prof. Nyayu menyampaikan bahwa program MBKM memang menjadi salah satu unggulan pemerintah dalam mengatasi permasalahan, implementasi  MBKM di PTKIS sendiri merupakan wadah diskusi untuk meningkatkan kualitas PTKIS.

“Melalui program kampus merdeka ini, diharapkan dapat meningkatkan  kualitas sumber daya PTKIS. Dengan adanya program ini, PTKIS diberikan peluang untuk mampu berkembang pesat seiring dengan meningkatnya mutu pendidikan,” harap

Prof. Nyayu.

Sementara itu Prof. Muhammad Ali mengatakan bahwa kunci pengembangan PTKIS adalah kolaborasi, untuk mesukseskan MBKM perlu adanya kolaborasi dan kerja sama antar PTKIS. 

“Setiap Perguruan tinggi memiliki problem implementasi yang berbeda-beda (kontekstualisasi dengan kondisi aktual dan kelembagaan). Oleh karena itu, kolaborasi dan kerja sama antar PTKIS menjadi penting untuk melaksanakan program MBKM,” ujar Direktur Pendis Kemenag.

Prof. Dr. Muhammad Ali juga menegaskan bahwa kolaborasi adalah pondasi utama kemajuan PTKIS, maka dari itu perlunya membangun kerja sama tim dengan tekad yang kuat, memperluas jaringan, saling berkolaborasi dan menghasilkan inovasi-inovasi terbaik. 

“Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) jangan menganggap sesama perguruan tinggi sebagai musuh, tapi saling bekerja sama, berkolaborasi dan tidak untuk bersaing,” pungkas Prof. Muhammad Ali.

Previous Post

 Iswanto: Semua Pihak Bersikap Bijak Terhadap SE Gubernur untuk Penguatan Syariat Islam

Next Post

Sempurnakan KHES, MA RI Kunjungi Mahkamah Syar’iyah Jantho

Next Post
Sempurnakan KHES, MA RI Kunjungi Mahkamah Syar’iyah Jantho

Sempurnakan KHES, MA RI Kunjungi Mahkamah Syar'iyah Jantho

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Aher Dukung Dana Otsus Aceh dan Pembentukan Lembaga Khusus Pengelola

Aher Dukung Dana Otsus Aceh dan Pembentukan Lembaga Khusus Pengelola

22/04/2026
Lembaga Antikorupsi Desak Polda Aceh Tuntaskan Kasus Beasiswa

Lembaga Antikorupsi Desak Polda Aceh Tuntaskan Kasus Beasiswa

22/04/2026
Baitu Mal Aceh Besar Buka Pendaftaran Bantuan Usaha Individu 2026

Baitu Mal Aceh Besar Buka Pendaftaran Bantuan Usaha Individu 2026

22/04/2026
Tinjau Langsung RSUD, Asisten III Sekda Aceh Besar Pastikan Pelayanan Kembali Normal

Tinjau Langsung RSUD, Asisten III Sekda Aceh Besar Pastikan Pelayanan Kembali Normal

22/04/2026
Pemkab Pulau Buru Kirim 2.000 Botol Minyak Kayu Putih ke Aceh

Pemkab Pulau Buru Kirim 2.000 Botol Minyak Kayu Putih ke Aceh

22/04/2026

Terpopuler

Ratoh Jaroe Disebut “Industri”, Budayawan Aceh: Tradisi Asli Justru Tergeser

Ratoh Jaroe Disebut “Industri”, Budayawan Aceh: Tradisi Asli Justru Tergeser

19/04/2026

Ajudan Dir Narkoba Aceh dilaporkan ke Div Propam Polri

Tingkatkan Kualitas PTKIS, Kopertais Wilayah VII Implementasikan MBKM

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

Ketua DPRK Dukung Forkom KDMP Banda Aceh Jadi Motor Penggerak Kemandirian Gampong

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com