Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Feature

Asa Nurfadhillah Menanti Dermawan di Tengah Keterbatasan

Admin1 by Admin1
02/12/2019
in Feature
0
Asa Nurfadhillah Menanti Dermawan di Tengah Keterbatasan

WANITA muda itu mencoba tersenyum. Tutur katanya lembuh dan bersahaja. Ia memakai kaos panjang dan sarung tangan. Jilbab coklat lusuh tak mengurangi pesonanya yang kini memiliki keterbatasan.

Ia adalah Nurfadhillah, 32 tahun, mantan primadona di Desa Bagok Panah 3, Kecamatan Darul Aman, kabupaten Aceh Timur.

Namun kini ia harus menghadapi tantangan berat hari demi hari. Setengah badannya ditutup kain. Ini karena ia mengalami kelumpuhan usai melahirkan anak kedua.

Tapi semangat dan senyum tak luntur dari wajahnya.

“Neupiyoh hai pak,” ujarnya.

Tangannya terlihat cekatan memukul melinjo. “Tuk, tuk, tuk.”

Nurfhadillah memiliki 2 anak. Anak pertama masih duduk di bangku sekolah Dasar kelas 6 dan anak kedua kelas 3.

Kisah pilu yang dialami Nurfhadhillah pasca melahirkan anak kedua. Nurfadhillah ditinggal pergi oleh suami dalam keadaan cacat total. Janda dua anak tersebut kini harus membesarkan kedua anaknya dalam keadaan fisik yang tidak bisa digerakkan secara sempurna.

Namun demikian semangat Nurfadhillah dalam mencari rezeki tidak pernah pupus. Semangatnya hanya satu, yaitu agar anak-anaknya tetap harus mengenyam pendidikan walaupun kondidisi fisiknya tidak bisa digerakkan secara sempurna.

Nurfhadillah yang menempati gubuk reot tak berdinding tersebut dalam sehari-harinya bekerja sebagai pembuat kerupuk belinjo dengan upah per liternya Rp.20.000 rupiah. Bekerja dengan fisik terbaring di tikar, bukanlah halangan baginya untuk menggais rezeki. Semangat yang ada padanya mengalahkan orang yang memiliki fisik sempurna.

Di sela-sela santai, Nurfadhillah mencurahkan harapannya kepada tim yang hadir ke sana. Nurfhadillah ingin berobat agar bisa sembuh secara sempurna dan memiliki usaha sendiri serta rumah layak huni bagi dirinya dan buah hatinya.

Namun dengan keterbatasan yang dimiliki, serta tanggungjawab membesarkan dua anaknya yang masih kecil, sulit baginya untuk berobat.

Hasil kerjanya sehari-hari, hanya cukup untuk makan dan kebutuhan sekolah dua anaknya yang masih kecil.

Nurfhadillah berharap suatu saat, ada dermawan yang mau membantunya untuk berobat.

“Mudah-mudahan bisa sembuh demi dua anak saya,” harap dia.

Sementara itu, petinggi desa setempat, mengaku bahwa rumah bantuan untuk Nurfadhillah, telah masuk usulan pembangunan dari Pemkab Aceh Timur pada APBK 2020. []

Tags: aceh timurbutuh bantuankeluarga miskinnurfhadillah
Previous Post

Khalid- Yarfuddin Resmi Pimpin Partai Gelora di Kota Lhokseumawe

Next Post

Pemerintah Aceh Gelar FGD Bersama Kementrian Soal Implementasi Perdamaian

Next Post

Pemerintah Aceh Gelar FGD Bersama Kementrian Soal Implementasi Perdamaian

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pesantren Al Zahrah Yudisium 89 Santri Akhir, Pimpinan: Kecerdasan Intelektual Saja Tidak Cukup

Pesantren Al Zahrah Yudisium 89 Santri Akhir, Pimpinan: Kecerdasan Intelektual Saja Tidak Cukup

20/04/2026
Muhammad Syuhada Minta Pemkab Aceh Timur Segera Bentuk Tim Khusus Pemuktahiran Data DTSEN

Muhammad Syuhada Minta Pemkab Aceh Timur Segera Bentuk Tim Khusus Pemuktahiran Data DTSEN

20/04/2026
BGN Perkuat SPPG Pidie: Profesionalitas Dijaga, Hoaks Dilawan, UMKM Didorong

BGN Perkuat SPPG Pidie: Profesionalitas Dijaga, Hoaks Dilawan, UMKM Didorong

20/04/2026
Israel Pasang Garis Kuning di Lebanon, Melanggar Bakal Ditembak

Israel Pasang Garis Kuning di Lebanon, Melanggar Bakal Ditembak

20/04/2026
Bandara Malaysia Eror Lagi, Bagasi Penumpang Terlambat hingga 4 Jam

Bandara Malaysia Eror Lagi, Bagasi Penumpang Terlambat hingga 4 Jam

20/04/2026

Terpopuler

Asa Nurfadhillah Menanti Dermawan di Tengah Keterbatasan

Asa Nurfadhillah Menanti Dermawan di Tengah Keterbatasan

02/12/2019

Pesona Bawah Laut Karang Cina Putri Abdya: Surga Tersembunyi yang Siap Dongkrak Wisata Bahari Aceh Barat Daya

Resmi, Ini Harga Baru BBM Non Subsidi di Aceh Sejak 18 April 2026

Buka Usai Subuh Hingga Tengah Malam, GNI Kupi Jadi Tempat Nongkrong Asyik di Blangpidie

Pesantren Al Zahrah Akan Gelar Khataman Santri Akhir, Sejumlah Petinggi Daerah Dipastikan Hadir

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com