Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Sofyan Djalil dan Sederetan Posisi Penting

Admin1 by Admin1
23/10/2019
in Nasional
0
Sofyan Djalil dan Sederetan Posisi Penting

Jakarta – Presiden Jokowi kembali menunjuk Sofyan Djalil menjadi menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/ kepala BPN dalam Kabinet Indonesia Maju.

Jabatan menteri bagi Sofyan bukan merupakan pekerjaan baru. Sebelum ditunjuk kembali menjadi menteri Agraria dan Tata Ruang, lulusan Fakultas Hukum UI tersebut pada Kabinet Kerja Jilid I pernah menjadi menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ kepala Bappenas dan Menko Perekonomian.

Lelaki yang juga lulusan Tufts University, Massachusetts, Amerika Serikat tersebut juga pernah menduduki kursi empuk menteri pada masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pada kurun waktu 2007- 2009, ia pernah menjadi menteri Badan Usaha Milik Negara.

Sebelumnya, Sofyan juga pernah menjadi menteri Komunikasi dan Informatika. Tak hanya kursi empuk menteri, Sofyan juga pernah menduduki posisi penting di sejumlah perusahaan dan BUMN.

Pada 1999- 2002, lelaki asal Aceh kelahiran 23 September 1953 tersebut pernah menjadi komisaris PT PLN. Setelahnya, ia menjadi komisaris utama di PT Pupuk Iskandar Muda sampai dengan 2004.

Sampai sekarang, Sofyan juga masih menjadi komisaris independen di PT Kimia Farma. Selain itu, Sofyan juga pernah menjadi kepala bidang telaah strategis Kantor Wakil Presiden pada periode 2010-2014 lalu.

Sofyan juga diketahui pernah berperan penting saat menjadi tim perundingan pemerintah RI dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) pada 2004-2005.

Sumber: CNNIndonesia.com

Tags: kabinet indonesia majusofyan djalil
Previous Post

Sejarah Bon Kontan sebelum Rupiah di Kota Langsa

Next Post

DPRA Minta Persoalan Pertanahan Aceh Selesai di Tangan Sofyan Djalil

Next Post
Pemuda Peureulak di Geulanggang Politik Aceh

DPRA Minta Persoalan Pertanahan Aceh Selesai di Tangan Sofyan Djalil

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

RSUD Zubir Mahmud Targetkan Pasien Aceh Timur Tak Perlu Berobat ke Luar Daerah

RSUD Zubir Mahmud Targetkan Pasien Aceh Timur Tak Perlu Berobat ke Luar Daerah

12/09/2026
Kementerian Ekraf Pulihkan Trauma Anak Korban Banjir Aceh

Kementerian Ekraf Pulihkan Trauma Anak Korban Banjir Aceh

12/09/2026
Satgas PRR Dorong Pemda Aceh Percepat Realisasi Tambahan TKD Rp 1,65 Triliun

Satgas PRR Dorong Pemda Aceh Percepat Realisasi Tambahan TKD Rp 1,65 Triliun

12/09/2026
Lima SPPG di Aceh Jaya Belum Kantongi Sertifikat Sanitasi

Lima SPPG di Aceh Jaya Belum Kantongi Sertifikat Sanitasi

12/09/2026
Satgas PRR Sebut Cuaca dan Akses Jadi Kendala Penanganan Rehab-Rekon Aceh

Satgas PRR Sebut Cuaca dan Akses Jadi Kendala Penanganan Rehab-Rekon Aceh

12/09/2026

Terpopuler

Sofyan Djalil dan Sederetan Posisi Penting

Sofyan Djalil dan Sederetan Posisi Penting

23/10/2019

Ini Nama Nama Lengkap Pejabat UIN Ar-Raniry yang Baru Dilantik

Demam Foto Jadul AI Melanda Jagat Maya, Termasuk Abdya

Kwarcab Abdya Peringati Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Usung Tema Swasembada Pangan

Bupati Aceh Jaya Rotasi Empat JPT Pratama, Dorong Birokrasi Lebih Profesional

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com