Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Sang Aktivis Menuju Kursi Dewan

redaksi by redaksi
21/08/2019
in Nanggroe, Sosok
0

SEKILAS pria muda itu terlihat pendiam. Senyuman menghiasi wajahnya saat bertemu dengan atjehwatch.com di salah satu warung kopi dalam Kota Banda Aceh. Ia adalah Adi Samridha, dewan terpilih untuk DPRK Aceh Selatan untuk periode 2019-2024 mendatang.

Adi mencalonkan diri dari Partai Aceh di daerah pemilihan Trumon Timur, Trumon Tengah, Trumon, Bakongan, Bakongan Timur, dan Kota Bahagia.

Ia memperoleh suara tertinggi untuk Partai Aceh dan kemudian dinyatakan berhak untuk menduduki kursi DPRK Aceh Selatan.

“Peuhaba bang?” ujarnya.

Juru bicara KPA Aceh Singkil ini kemudian bercerita banyak soal pengalamannya di pemilu legislatif lalu.

“Kendala utama adalah finasial pribadi. Ini sebenarnya dialami oleh semua Caleg muda, termasuk saya. Tapi alhamdulillah, berkat dukungan yang kuat dari masyarakat Trumon dan KPA PA, akhirnya saya dinyatakan terpilih,” kata mantan aktivis mahasiswa yang murah senyum ini.

Adi, demikian ia biasa disapa, sebenarnya bukan sosok baru bagi warga Trumon. Adi terbilang aktif dalam kegiatan bermasyarakat dan organisasi. Dia juga pernah terlibat dalam sejumlah unjuk rasa saat tanah masyarakat masuk dalam klaim HGU salah satu perusahaan di Aceh Selatan.

Dia juga aktif di PA Trumon serta tim pemenangan Mualem-TA Khalid pada Pilkada 2017 lalu.

“Isya Allah pelantikan pada tanggal 2, bulan depan,” kata sosok yang dikenal dekat dengan pucuk pimpinan DPA PA di Banda Aceh ini.

Bagi sosok sederhana ini, terpilih menjadi anggota DPRK Aceh Selatan, merupakan rahmat yang tiada tara. Ini karena ia muncul dari keluarga yang sangat sederhana dan tidak pernah memiliki cita-cita menjadi wakil rakyat saat masih kecil. Aktivitasnya di organisasi lah yang membuatnya sedikit demi sedikit terjun ke dunia politik.

“Ibu saya hanya IRT. Sementara ayah saya pernah ditangkap aparat ketika konflik karena berstatus sebagai ketua posko pengungsian. Hampir 8 bulan tak tahu rimbanya. Itu sekitar tahun 2000. Terakhir baru ketahuan kalau beliau ditangkap serta ditahan di Kodim Aceh Selatan. Beliau hanya penjaga sekolah biasa,” kata Adi.

Usai terpilih sebagai anggota DPRK Aceh Selatan, Adi berharap adanya dukungan dari semua masyarakat.

“Mohon doa dan dukungannya. Ingatkan saya jika salah. Sehingga kedepan amanah yang besar ini bisa terselesaikan dengan baik,” ujar lelaki jomblo ini lagi.

Tags: adi samridhadprk aceh selatanpa aceh selatan
Previous Post

Saleuem Meusyen dari Kami www.atjehwatch.com

Next Post

DPRK Pidie Minta Kasus Pemukulan di DPRA Diusut

Next Post

DPRK Pidie Minta Kasus Pemukulan di DPRA Diusut

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Wali Nanggroe Kunjungi dan Salurkan Bantuan ke Wilayah Tengah

Wali Nanggroe Kunjungi dan Salurkan Bantuan ke Wilayah Tengah

04/12/2025
Mengenang 49 Tahun Milad GAM, KPA Wilyah 013/Blangpidie Santuni Anak Yatim

Mengenang 49 Tahun Milad GAM, KPA Wilyah 013/Blangpidie Santuni Anak Yatim

04/12/2025
BPBD: Tidak Ada Lagi Daerah Terisolir Pasca Bencana di Pidie

BPBD: Tidak Ada Lagi Daerah Terisolir Pasca Bencana di Pidie

04/12/2025
Soal Bendera Bulan Bintang, Wali Nanggroe: Kami Menunggu Saja

Wali Nanggroe Aceh Serukan Reformasi Tata Kelola Lingkungan dan Investigasi Menyeluruh atas Banjir Besar Aceh

04/12/2025
Turun Langsung, IWAPI Aceh Salurkan Bantuan Banjir Tahap Pertama ke Pidie Jaya

Turun Langsung, IWAPI Aceh Salurkan Bantuan Banjir Tahap Pertama ke Pidie Jaya

04/12/2025

Terpopuler

Banjir di Sumatera Melumpuhkan Aktivitas PTS di Aceh, Beberapa Kampus Masih Terisolir

Warganet Cari Tiga Sosok Pimpinan dan Politisi Aceh yang Diduga ‘Menghilang’ Selama Bencana, Siapa Saja?

04/12/2025

Bantuan dari Abdya untuk Trumon Raya Telah Tiba, Koraban: Terimakasih Bapak Dr. Safaruddin dan Masyarakatnya

Update Bencana Aceh: Jumlah Korban Meninggal Sementara Jadi 249 Orang

Darurat: Gayo Lues Paling Parah Banjir Bandang,Warga Harap Bantuan Provinsi Dan Pusat

[Opini] Longsor, Banjir, dan Hati Nurani yang Ikut Tertimbun

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com