Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Panwascam Aceh Besar Bahas Pelanggaran Masa Kempanye

Admin1 by Admin1
08/12/2023
in Nanggroe
0
Panwascam Aceh Besar Bahas Pelanggaran Masa Kempanye

BANDA ACEH – Panwascam Aceh Besar bahas potensi pelanggaran masa kampanye dilakukan oleh peserta kempanye, berbagai kemungkinan pelanggaran masa kampanye, potensi sengketa pasca pemungutan suara dan saat rekapitulasi perhitungan suara

Hal itu dikatakan oleh Mulyadi Makmuman, Dosen Ilmu Politik Universitas Malikussaleh, Rabu 8 Desember 2023, di Permata Hati Hotel, Banda Aceh.

Jelang pemungutan suara, 14 Februari 2024 nanti, berbagai kemungkinan pelanggaran sejak dini ada upaya proteksi.

“Diperlukan migitasi, dari sekarang dapat dipetakan, langkah-langkah terukur potensi pelanggaran untuk diawasi, dicegah dan diambil tindakan persuasif, dengan begitu, hal-hal yang mungkin terjadi pada saat pencoblosan nanti, tidak mencuat dan berujung pada sengketa hasil pemilu,” jelas Mulyadi.

Pada kesempatan itu, mantan Komisioner KIP Pidie (2009-2013) itu, mengingatkan jajaran Panwascam di Aceh Besar beberapa hal.

“Sejak saat ini, kiranya pengawas kecamatan pro-aktif memantau setiap gejala kerawanan di setiap daerah pemilihan. Berkoordinasi aktif dengan jajaran pengawas desa (gampong), seterusnya mengali informasi yang akurat, sehingga potensi kerawanan pada hari pencoblosan dapat dicegah,” sebut Mulyadi.

Dikatakannya, tahapan masa kampanye memang rawan terjadi pelanggaran, namun lebih rawan nantinya pada saat pemungutan suara, karena pada hari tersebut adalah klimaks pengawasan.

“Jika ada pemetaan berbasis gampong atau berbasis TPS maka pada hari pencoblosan akan lebih ringan. Sebaliknya, jika ada pengabaian terhadap pemetaan kondisi real pada hari pemungutan, maka kinerja pengawasan terasa lebih berat,” ulas Mulyadi, sambil bercerita pengalamannya sebagai penyelenggara pemilu.

Pemateri lainnya Taufik Abdullah, yang juga Dosen Ilmu Politik Unimal, menyajikan materi metode penggalian data pelanggaran dan penangangan pelanggaran.

Taufik mengajak peserta menyimak kembali proses pengawasan sesuai PKPU No.3/20023 tentang Tahapan dan Jadwal Pemilu Tahun 2024.

“Dalam tahapan itu, sampai penetapan DCT dan memasuki masa kampanye, kata taufik, secara periodik sudah diketahui data potensi pelanggaran, wujud pelanggaran yang dicegah, dan data penanganan pelanggaran yang ditindak, serta sedang berproses secara hukum,” sebut taufik.

Dijelaskan, Kemauan memetakan potesi kerawanan baik pelanggaran administratif pemilu, pelanggaran etik, dan pelanggaran pidana, serta bentuk pelanggaran lainnya, tentu akan berdampak positif bagi pelingbatan pengawas partisipatif,” Kata taufik.

“Akurasi pemetaan data pelanggaran dengan berbagai klasifikanya cukup penting disiapkan. Pun, akuntabilitas hasil pengawasan juga cukup niscaya menjadi informasi publik, agar kemudian pelaksanaan pemilu sehat, tertib, jurdil dan berintegritas, bukanlah isapan jempol,” tegasnya.

“Oleh Karena itu, pengawasan partisipatif, terutama tokoh publik pada basis konstituen, dipandang strategis dlibatkan. Mereka, ulas taufik, akan dapat memperkecil potensi pelanggaran, termasuk penglibatan tokoh masyarakat pada hari pencoblosan, yakin kita akan berdampak positif,” tuturnya.

Sementara itu, Safriadi Ibrahim, S.Sos, Koordinator Devisi Penangganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, saat menyampaikan sambutan penutupan kegiatan, bakda shalat ashar, menegaskan tanggungjawab dan komitmen pengawasan segenap jajaran. Katanya, sejauh ini tidak ada kendala dan temuan berarti di Aceh Besar, namun terkait potensi dan pencegahan pelanggaran pada masa kampanye, harus ditingkatkan lagi.

“Kita sama-sama lakukan koordinasi pengawasan terbaik, terutama terkait kinerja pengawasan, pendataan pelanggaran, baik kecil, sedang ataupun pelanggaran berat. Pelaporan secara konsisten dan berpedoman sesuai regulasi yang ada,” ujarnya.

“Jelang Masa Tenang, kita upayakan ada stimulasi pengawasan TPS jelang minggu akhir masa kampanye, sehingga berbagai kemungkinan pelaksanaan pemilihan sampai finish pengawasan nantinya, berlangsung terkendali dan terkoordinasi padu,” kata Safriadi sebelum menutup kegiatan.[Mul]

Previous Post

Ketua MPU Aceh Tamiang Buka Manasik Haji Sepanjang Tahun

Next Post

Mahasiswa Kecewa Pj Walikota Pecat Honorer di RSUD Meuraksa

Next Post
Mahasiswa Kecewa Pj Walikota Pecat Honorer di RSUD Meuraksa

Mahasiswa Kecewa Pj Walikota Pecat Honorer di RSUD Meuraksa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Nakes RSUD-TP Galang Donasi Biaya Pendamping Berobat Ramli

Nakes RSUD-TP Galang Donasi Biaya Pendamping Berobat Ramli

13/07/2026
Seruway Pertahankan Gelar Juara Umum MTQ IX Aceh Tamiang

Seruway Pertahankan Gelar Juara Umum MTQ IX Aceh Tamiang

13/07/2026
Cut Intan Arifah Ditunjuk Pimpin Koperasi Aceh Meusaho Sejahtera

Cut Intan Arifah Ditunjuk Pimpin Koperasi Aceh Meusaho Sejahtera

13/07/2026
Perdana, Korea Selatan Rilis Peringatan Darurat saat Suhu 39 Derajat

Perdana, Korea Selatan Rilis Peringatan Darurat saat Suhu 39 Derajat

13/07/2026
Teheran Sebut Masa Depan Selat Hormuz Ditentukan Iran dan Oman

Teheran Sebut Masa Depan Selat Hormuz Ditentukan Iran dan Oman

13/07/2026

Terpopuler

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

12/07/2026

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

Ohku, ASN Pidie Jaya Wajib Gunakan Akun Pribadi untuk Publikasi Pemerintah

‘Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah’ Harinya Anak Yatim Mengenang Sosok Ayah

Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah: Langkah Sederhana yang Menentukan Masa Depan Generasi Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com