Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

47 Kampung Percontohan Moderasi Beragama Tersebar di Aceh

Admin1 by Admin1
08/12/2023
in Nanggroe
0
Seluruh Jemaah Haji Aceh akan Tempati Hotel Al Kiswah Jarwal

Kakanwil Kemenag Aceh, Azhari

BANDA ACEH – Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Aceh menyebut saat ini sudah terbentuk 47 gampong (desa) di daerah itu sebagai kampung moderasi beragama, yang menjadi percontohan bagi daerah lain dalam meningkatkan kerukunan umat beragama.

“Ini merupakan bentuk upaya pemerintah dalam meningkatkan kerukunan umat beragama, sehingga ada istilah kampung moderasi,” kata Kepala Kantor Kemenag Aceh Azhari, di Banda Aceh, Kamis (7/12/2023).

Kampung moderasi beragama tersebut tersebar di seluruh kabupaten/kota di provinsi paling barat Indonesia itu, beberapa di antaranya seperti Kabupaten Aceh Barat, Pidie, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Aceh Timur dan beberapa daerah lain.

Gampong yang menjadi percontohan moderasi itu yakni gampong dengan kehidupan masyarakat yang rukun, tidak terjadi gesekan antarumat baik secara agama maupun etnis dan budaya.

Kemenag dan pemerintah kabupaten/kota sepakat untuk menetapkan satu hingga dua gampong di setiap daerah sebagai kampung percontohan moderasi beragama.

“Ada juga kampung moderasi yang kita resmikan mayoritas Muslim, tetapi orang-orang di situ berbagai etnis. Jadi rukun bukan hanya dalam beragama, tetapi juga rukun dalam sosial budaya,” ujarnya.

Ia juga menggarisbawahi bahwa pembentukan kampung moderasi beragama bukan berarti menyamakan semua agama. Tetapi masing-masing agama punya keyakinan, tapi tugas masyarakat di dalamnya ialah saling menghargai.

“Misalnya seperti hari Jumat, yang Islam ke masjid, kalau Minggu bagi umat agama lain ada yang ke gereja, vihara dan lainnya. Bukan berarti dibuat kampung moderasi, semua agama pergi ke semuanya,” ujarnya.

Azhari berharap dengan adanya kampung percontohan moderasi beragama di daerah Serambi Makkah itu bisa terus menciptakan lini kehidupan yang saling menghargai.

Pihaknya terus melakukan sosialisasi dam penyuluhan kepada masyarakat tentang kehidupan yang saling menghargai, saling menjaga, sehingga menciptakan ketenangan dalam masyarakat.

“Jadi moderasi itu bukan hanya antarumat beragama, tetapi juga internal agama, jadi sesama Muslim kita juga harus rukun sehingga dalam perjalanan bermasyarakat berjalan dengan damai,” ujarnya.

Sumber: antara

Previous Post

Haziman Caleg DPRA dari Gerindra Silahturrahmi dengan Komunitas Abang Becak

Next Post

BMKG Prediksikan Aceh Diguyur Hujan Beberapa Hari Kedepan

Next Post
Uni Emirat Arab Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang

BMKG Prediksikan Aceh Diguyur Hujan Beberapa Hari Kedepan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Gempa Dangkal di Bener Meriah Dipicu Sesar Aktif

Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Kota Sabang

12/07/2026
LKPJ Aceh Catat Koordinasi WPR di Empat Kabupaten, APRI Abdya: Jangan Gegabah

LKPJ Aceh Catat Koordinasi WPR di Empat Kabupaten, APRI Abdya: Jangan Gegabah

12/07/2026
Bupati Abdya Lepas Persada Abdya U-17 ke Piala Soeratin Bireuen

Bupati Abdya Lepas Persada Abdya U-17 ke Piala Soeratin Bireuen

12/07/2026
Jaya: Musikalisasi Puisi Harus Menyelamatkan Ruh Puisi, Bukan Sekadar Festival

Jaya: Musikalisasi Puisi Harus Menyelamatkan Ruh Puisi, Bukan Sekadar Festival

12/07/2026
Ohku, Empat PKS di Aceh Barat Masih Beli Sawit Petani di Bawah Harga Pemerintah

Ohku, Empat PKS di Aceh Barat Masih Beli Sawit Petani di Bawah Harga Pemerintah

12/07/2026

Terpopuler

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

12/07/2026

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

Ohku, ASN Pidie Jaya Wajib Gunakan Akun Pribadi untuk Publikasi Pemerintah

‘Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah’ Harinya Anak Yatim Mengenang Sosok Ayah

Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah: Langkah Sederhana yang Menentukan Masa Depan Generasi Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com