SINGKIL – SINGKIL – Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh yang meliputi Aceh Singkil dan Subulussalam Dr. Asbaruddin memimpin serah terima jabatan Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Kuala Baru, Aceh Singkil.
Asbaruddin turut didampingi oleh Syam’un NST., SST dalam rangka serah terima kepala sekolah baru Baihaqi., SSI dilakukan di Aula SMKN Kuala Baru, Rabu 30 Oktober 2019.
Syam’un NST., SST saat ini dipercaya menjabat Camat Kuala Baru, Aceh Singkil.
Dalam sambutannya Dr. Asbaruddin menyampaikan harapannya kepada Baihaki sebagai kepala SMKN baru, untuk terus bekerja mengejar target terpenuhi jumlah murid, karena sekolah tidak bisa dibiayai apabila murid sekolah dibawah 200 orang.
“Saat ini SMKN Kuala Baru sumber biayanya hanya dari Bantuan Opersional Sekolah (BOS). Sekolah layak berjalan dengan baik apabila sumber pendapatan yang harus ditutupi sekolah 5,5 juta setiap tahun untuk 1 siswa,” kata Asbaruddin.
Dikatakannya, target mutu harus dicapai jangan sampai merosot. Ini tugas yang harus diselesaikan yaitu buka keahlian murid, tingkatkan disiplin guru, bangun kerjasama mitra Kecamatan dan Kabupaten, jalankan kurikulum Aceh dengan baik, hidupkan kegiatan kepramukaan dan ikut serta untuk kemajuan Kuala Baru.
Dari pantauan media ini, SMKN terlihat mengalami kemunduran yang signifikan karena saat sekarang jumlah siswa yang mendaftar masuk sekolah di angkatan 2019 sangat minim. Total Siswa SMKN Kuala Baru kini berjumlah 39 orang.
Jurusan Pariwisata
SMKN Kuala Baru dijadwal akan menambah jurusan keterampilan dibidang pariwisata yang membidangi eko wisata, tekhnik perkapalan dan tata busana, sementara jurusan kemaritiman yang ada saat ini terancam tutup karena kurang peminat.
Untuk itu diperlukan penunjang pendukung berkembangnya jurusan pariwisata, seperti tenaga guru yang punya standar ijajah mininal D-4 atau S-1 yang berkopetensi terhadap bidang yang dibutuhkan SMKN Kuala Baru.
“Untuk jurusan pariwisata kita akan ajukan 8 guru baru baik kontrak maupun PNS setara S-1. Dan pula SMKN ini sudah pernah megukir prestasi tingkat nasional. Sejarah bisa terulang. Sekolah bisa maju dengan mutu,” kata Asbar.
Bukan hanya itu–katanya–Komite Sekolah juga sangat berperan untuk kemajuan SMKN, apalagi Kemendagri baru saja melegalkan unit usaha produksi di Aceh berdasarkan Pergup Aceh Nomor 66 Tahun 2019. Unit usaha sekolah bisa di kembangkan jadi badan layanan sekolah bila sudah berkembang. Secara otomatis kemajuan unit usaha sekolah bisa manambah pendapatan dan menampung tenaga kerja setidaknya tamatan SMKN Kuala Baru.
“SMKN Kuala Baru harus buat unit usaha produksi, agar siswa dan pendapatan sekolah ini bertambah,” demikian Asbar.
Acara serah terima jabatan kepala Sekolah SMKN turut dihadiri Kadis Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Aceh Singkil Faisal., S. Pd, Ketua Musyawarah Kerja Sekolah Aceh Singkil Kaspani, Kepala Desa beserta tokoh masyarakat Kuala Baru.
Turut hadir juga dalam kesempatan tersebut, Ketua KPA Aceh Singkil Sarbaini atau akrab disapa Teungku Agam Kuala. (MZ)









