Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Ketua DPRK Minta Pemkab Prioritaskan Putra Daerah di CPNS Pidie 2019

Admin1 by Admin1
31/10/2019
in Lintas Timur, Nanggroe
0
Ketua DPRK Minta Pemkab Prioritaskan Putra Daerah di CPNS Pidie 2019

SIGLI – Ketua DPRK Pidie, Mahfuddin Ismail, berharap Pemkab memprioritaskan putra putri Pidie dalam penerimaan CPNS 2019.

Hal ini disampaikan Mahfuddin Ismail kepada atjehwatch.com, Kamis 31 Oktober 2019.

“Ini harapan kita. Pemkab Pidie hendaknya dapat memprioritaskan putra putri daerah Pidie di penerimaan CPNS 2019 ini,” kata pria yang akrab disapa Mahfud ini.

Menurutnya, pemerintah kabupaten Pidie mendapat alokasi formasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)  2019 sebanyak 404 formasi. Hal ini sebagaimana diumumkan oleh Kementerian PAN & RB pada tanggal 28 oktober 2019 dengan nomor B / 1069 / M.SM.01.00 / 2019 tentang Informasi penerimaan CPNS tahun 2019 di Lingkungan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Dengan jumlah formasi yang lebih banyak dari tahun sebelumnya dan terbanyak dari kabupaten kota di Aceh. Besar kemungkinan formasi Pidie akan menjadi incaran bagi pendaftar terutama pendaftar dari luar Aceh maupun luar pidie.

“Dari sekalian banyak formasi tersebut, formasi guru menjadi yang terbanyak dibutuhkan, semua ini tentu untuk mengisi jumlah kebutuhan Guru di sekolah-sekolah yang tersebar di seantero Kabupaten Pidie,” kata Mahfud.

“Kami mengharapkan adanya suatu kebijakan dari Pemerintah Kabupaten Pidie untuk memprioritaskan Putra-putri asli Pidie untuk dapat mengisi jumlah formasi yang tersedia.”

“Saya pikir Kabupaten Pidie sendiri mempunyai sumber daya manusia yang memadai darinsemua disiplin ilmu, khususnya lulusan pendidikan keguruan baik perguruan di pidie sendiri maupun perguruan di Banda Aceh yang dapat mengisi formasi-formasi pada penerimaan CPNS kabupaten Pidie tahun 2019 nantinya. Jangan sampai dari banyaknya jumlah formasi akan lebih banyak diisi oleh para peserta dari luar daerah.”

Selain untuk lebih memprioritaskan putra-putri daerah, pihaknya juga mengharapkan CPNS yang direkrut nantinya mempunyai kualitas tinggi dalam penguasaan disiplin keilmuannya serta mempunyai skill tambahan seperti menguasai Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) karena kebutuhan kerja setiap bidang selalu menggunakan tehnologi informatika.

“Sudah barang tentu setiap CPNS harus menguasai ilmu komputer, kemudian berharap juga CPNS berkarakter baik dan berakhlak mulia, serta mempunyai pemahaman agama yang memadai dan yang paling penting adalah CPNS bebas dari penyalahgunaan Narkotika.”

“Pelayanan publik yang baik dan peningkatan kompetensi bidang pendidikan untuk menciptakan lulusan-lulusan yang dapat bersaing pada era industri 4.0 sangat tergantung dari tenaga pendidik yang punya kompetensi dan keahlian yang sesuai dengan tuntutan zaman, karena penerimaan CPNS untuk tahun ini sangatlah penting bagi pemerintah untuk menata kembali kinerja pegawai pemerintah yang berbasis kompetensi di masa akan datang agar lebih mumpuni dalam bekerja, dan hal ini juga sejalan dengan program pemerintah terhadap reformasi birokrasi.”

Mahfud berharap kepada seluruh putra putri Pidie agar mempersiapkan diri dengan sabaik baiknya dengan segala kemampuan dan skill untuk bisa ikut serta dalam testing di November nantinya agar bisa sama sama memajukan Pidie di masa akan datang. []

Tags: cpns 2019CPNS2dprk pidiemahfuddin ismailpidie
Previous Post

Ini Dua SKPA Penyumbang Rapor Merah untuk Pemerintah Aceh 2019

Next Post

Dosen Unsyiah Olah Sampah Asrama Mahasiswa Menjadi Pupuk Organik dan Bioenergi

Next Post
Dosen Unsyiah Olah Sampah Asrama Mahasiswa Menjadi Pupuk Organik dan Bioenergi

Dosen Unsyiah Olah Sampah Asrama Mahasiswa Menjadi Pupuk Organik dan Bioenergi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ketua DPRK Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni, Tahun Ini Advokasi 4 Rumah

Ketua DPRK Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni, Tahun Ini Advokasi 4 Rumah

17/07/2026
Seleb Aceh Besar Ditangkap Polisi Syariah Usai Pamer ‘Siagam’ Saat Live Tiktok

Seleb Aceh Besar Ditangkap Polisi Syariah Usai Pamer ‘Siagam’ Saat Live Tiktok

17/07/2026
Dinsos Aceh Bantu Kebutuhan Darah untuk 15 Rumah Sakit

Dinsos Aceh Bantu Kebutuhan Darah untuk 15 Rumah Sakit

17/07/2026
Satgas PRR Kawal Percepatan Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Aceh

Satgas PRR Kawal Percepatan Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Aceh

17/07/2026
Pemkab Aceh Jaya Apresiasi Kinerja BPN, Sertifikasi Lahan SNT Rampung Lebih Cepat dari Target

Pemkab Aceh Jaya Apresiasi Kinerja BPN, Sertifikasi Lahan SNT Rampung Lebih Cepat dari Target

17/07/2026

Terpopuler

Wabup Pidie Jaya Bongkar Dugaan Sentralisasi Dana Bencana: Saya Tak Dilibatkan, Semua Diplot Bupati dan Sekda

Wabup Pidie Jaya Bongkar Dugaan Sentralisasi Dana Bencana: Saya Tak Dilibatkan, Semua Diplot Bupati dan Sekda

16/07/2026

Kemana Mengalir Dana Bencana Rp36 Miliar? Aliansi Pemuda Minta Pemkab Pidie Jaya Buka Seluruh Dokumen

Polda Lampung Berhasil Amankan DPO Kasus Narkotika dari Aceh

Serah Terima 116 Santri Baru, Pimpinan Al Zahrah: Bina Tiga Pilar Kecerdasan

Gempa Magnitudo 3,4 Kembali Guncang Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com