Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Tambah 6000 Pasukan, Kapolri Sudah Prediksi Rusuh di Papua

Saiful Haris Arahas by Saiful Haris Arahas
25/09/2019
in Nasional
0

JAKARTA – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jendral Tito Karnavian menjelaskan sebelum pecah kerusuhan di Jayapura dan Wamena, aparat keamanan telah melakukan rekonsiliasi dengan kegiatan bersama mengusung perdamaian di beberapa wilayah Papua dan Papua Barat.

Meski sudah mengupayakan, Tito mengklaim telah memprediksi akan ada kerusuhan lanjutan.

“Di Jayapura kita sudah memprediksi mereka akan ada rencana melakukan kerusuhan lagi untuk melumpuhkan kota,” kata Kapolri Tito di Kantor KemenkoPolhukam, Jakarta Pusat, Selasa (23/9/2019).

Sehingga pihak kepolisian, lanjut Tito langsung bergerak cepat memperkuat pasukan untuk menjaga keamanan dengan mengirimkan pasukan tambahan di sana.

“Hampir 6000 pasukan tambahan termasuk di kota Jayapura,” katanya.

Tito menjelaskan, kerusuhan tersebut disebabkan oleh rencana dari kelompok United Liberation Movement for West Papua (ULMWP).

Ia mengatakan jaringan dari kelompok tersebut telah tersebar beberapa daerah.

“Diantaranya di Wamena, di Nabire,di daerah adat Mee Pago daerah Paniai dan sekitarnya dan La Pago Wamena dan sekitarnya,” jelasnya.

Tito mengatakan, pergerakan dari jaringan kelompok tersebut mendapat respons cepat pihak kepolisian dan telah teratasi ketika mulai terjadi pengumpulan massa. Contohnya ketika massa aksi berkumpul di pintu gerbang belakang universitas Cendrawasih dan mengajak masyarakat mahasiswa lainnya untuk mogok belajar.

“Aparat Polri dan TNI bersama rektorat memberikan imbauan kepada mereka yang ternyata mereka (massa dari mahasiswa) kembali dari tempat belajarnya di Papua, sehingga dilakukan cara damai. Akhirnya disepakati mereka akan kembali ke tempat asalnya dan tidak menutup pintu masuk ke Universitas Cendrawasih,” jelas Tito.

Sekalipun akhirnya pihak kepolisian melakukan cara paksa karena massa mulai tak kooperatif. Tito mengklaim, massa yang tadinya koperatif tiba-tiba melakukan penyerangan anarkis dengan melempar batu yang kemudian menyebabkan satu anggota TNI tewas yang bernama Praka Zulkifli. Aparat pun langsung melakukan penindakan.

Massa yang melakukan demonstrasi rusuh lanjut Tito, diberikan tindakan tegas dengan upaya paksa oleh aparat keamanan.

“Ini tidak lagi demo damai, beda. Kalau demo damai treatmentnya damai. Tapi kalau demo rusuh, cara soft ngak bisa ya, terpaksa melakukan upaya paksa,” katanya.[]

Sumber: Gatra.com

Tags: kapolripanglima tnipapua
Previous Post

[Video] Sentral Telepon Pertama Indonesia Ada di Aceh

Next Post

Politisi Muda di Tampuk Pimpinan DPR Aceh

Next Post
Politisi Muda di Tampuk Pimpinan DPR Aceh

Politisi Muda di Tampuk Pimpinan DPR Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Wali Nanggroe Terima Kunjungan Wakil Duta Besar Kerajaan Belanda, Bahas Penguatan Kerja Sama Strategis di Aceh

Wali Nanggroe Terima Kunjungan Wakil Duta Besar Kerajaan Belanda, Bahas Penguatan Kerja Sama Strategis di Aceh

07/05/2026
Menyangkut Kemanusian, Dr. Safaruddin Instruksikan Rumah Sakit Korea Layani Semua Desil

Menyangkut Kemanusian, Dr. Safaruddin Instruksikan Rumah Sakit Korea Layani Semua Desil

07/05/2026
Baitul Mal Abdya Serahkan Piagam Penghargaan kepada Kodim 0110/Aceh Barat Daya

Baitul Mal Abdya Serahkan Piagam Penghargaan kepada Kodim 0110/Aceh Barat Daya

07/05/2026
Direktur RSUD Subulussalam Minta Dukungan Pendanaan Pendidikan Dokter

Direktur RSUD Subulussalam Minta Dukungan Pendanaan Pendidikan Dokter

07/05/2026
Bersiap Sambut Musim Tanam Gadu 2026, Abdya”Musyawarah Turun Ke Sawah”

Bersiap Sambut Musim Tanam Gadu 2026, Abdya”Musyawarah Turun Ke Sawah”

07/05/2026

Terpopuler

[Opini] JKA dan Martabat Keistimewaan Aceh

[Opini] JKA dan Martabat Keistimewaan Aceh

06/05/2026

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

544.626 Warga di Aceh Resmi Dicoret dari Penerima Manfaat JKA

Ketua DPRA Safaruddin: Demi Rakyat Aceh, JKA Tetap Lanjut

Pemko Subulussalam Siap Membangun Road map Penguatan SDM Kesehatan dengan USK

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com