BANDA ACEH- Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Banda Aceh melaksanakan perayaan hari kelahiran Nabi Muhammad Saw, Kamis 28 November 2019. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Prof. Dr. H. Farid Wajdi Ibrahim, MA selaku penceramah.
Dalam ceramahnya, Prof Farid mengatakan John Kennedy di usia 10 tahun bercita-cita jadi presiden, dan terwujud di usia 30 tahun, Rasulullah di usia 13 tahun sudah pandai berdagang atau berniaga.
Motivasi untuk siswa walau masih kecil tapi bisa berkarya, bercita-cita dan mengukir banyak prestasi. Contoh lain BJ Habibi sang genius nomor urut 1 di dunia saat kuliah di Jerman pernah bersaing dengan seorang mahasiswa Nasrani yang cerdas.
“Beliau tidak mau jadi nomor dua harus nomor satu. Menelusuri apa sebab dia cerdas. Saat ke rumahnya dilihat Nasrani ini belajar dengan membaca dan menelaah Al Qur’an padahal dia bukan Islam.”
“Sehingga Habibi mulai belajar atau menelaah banyak ilmu dari Alquran. Sehingga suatu saat sebelum beliau meninggal mengatakan jika disuruh memilih menjadi tehnokrat atau ulama, maka beliau akan memilih jadi ulama karena itu banyak sekali manfaatnya,” kata mantan rector UIN Ar-Raniry ini lagi.
Lebih lanjut, Prof Farid dalam buku 100 tokoh paling berpengaruh di dunia yang ditulis oleh Michael H Hart, bahwa orang yang paling berpengaruh di dunia urutan satu adalah Nabi Muhammad Saw, karena saat ditanya ummat nabi apa yang mereka lakukan jika nabi nya dihina dan umat nabi menjawab mereka siap mati membela nabinya.
“Sedangkan umat Nasrani saat di tanya jika Nabi Musa atau Isa dihina apa yang dilakukan mereka diam saja artinya mereka tidak mau mati membelanya,” kata guru besar UIN Ar-Raniry.
Lebih lanjut, Prof Farid mengatakan maka begitu cinta kepada Rasulullah, sehingga pantaslah Rasulullah berada diurutan nomor satu karena sangat berpengaruh dan berharga bagi umatnya.
Farid melanjutkan dalam kesuksesan 1% nya IQ, sedangkan 99% nya adalah cita-cita/kesungguhan.
Kabid Pendidikan Madrasah Kaknwil Kemenag Aceh Drs.H.M Idris, M.Pd dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan hari ini, pampilan anak-anak mulai dari mengaji, selawat, hadrah, rapai semua sangat bagus.
“Di MTsN ini memang siswa-siswanya berbakat, cerdas dan kreatif. Siswa yang cerdas tidak terlepas dari guru-guru yang hebat, punya potensi bagus. Back ground panggung sangat bagus, penataan panggung, bunga-bunga yang di dekor indah. kegiatan memperingati, maulid ini bisa terlaksana seperti ini juga berkat kerjasama antara seluruh siswa, guru dan warga madrasah yang sangat baik,” tuturnya.
Pada kesempatan terpisah Kepala MTsN 1 Model Banda Aceh, Junaidi Ibas, S.Ag.M.Si yang didampingi ketua Komite Ir.H Mukhlis Djakfar,MM dan ketua Panitia Irwan, S.Pd saat dimintai keterangan mengatakan berterima kasih kepada seluruh warga MTsN 1 Model Banda dan OSIM kerjasama nya yang luar biasa sehingga kegiatan ini berjalan dengan sukses dan meriah.
Acara maulid turut dihadiri seluruh warga MTsN 1 Model Banda Aceh dan para undangan muspika.[]







