Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Upaya Konservasi Satwa Liar, Wali Nanggroe Minta Pemerintah Libatkan Akademisi

Admin1 by Admin1
18/10/2023
in Nanggroe
0
Upaya Konservasi Satwa Liar, Wali Nanggroe Minta Pemerintah Libatkan Akademisi

Banda Aceh – Dalam upaya melindungi dan melestarikan aneka ragam satwa, Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar meminta pemerintah untuk melibatkan secara aktif berbagai pihak, khususnya kalangan akademisi.

Keterlibatan akademisi memiliki peran sangat penting dalam kegiatan konservasi. Dengan keterlibatan akademisi akan diperoleh data-data ilmiah melalui berbagai riset yang dilakukan.

“Hal itu disampaikan Wali Nanggroe saat menyampaikan kuliah umum tentang Strategi Konservasi Satwa Liar, yang dilaksanakan oleh Fakulitas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Syiah Kuala (USK),” kata Kabag Humas dan Kerjasama Wali Nanggroe, M. Nasir Syamaun MPA, Rabu 18 Oktober 2023.

Kuliah umum itu diselenggarakan dalam rangka Milad FKH USK yang ke-62 tahun.

Wali Nanggroe juga meminta agar pemerintah memberdayakan dan memberi dukungan untuk para pakar dari USK dalam menjaga kelestarian alam di Aceh. Dukungan tersebut misalnya dengan menyediakan peralatan laboratorium untuk pembelajaran dan penelitian.

“Saya sebagai Wali Nanggroe meminta secara khusus kepada Pemerintah Aceh, agar dapat mendukung penyediaan sarana pembelajaran dan penelitian yang canggih bagi terwujudnya pusat unggulan medik konservasi satwa liar di FKH USK,” kata Wali Nanggroe.

Dengan tersedianya sarana yang representatif tersebut, nantinya diharapkan akan mewujudkan FKH USK sebagai pusat rujukan dunia, dalam penelitian medik konservasi satwa liar.

Sehingga generasi muda Aceh di masa yang akan datang dapat juga menjadi pakar-pakar yang mencerahkan masyarakat, dan menjaga keberlangsungan kelestarian hutan di Aceh, berikut flora dan faunanya.

“Saya juga sangat mendukung untuk didirikannya ruang konservasi satwa liar di FKH USK,” tambah Wali Nanggroe. Sehingga USK dapat menjadi pusat pelayanan pendidikan dan pusat unggulan penelitian, yang menjadi rujukan peneliti dunia pada sejumlah topik yang spesifik.[]

Previous Post

Irawan Abdullah Desak Pemerintah Normalisasi Waduk Paya Seunara Sabang

Next Post

KIP Aceh Menghadap Wali Nanggroe, Laporkan Perkembangan dan Kendala Persiapan Pemilu

Next Post
KIP Aceh Menghadap Wali Nanggroe, Laporkan Perkembangan dan Kendala Persiapan Pemilu

KIP Aceh Menghadap Wali Nanggroe, Laporkan Perkembangan dan Kendala Persiapan Pemilu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mahasiswa KKN USK Disambut Hangat di Gampong Cut Langgien

Mahasiswa KKN USK Disambut Hangat di Gampong Cut Langgien

10/07/2026
Dorong Ekspansi UMKM, Wali Kota Banda Aceh Tinjau Langsung Produksi Capli

Dorong Ekspansi UMKM, Wali Kota Banda Aceh Tinjau Langsung Produksi Capli

10/07/2026
Malam Ini, Rektor, Walikota, dan Tokoh publik Baca Puisi di Kedai Kopi

Malam Ini, Rektor, Walikota, dan Tokoh publik Baca Puisi di Kedai Kopi

10/07/2026
Kacabdisdik Kota Subulussalam Ajak Ayah Antarkan Anaknya di Hari Pertama Sekolah

Kacabdisdik Kota Subulussalam Ajak Ayah Antarkan Anaknya di Hari Pertama Sekolah

10/07/2026
BNNP Bongkar Sindikat Pengedar Ganja Jaringan Aceh-Bali

BNNP Bongkar Sindikat Pengedar Ganja Jaringan Aceh-Bali

10/07/2026

Terpopuler

Senator Azhari Cage Pulangkan Jenazah Warga Bireuen dan Dua Anaknya dari Malaysia

Senator Azhari Cage Pulangkan Jenazah Warga Bireuen dan Dua Anaknya dari Malaysia

09/07/2026

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

Ohku, DAK Fisik Nol Persen, Pembangunan Pidie Jaya Terancam Molor

MTC Juara Umum Kelas Festival & Pemula, Rahih 78 Medali di Student Champhionship

Panen Perdana Bawang Merah di Lahan Pascabanjir, BI dan Pemkab Pidie Jaya Siapkan Model Pemulihan Ekonomi Berbasis Pertanian

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com