Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Akademisi Nilai Unit Pengolahan Produk Ikan di Aceh Masih Terbatas

Admin1 by Admin1
29/09/2023
in Ekonomi
0
Aceh Timur Banjir Ikan Tongkol

Pembeli memilih ikan tongkol di PPN Idi, Kabupaten Aceh Timur, Selasa (15/8/2023). ANTARA/Hayaturrahmah

Banda Aceh – Akademisi Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Syiah Kuala (USK) Dr Nur Fadli menyebutkan unit pengolahan ikan tangkap untuk mendapatkan nilai tambah dari sektor perikanan di Aceh masih sangat terbatas, sehingga masih perlu dioptimalkan guna menampung hasil tangkapan nelayan.

“Misalnya untuk pengolahan loin, frozen food dan pengolahan lainnya itu masih sangat terbatas (di Aceh),” kata Nur Fadli di Banda Aceh, Kamis.

Hal itu disampaikan Nur Fadli berdasarkan hasil kajian yang dilakukan bersama akademisi lain, terkait potensi, optimalisasi, dan peluang investasi sektor kelautan dan perikanan di Provinsi Aceh.

Ia menjelaskan ada tiga klaster wilayah pengelolaan perikanan di Aceh yaitu klaster utara meliputi Sabang, Aceh Besar dan Banda Aceh. Klaster barat mulai dari Aceh Jaya hingga ke Aceh Singkil dan Simeulue, serta klaster timur mulai pesisir Pidie hingga Aceh Tamiang.

Perairan laut Aceh, kata dia, masuk dalam wilayah pengelolaan perikanan (WPP) 571 dan 572 dengan potensi sumber daya perikanan sebesar 423,41 ribu ton per tahun yang tersebar di perairan wilayah Aceh dan perairan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE).

“Aceh secara potensi tidak bisa diragukan lagi, kita memiliki banyak sekali potensi perikanan. Ada 18 kabupaten/kota di Aceh yang merupakan wilayah pesisir,” ujarnya.

Namun, menurut dia, produksi perikanan Aceh masih belum optimal. Data produksi Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh tahun 2021 tercatat, produksi perikanan tangkap di Tanah Rencong sebanyak 283 ribu ton per tahun.

“Artinya yang masih kita manfaatkan sekitar 70 persen. Sebenarnya masih bisa kita tingkatkan lagi,” ujarnya.

Dari hasil produksi perikanan itu, lanjut dia, hanya sekitar 45 ribu ton ikan tangkap nelayan di provinsi paling barat Indonesia itu yang diolah sehingga menghasilkan berbagai produk hilirisasi yang bernilai tambah secara ekonomi.

“Tapi kalau kita lihat angka ini terlalu kecil, masih sekitar 45 ribu ton yang diolah. Sisanya memang (ikan) kita mengirim langsung ke luar, terutama ke Sumatera Utara,” kata Nur Fadli.

Pihaknya mencatat, di klaster utara terdapat 10 unit pengolahan ikan, klaster barat tiga unit, dan klaster timur sebanyak lima unit. Dari total unit pengolahan ikan tersebut didominasi oleh jenis usaha menengah besar sebesar 53 persen, mikro kecil 35 persen dan besar 12 persen.

Sumber: antara

Previous Post

KAHMI Dinilai Punya Kekuatan Percepat Pembangunan Aceh

Next Post

DLH Investigasi Kebocoran Gas yang Menyebabkan 678 Warga Mengungsi di Aceh Timur

Next Post
Gawat, 50 Warga Pantee Bidari Alami Keracunan Makanan

DLH Investigasi Kebocoran Gas yang Menyebabkan 678 Warga Mengungsi di Aceh Timur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Baitul Mal Abdya Verifikasi Puluhan Rumah Warga Tak Layak Huni

Baitul Mal Abdya Verifikasi Puluhan Rumah Warga Tak Layak Huni

21/04/2026
Kak Nana Kunjungi SPS Cahaya Hatee dan Ayeum Mata, Bunda PAUD Abdya

Kak Nana Kunjungi SPS Cahaya Hatee dan Ayeum Mata, Bunda PAUD Abdya

21/04/2026
Pelaku Karhutla Bisa di Pidana, Polres Abdya Ingatkan Masyarakat Tentang Bahayanya

Pelaku Karhutla Bisa di Pidana, Polres Abdya Ingatkan Masyarakat Tentang Bahayanya

21/04/2026
Polres Pidie Jaya Gencarkan Edukasi Karhutla, Satreskrim–DLHK Aceh Pasang Spanduk Imbauan Humanis

Polres Pidie Jaya Gencarkan Edukasi Karhutla, Satreskrim–DLHK Aceh Pasang Spanduk Imbauan Humanis

21/04/2026
Siswa SMAN 1 Pulau Banyak Barat Ikuti Cerdas Cermat OESN

Siswa SMAN 1 Pulau Banyak Barat Ikuti Cerdas Cermat OESN

21/04/2026

Terpopuler

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

20/04/2026

BGN Perkuat SPPG Pidie: Profesionalitas Dijaga, Hoaks Dilawan, UMKM Didorong

Akademisi Nilai Unit Pengolahan Produk Ikan di Aceh Masih Terbatas

Ajudan Dir Narkoba Aceh dilaporkan ke Div Propam Polri

Ratoh Jaroe Disebut “Industri”, Budayawan Aceh: Tradisi Asli Justru Tergeser

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com