Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

STAIN Meulaboh Temu Ramah dengan Forkopimda

Admin by Admin
23/10/2019
in Lintas Barat Selatan, Nanggroe
0
STAIN Meulaboh Temu Ramah dengan Forkopimda

MEULABOH- Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh, melakukan pertemuan dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Aceh Barat. Pertemuan tersebut dalam rangka mempererat hubungan kampus dengan seluruh elemen daerah yang ada.

Pertemuan berlangsung di halaman STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, jalan lingkar kampus, Gampong Gunong Kleng, Alue Peunyareng, Meureubo, Aceh Barat, Rabu 23 Oktober 2019. Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan peusijuek gedung baru kampus setempat yang dilakukan Wakil Ketua MAA Aceh Barat, Lahmuddin.

“Layaknya adat dan tradisi di masyarakat Aceh, setiap sesuatu yang baru selalu ditandai dengan peusijuek, disertai doa-doa sebagai bentuk nikmat dan syukur kepada Allah,” ujar Ketua STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Dr. Inayatillah, M.Ag.

Inayatillah menyampaikan, temu ramah dan peusijuek gedung baru STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, diharapkan dapat menjadi wadah pemersatu dan mempererat Hablum Minannas dalam bingkai silaturahmi.

“Baik antara kampus dengan masyarakat, dengan Pemerintah Daerah dan unsur Forkopimda, maupun sesama sivitas akademika STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh,” ungkapnya.

Inayatillah menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah ikut membantu dan berpartisipasi penuh dalam memajukan pendidikan di Aceh Barat.

Ia berharap, semua pihak dan elemen yang ada, dapat terus beriringan dalam memajukan STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, sebagai pusat pendidikan Islam di kawasan Barat Selatan.

Kasiter Korem 012 Teuku Umar, Adhe Hansen mengungkapkan, senang dan bangga dengan kehadiran STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh sebagai keluarga baru di Alue Peunyareng.

Adhe juga mengenang masa-masa peusijuek gedung STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh
pertama yang ditandai dengan pelaksanaan Rateb Siribee di lokasi yang sama, setahun lalu.

Ia mengatakan, kehadiran STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh akan memberi warna baru dalam keseharian di Alue Peunyareng. Kesibukan mahasiswa dan akademik dari pagi hingga sore, menandakan adanya kehidupan di lingkungan Korem.

“Biasanya kami hanya melihat kerbau-kerbau yang berlalu lalang. Sekarang dengan melihat adik-adik mahasiswa menuju kampus, baik yang berkendara maupun berjalan kaki, ada semangat baru bagi kami,” ujar Adhe.

Menurutnya, kawasan Alue Peunyareng sudah lengkap sebagai tempat dengan fasilitas publik. Baik untuk pendidikan, maupun olahraga. Ditambah lagi ke depan, akan berlanjut dengan pengaspalan jalan.

Sementara itu, Bupati Aceh Barat Ramli MS dalam sambutannya yang dibacakan Asisten III bidang Keuangan dan Sumber Daya Manusia, Mulya Agus, mengucapkan ucapan selamat atas peusijuek gedung baru dan silaturahmi STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh.

Bupati Aceh Barat menyampaikan apresiasi dan harapan agar STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh terus maju, sehingga dapat berdaya guna dan berhasil guna.

“Khususnya peran STAIN sebagai lembaga pendidikan tinggi yang memberikan input berbeda dibandingkan dengan perguruan tinggi umum, mulai dari perilaku maupun pengetahuan keagamaan,” ungkapnya.

STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh diharapkan selalu membawa entitas keagamaan dan ruh Islam. Bupati meminta, sebagai Perguruan Tinggi Islam, STAIN harus mengajarkan tentang Islam rahmatan lil ‘alamin, serta fokus dalam pembinaan ilmu keagamaan yang relevan dan dibutuhkan oleh masyarakat.

“Manfaatkanlah gedung baru ini sebaik-baiknya dalam proses belajar mengajar dan kajian mendalam terhadap pengembangan keilmuan,” pesan bupati.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Kapolres Aceh Barat, AKBP Raden Bobby, Dandim 0105/Aceh Barat, Letkol Kav Nurul Diyanto, MAA Aceh Barat, MPD Aceh Barat, Kemenag Aceh Barat, Rektor Universitas Teuku Umar, Direktur AKN Aceh Barat, MPU Aceh Barat, Kapolsek Meureubo, Camat Meureubo, Keuchik Ujong Tanoh Darat, Keuchik Gunong Kleng, tokoh muda dan masyarakat.[]

Tags: STAIN Meulaboh
Previous Post

Fachrul Razi Bukan Menteri Agama Pertama dari Militer

Next Post

Menag Fachrul Razi: Saya Bukan Hanya Menteri Agama Islam Saja

Next Post
Mencari M. Nazar dan Fachrul Razi di Antara Kerumunan Calon Menteri

Menag Fachrul Razi: Saya Bukan Hanya Menteri Agama Islam Saja

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Susi Air Kembali Beroperasi di Nagan Raya, Bupati TRK: Perkuat Konektivitas dan Buka Peluang Investasi

Susi Air Kembali Beroperasi di Nagan Raya, Bupati TRK: Perkuat Konektivitas dan Buka Peluang Investasi

03/11/2026
Ustazah Hazra Ingatkan Santri Al Zahrah Optimalkan Waktu Jelang Ujian

Ustazah Hazra Ingatkan Santri Al Zahrah Optimalkan Waktu Jelang Ujian

03/11/2026
Tanoh Gayo Kehilangan Tokoh Inspiratif, Syahrial Enang-Enang Berpulang

Tanoh Gayo Kehilangan Tokoh Inspiratif, Syahrial Enang-Enang Berpulang

03/11/2026
Hari Pers Nasional Milik Siapa? Firdaus Dipecat Gara-gara Minta Keadilan

Hari Pers Nasional Milik Siapa? Firdaus Dipecat Gara-gara Minta Keadilan

03/11/2026
Ohku, Ketua DPRK Nagan Raya Digerebek Istri Saat ‘Berduaan dengan Wanita’ di Rumah Dinas

Wakil Ketua IPELMASRA Minta Dugaan Skandal Rumah Dinas Diusut

03/11/2026

Terpopuler

Saat Kenduri Maulid Jadi Panggung Perlawanan

Saat Kenduri Maulid Jadi Panggung Perlawanan

02/11/2026

Sukandi Salah Minum Obat : Abas Jadi Corong Ala, Farid Wajidi Bongkar Kejanggalan Pengurus Nya

Ohku, 81 Situs Cagar Budaya Pidie Jaya Terancam, Masjid Berusia 400 Tahun Diterjang Lumpur

Enam Desa di Aceh Barat Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai

Setahun Pascabanjir Besar, 18 Gampong Pidie Jaya Kembali Dikepung Air

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com