Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Cerita Menag Fachrul Razi di Balik Gaduh Cadar dan Celana Cingkrang

Admin1 by Admin1
21/11/2019
in Nasional
0

Malang – Jenderal (purn) Fahcrul Razi mengaku langsung tancap gas setelah mengemban amanah menjadi Menteri Agama. Dia pun menargetkan dalam 2 pekan pertama harus membuat gebrakan, salah satunya menangkal radikalisme.

“Saya sudah berjanji untuk menjalankan amanah ini dengan baik. Dalam Alquran jelas bahwa Allah SWT Maha Mendengar dan Maha Melihat, makanya saya akan jalankan amanah ini dengan baik,” ucap Fachrul saat mengisi kuliah umum di UIN Maulana Malik Ibrahim Jalan Sumbersari, Kota Malang, Kamis (21/11/2019).

“Saya kemudian gerak cepat, karena punya target 2 pekan pertama, untuk berikan nuansa pada instansi negara. Tidak usah ragu melarang pakai cadar atau celana cingkrang, karena tidak ada kaitannya dengan ketaqwaan,” sambungnya.

Menurut dia, tugas Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah melayani masyarakat. Bagaimana jika style dan perilakunya bertolak belakang.

“PNS itu kan dituntut untuk memberikan pelayanan yang baik, menghadapi semua dengan senyuman. Kalau bercadar kan jadi tidak terlihat senyumnya. Begitu pula dengan memakai celana cingkrang, sangat tidak sopan dan pantas dikenakan seorang PNS,” celutuknya.

Dua hal yang sempat menuai pro kontra itu, disebut Menag sebagai upaya untuk menegakkan disiplin pegawai negeri sipil.

“Tujuannya apa? Supaya PNS segera bisa menegakkan disiplinnya. Dan pada 12 November 2019 kemarin, 11 kementerian dan lembaga negara berkomitmen dan sepakat untuk menangkal radikalisme di tempatnya masing-masing,” ujarnya.

Fachrul mengaku, dirinya tak membenci atau melarang seseorang memakai cadar atau celana cingkrang. Karena dirinya setiap hari mengenakan celana cingkrang saat berada di rumah.

“Saya tidak melarang pakai cadar atau celana cingkrang. Karena saya sendiri suka pakai celana cingkrang, kalau sedang di rumah dan ke masjid. Saya bilang, pakai cadar dan celana cingkrang bukan ukuran untuk ketaqwaan,” ucap Fachrul.

Dikatakan, bahwa radikalisme sudah menjadi ancaman nyata bagi Indonesia. Kesepakatan 11 kementerian dan lembaga untuk menangkal radikalisme harus diterapkan.

Karena cara masif melawan ekstremisme patut dilakukan. Menyusul langkah pengembangan moderasi beragama yang telah masuk dalam sistem perencanaan pembangunan jangka menengah 2020-2024.

“Agak sedikit keras memang, karena kita tidak boleh membiarkan. PNS adalah garda terdepan melindungi negara dari radikalisme. Kita tidak ingin ada musuh dalam selimut, masak PNS digaji negara malah melawan negara,” tegas Fachrul.

Sumber: detik.com

Tags: cadarmenag
Previous Post

Bupati Cek Mad Apresiasi Kreativitas Geuchik Nyakdin Pencetus Parfum ‘Mangat Bee’

Next Post

Wali Nanggroe: Hasil Bumi Aceh untuk Kemakmuran Bangsa Aceh

Next Post

Wali Nanggroe: Hasil Bumi Aceh untuk Kemakmuran Bangsa Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kebakaran Hanguskan Kompleks Dayah di Bandar Dua

Kebakaran Hanguskan Kompleks Dayah di Bandar Dua

04/08/2026
Ancaman Narkotika, BNN Aceh Teken MoU dengan Pemerintah Abdya Bentuk BNNK

Ancaman Narkotika, BNN Aceh Teken MoU dengan Pemerintah Abdya Bentuk BNNK

04/08/2026
Fraksi Kebangkitan Pembangunan dan Demokrasi Desak Bupati Evaluasi SKPK Pijay

Fraksi Kebangkitan Pembangunan dan Demokrasi Desak Bupati Evaluasi SKPK Pijay

04/08/2026
Departemen Pendidikan Geografi FKIP USK dan Departemen Geografi Fakulti Sastera dan Sains Sosial Universiti Malaya Teken Implementation Agreement

Departemen Pendidikan Geografi FKIP USK dan Departemen Geografi Fakulti Sastera dan Sains Sosial Universiti Malaya Teken Implementation Agreement

04/08/2026
Puluhan Anak Ramaikan Festival Anak Sholeh KKN USK, Adu Hafalan Surah dan Azan

Puluhan Anak Ramaikan Festival Anak Sholeh KKN USK, Adu Hafalan Surah dan Azan

04/08/2026

Terpopuler

Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

02/08/2026

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Di Tengah Tuntutan Dua Bulan Penjara, IKA Unigha Desak Restorative Justice untuk Dua Mahasiswa

Cerita Menag Fachrul Razi di Balik Gaduh Cadar dan Celana Cingkrang

Lima Tahun Bertahan Tanpa Orang Tua, Lima Bersaudara di Pidie Jaya Pernah Dua Hari Menahan Lapar

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com