Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

PKK dan Bhayangkari Aceh Ziarahi Makam Laksamana Malahayati

Admin1 by Admin1
12/12/2019
in Nanggroe
0

Aceh Besar – Wakil Ketua TP PKK Aceh Dyah Erti Idawati bersama Ketua Bhayangkari Polda Aceh, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Kodam Iskandar Muda, pengurus Dharma Wanita Persatuan Aceh, berziarah ke Makam Pahlawan Nasional Laksamana Keumalahayati, di kawasan perbukitan Gampong Lamreh Kecamatan Masjid Raya, Rabu (11/12/2019) pagi.

Ziarah ke Makam Pahlawan Nasional ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ibu ke 91 tahun 2019. Suasana ziarah yang dipimpin langsung oleh Dyah Erti Idawati berjalan khidmat. Acara juga diisi dengan do’a bersama dan tabur bunga di Makam Laksamana Keumalahayati.

“Dengan ziarah ini kita kembali mengenang bagaimana perjuangan seorang panglima, seorang laksamana perempuan yang sangat ditakuti dan disegani oleh armada laut negara lain. Semoga perjuangan Laksamana Keumalahayati menginspirasi kita dalam mengisi kemerdekaan, terutama dalam memperjuangkan hak-hak perempuan,” ujar Dyah Erti.

Keumalahayati adalah Laksamana perempuan pertama di dunia. Tahun 1585-1604, saat Kesultanan Aceh dipimpin oleh Sultan Saidil Mukammil Alauddin Riayat Syah IV, Keumalahayati menjabat sebagai Kepala Barisan Pengawal Istana Panglima Rahasia dan Panglima Protokol Pemerintah.

Di masa hidupnya, Laksamana Keumalahayati memimpin 2 ribu pasukan Inong Balee (janda-janda para syuhada Aceh yang telah syahid). Keumalahayati dan Pasukan Inong Balee berperang melawan kapal-kapal dan menyerang benteng-benteng pertahanan Belanda.

Pada tanggal 11 September 1599, Keumalahayati berhasil membunuh Cornelis de Houtman dalam pertempuran satu lawan satu di atas geladak kapal. Dalam pertempuran itu, Keumalahayati juga berhasil menawan Frederick de Houtman, adik Cornelis de Houtman.

Mengenang jasa Laksamana Keumalahayati, Pemerintah Republik Indonesia, menganugerahkan Gelar Pahlawan Nasional, kepada Pahlawan Wanita yang wafat pada tahun 1615 itu.

Gelar Pahlawan Nasional diberikan oleh Presiden RI Joko Widodo, berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 115/TK/Tahun 2017 tanggal 6 November 2017. []

Previous Post

Sekda Aceh Puji Camat Kluet Timur, Ini Sebabnya

Next Post

MK Putuskan Mantan Napi Harus Jeda 5 Tahun untuk Maju Pilkada

Next Post

MK Putuskan Mantan Napi Harus Jeda 5 Tahun untuk Maju Pilkada

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

515 Tahun Pidie: Jejak Pedir dan Darul Amni yang Tak Boleh Hilang

515 Tahun Pidie: Jejak Pedir dan Darul Amni yang Tak Boleh Hilang

20/09/2026
Penambang Kabur, 93 Gelondongan PETI Disikat Aparat di Geumpang

Penambang Kabur, 93 Gelondongan PETI Disikat Aparat di Geumpang

20/09/2026
Aceh Raih Peringkat 4 Nasional di MTQ 2026

Ketua DPRK Minta Pemko Banda Aceh Beri Bonus Layak untuk Pemenang MTQ Nasional, Pemerintah Aceh Diniai Perlu Perhatian Khusus

20/09/2026
RKI Kuta Alam Launching Sekolah Keluarga, Ibu‑ibu Muda Sambut Antusias

RKI Kuta Alam Launching Sekolah Keluarga, Ibu‑ibu Muda Sambut Antusias

20/09/2026
Pidato Perdana Sayuti, Bongkar Empat PR Besar Demokrat Aceh

Pidato Perdana Sayuti, Bongkar Empat PR Besar Demokrat Aceh

20/09/2026

Terpopuler

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

19/09/2026

PKK dan Bhayangkari Aceh Ziarahi Makam Laksamana Malahayati

PKB Pidie Jaya Pasang Target Agresif: Satu Dapil Satu Kursi

Luar Biasa! Hasil Panen di Blangpidie Capai 8,7 Ton per Hektare, Rekor Tertinggi Selama 6 Tahun

TANI Merdeka Indonesia Abdya Apresiasi Kepemimpinan Safaruddin – Zaman Akli atas Capaian Hasil Panen Petani yang Melimpah

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com