Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Saleuem

Mereka Bukan Anak Surya Paloh

Admin1 by Admin1
06/02/2020
in Saleuem
0
Sebar Video Mesum dengan Pacar, Wanita di Pangkalpinang Ditangkap

Ilustrasi Penjara. (Foto: Ilustrasi/Thinkstock)

Penanganan nelayan asal Aceh yang kini ditahan di luar negeri kini masih penuh tanda tanya. Mungkin karena tak ada kamera yang menyorot aktifitas mereka dalam tahanan. Atau tak ada virus Corona sehingga menarik perhatian dunia.

Menurut data dari Jaringan KuALA, ada 51 nelayan Aceh yang kini masih mendekam di penjara di luar negeri. 32 orang ditahan oleh Otoritas Thailand dan 19 ditahan di India. Mereka dianggap melanggar batas laut dan akhirnya harus mendekam di bilik kecil yang dingin serta menanti asa untuk kembali ke kampung halaman.

19 Orang sudah mendekam penjara berbilang bulan di India. Sementara 32 nelayan Aceh lainnya, hampir dua pekan, hidup dalam jerusi besi di Thailand.

13 DPR RI asal Aceh masih bungkam soal nasib nelayan ini. Mungkin mereka masih sibuk dengan reses dan proyek-proyek awal tahun dalam APBN. Mereka ngakunya wakil rakyat Aceh. Namun sejauh ini, mereka hanya mewakili rakyat untuk hidup bergelimbangan harta. Sedangkan sisi perihnya, masih tetap menjadi milik rakyat.

Dari 4 anggota DPD RI, hanya satu yang baru bersuara soal nasib nelayan ini. Sosok itu adalah HM Rahmi Fadhil.

Sementara Kemlu masih sibuk dengan WNI yang sedang menjalani masa isolasi di tanah Natuna.

Pemerintah Aceh juga masih terlena dengan virus Corona dan nasib Asrizal Asnawi yang tidak bisa pulang ke Aceh. DPR Aceh juga berpangku tangan menunggu balasan surat dari Kemlu yang tak tahu kapan datang.

Demikian juga Pemkab Aceh Timur, tak terlihat gerak lanjutan usai pemberitaan nasib terkait para nelayan ini. Rocky mengaku akan bertemu Kemlu. Kemudian advokasinya menjadi hilang.

Keadaan ini sebenarnya dipahami publik Aceh. Toh, 51 nelayan ini hanyalah masyarakat biasa. Mereka bukan Asrizal Asnawi. Bukan pula anak dari Surya Paloh.

Seandainya 51 nelayan ini adalah kerabat atau anak Surya Paloh, pejabat Kemlu pasti akan sibuk luar biasa.

DPR RI kita juga akan sibuk mondar mandir ke Thailand dengan serombongan wartawan dan kamera besar yang menyertainya. Saku mereka pasti akan berisi obat mata agar air bisa keluar bersamaan dengan cahaya kamera aktif.

51 nelayan Aceh itu kurang beruntung. Mereka terlahir dari warga biasa yang harus bertaruh nyawa demi mencari sesuai nasi.

Mungkin stok beras di rumah mereka, di Aceh Timur, kini sudah habis. Sang istri yang ditinggali sedang berutang sama tetangga demi bertahan hidup dari hari ke hari. Mereka mencoba bertahan hingga suaminya dipulangkan kembali ke Aceh.

Anak-anak nelayan ini juga tak memiliki uang jajan saat hendak sekolah. Tapi toh itu sudah biasa dilakoni mereka sejak kecil. Mereka sudah terbiasa susah. Di penjaranya ayah mereka, hanya menjadi pelengkap derita. []

Tags: 32 nelayan Aceh di Thailandacehnelayan aceh
Previous Post

Plt Gubernur Dukung Ide Mahasiswa Riset Pendidikan Aceh

Next Post

Turun, Harga Emas Antam Hari Ini Rp770.000 Pergram

Next Post

Turun, Harga Emas Antam Hari Ini Rp770.000 Pergram

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Teuku Cut Ali, Jejak Gerilya dari Aceh Selatan

Teuku Cut Ali, Jejak Gerilya dari Aceh Selatan

03/05/2026
Dua Terduga Pembunuh Lansia di Pekanbaru Ditangkap di Aceh Tengah

Dua Terduga Pembunuh Lansia di Pekanbaru Ditangkap di Aceh Tengah

03/05/2026
Spanyol dan Brasil Rilis Pernyataan Bersama Kecam Israel soal Flotilla

China Lawan Sanksi AS ke Lima Perusahaan yang Beli Minyak Iran

03/05/2026
Spanyol dan Brasil Rilis Pernyataan Bersama Kecam Israel soal Flotilla

Spanyol dan Brasil Rilis Pernyataan Bersama Kecam Israel soal Flotilla

03/05/2026
Peringati Hardiknas, SMAN 8 Takengon Unggul Lakukan Aksi Nyata Peduli Lingkungan

Peringati Hardiknas, SMAN 8 Takengon Unggul Lakukan Aksi Nyata Peduli Lingkungan

02/05/2026

Terpopuler

JKA; Diluncurkan Masa Irwandi, Ditiru Nasional, Serta ‘Dipangkas’ Era Mualem

544.626 Warga di Aceh Resmi Dicoret dari Penerima Manfaat JKA

02/05/2026

Abi Roni Terpilih secara Aklamasi di Musprov FPTI Aceh 2026 – 2030

Ziarah Sejarah dan Spiritualitas, Mahasiswa UIN Ar-Raniry Kunjungi Makam Diraja Brunei

Pembangunan KDMP di Aceh Barat Mangkrak, Pekerja Banyak yang Lari

Mereka Bukan Anak Surya Paloh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com