Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Dosen Unsyiah Olah Sampah Asrama Mahasiswa Menjadi Pupuk Organik dan Bioenergi

redaksi by redaksi
31/10/2019
in Nanggroe
0
Dosen Unsyiah Olah Sampah Asrama Mahasiswa Menjadi Pupuk Organik dan Bioenergi

BANDA ACEH – Tim pengabdian masyarakat dari dosen Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) mengolah sampah yang berasal dari asrama mahasiswa menjadi pupuk organik dan Bioenergi di Asrama Mahasiswa Unsyiah, Kopelma Darussalam, Banda Aceh.

Tim tersebut terdiri dari Prof. Dr. Ir. Husni Husin, MT, Wahyu Rinaldi, ST, M. Sc dan Ustaz Enzus Tinianus, SH, MH.

Ketua tim Husni Husin, Kamis 31 Oktober 2019 mengatakan kegiatan program pengabdian masyarakat berbasis produk ini bertujuan untuk memberikan ketrampilan tentang tata cara konversi sampah asrama menjadi poduk yang berguna, yaitu kompos organik.

“Sasaran utamanya adalah UPT asrama dan resimen mahasiswa. Kedua mitra ini akan diperkenalkan teknologi konversi sampah terutama menjadi produk kompos,” kata Husni Husin.

Dosen teknik ini menjelaskan kegiatan tersebut dilakukan karena adanya permintaan dari pembina asrama mahasiswa kepada tim Dosen untuk mengelola sampah asrama. Pimpinan asrama merasa kewalahan dalam mengelola sampah dikarenakan kekurangan tenaga dan biaya.

Akibatnya tumpukan sampah di Asrama semakin hari semakin bertambah banyak dan mengeluarkan bau yang tidak sedap. Apalagi jika petugas pengambil sampah tidak datang.

“Berawal dari hasil diskusi dengan pimpinan Asrama Mahasiswa, maka tim pengabdian masyarakat dari Unsyiah berinisiatif untuk mengelola sampah asrama menjadi produk-produk yang berguna. Realisasi penerapan kegiatan ini akan dilakukan melalui sosialisasi manfaat kompos melalui pengabdian berbasis produk,” kata Husni Husin.

Anggota tim Wahyu Rinaldi, menambahkan dalam pelaksanaannya para mahasiswa dan tenaga kebersihan dipandu pengenalan teknologi konversi sampah menjadi produk yang lebih bermanfaat secara ekonomi.

Dimana program pembuatan produk kompos yang berbasis teknologi tepat guna itu dilakukan melalui kegiatan pelatihan, demontrasi, aplikasi dan evaluasi.

“Target khusus yang ingin dicapai adalah mengaplikasikan produk hasil pengabdian yang dapat digunakan oleh masyarakat sebagai upaya pengurangan sampah dan pendididkan kewirausahaan untuk mahasiswa. Luaran dari program ini berupa produk kompos dan akan dipublikasikan pada jurnal Pengabdian Masyarakat Unsyiah,” kata Wahyu.

Sementara anggota tim lainnya Ustaz Enzus Tinianus menambahkan melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat tercipta suatu lingkungan yang nyaman dan terbebas dari sampah serta peningkatan nilai tambah sampah (adding value). Selain itu pengurus asrama berharap melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unsyiah agar dapat membantu memecahkan masalah-masalah sampah di asrama mahasiswa.

“Islam mengajarkan ummatnya untuk senantiasa hidup bersih di kehidupan sehari-hari. Dari itu kita berharap melalui kegiatan ini akan menyadarkan kita semua akan pentingnya kebersihan diri dan lingkungan sehingga suasana belajar pun akan terasa nyaman dan tenang. Selain itu sampah pun akan bernilai guna,” kata Ustaz Enzus.

Tags: unsyiah
Previous Post

Ketua DPRK Minta Pemkab Prioritaskan Putra Daerah di CPNS Pidie 2019

Next Post

Soal Realisasi MoU Helsinki, Fadli Zon Minta Aceh Kompak Dulu

Next Post
Soal Realisasi MoU Helsinki, Fadli Zon Minta Aceh Kompak Dulu

Soal Realisasi MoU Helsinki, Fadli Zon Minta Aceh Kompak Dulu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Terduga Pelaku Perampokan di Tokoh Emas Tapaktuan Ditangkap Polisi

Senjata Oknum Polisi Perampok Toko Emas di Aceh Milik Polri

22/07/2026
Imigrasi Meulaboh Aceh Deportasi WNA Vietnam karena Overstay

Imigrasi Meulaboh Aceh Deportasi WNA Vietnam karena Overstay

22/07/2026
Karhutla Landa 3 Kecamatan di Aceh Barat

Karhutla Landa 3 Kecamatan di Aceh Barat

22/07/2026
Krak, Biaya Pemulangan Jenazah dan Transportasi Pendamping Pasien Disepakati Masuk APBA-P

Krak, Biaya Pemulangan Jenazah dan Transportasi Pendamping Pasien Disepakati Masuk APBA-P

22/07/2026
Perkuat Ukhuwah dan Sinergi, Ketua RTA Sabang Temui Kepala BPKS

Perkuat Ukhuwah dan Sinergi, Ketua RTA Sabang Temui Kepala BPKS

22/07/2026

Terpopuler

BPBD Buka Bursa Ketua FPRB Pidie Jaya, Figur Tangguh Hadapi Ancaman Bencana Dicari

BPBD Buka Bursa Ketua FPRB Pidie Jaya, Figur Tangguh Hadapi Ancaman Bencana Dicari

21/07/2026

Dosen Unsyiah Olah Sampah Asrama Mahasiswa Menjadi Pupuk Organik dan Bioenergi

Kapaloe, Kepala BGN Nanik S Deyang Mundur

Rp4,65 Miliar Dana Umat Siap Disalurkan, Baitul Mal Pidie Perketat Verifikasi demi Cegah Salah Sasaran

DPRK Pidie Warning Baitul Mal: Jangan Sampai Bantuan Salah Sasaran

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com