Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Bela Negara Jadi Momentum Tumbuhkan Semangat Membangun Negeri

Admin1 by Admin1
20/12/2019
in Nanggroe
0
Bela Negara Jadi Momentum Tumbuhkan Semangat Membangun Negeri

Banda Aceh – Bela Negara masa kini bukan lagi perjuangan melawan penjajah, tetapi menumbuhkan semangat cinta negeri, peduli dan aktif berpartisipasi dalam berbagai aktivitas pembangunan. Oleh karena itu, peringatan Hari Bela Negara harus dijadikan sebagai momentum untuk mendorong dan menumbuhkan semangat Bela Negara dalam diri setiap warga negara Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah, saat menjadi Inspektur upacara pada peringatan Hari Bela Negara Ke-71, di Halaman Kantor Gubernur Aceh, Kamis (19/12/2019).

“Mari kita tumbuhkan semangat bela negara karena rela berkorban untuk negara adalah salah satu simbol dari kecintaan kita kepada bangsa dan negara,” ujar Nova.

Dalam sambutannya, Plt Gubernur juga menjelaskan bahwa peringatan Bela Negara merupakan wahana untuk mengenang peristiwa di tahun 1948. Saat itu, Belanda mengingkari kesepakatan gencatan senjata yang ditandatangani dalam perjanjian Renville 17 Agustus 1947, lalu kemudian menyerang Ibukota Negara Yogyakarta.

“Belanda menangkap Soekarno dan Hatta. Selanjutnya mereka mengabarkan kepada dunia bahwa Negara Indonesia telah berakhir. Dalam kondisi itu, tampil Mr Syafroeddin Prawiranegara, yang mendeklarasikan berdirinya Pemerintahan Darurat Republik Indonesia. Peristiwa heroik inilah yang disebut sebagai salah satu aksi bela negara yang bersejarah di tanah air,” ungkap Nova.

Nova mengungkapkan, Aceh juga bagian penting dari kisah bela negara di negeri ini. Di mana dengan keberadaan Radio Rimba Raya yang beroperasi di wilayah Aceh Tengah pada masa darurat kemerdekaan itu, Mr. Syafroedin Prawiranegara mendeklarasikan Pemerintah Darurat Republik Indonesia ke seluruh dunia melalui siaran radio tersebut.

Siaran radio itu berhasil menyebar ke berbagai Negara, sehingga akhirnya PBB menolak mengakui kedaulatan Belanda di Indonesia. Dengan demikian perjuangan anak-anak bangsa terus berlanjut hingga akhirnya mampu mengusir Belanda dari bumi pertiwi ini.

Oleh karena itu, Plt Gubernur mengimbau semua warga negara khususnya masyarakat Aceh, untuk mengenang perjuangan pada peristiwa tersebut, sebagai sarana menumbuhkan semangat Bela Negara di era saat ini.

Nova mengatakan, semua anak negeri dapat melakukan upaya Bela Negara sesuai dengan profesinya masing-masing. “Para guru, tenaga kesehatan, dan profesi lain yang menjalankan perannya di daerah terpencil, juga bisa dikatakan sedang melakukan bela negara. Para atlit yang berjuang mengharumkan nama bangsa di kancah internasional, juga merupakan Bela Negara,”ujar Plt Gubernur.

Selain itu, sambung Nova, mereka yang aktif menjaga kelestarian budaya, peduli pada kelestarian lingkungan, aktif mencegah penyalahgunaan narkoba, melawan kejahatan kemanusiaan, pegiat anti korupsi , dan juga para pejabat negara yang menjalankan tugas dengan penuh dedikasi dan tanggungjawab, juga merupakan bagian dari Bela Negara.

“Karena itu, sekali lagi, pemahaman tentang Bela Negara jangan diartikan secara sempit, pemahaman ini yang harus kita sosialisasikan agar semangat ini menjadi spirit bagi setiap rakyat Indonesia,”kata Nova Iriansyah.

Nova menuturkan, pemahaman Bela Negara masa kini perlu terus diperkuat dan disosialisasikan. Sebab, mengingat kemajuan teknologi informasi menjadi salah satu ancaman yang berkembang terhadap kedaulatan negara.

“Untuk itulah dibutuhkan jiwa patriotisme dari semua masyarakat agar peduli dan mau berjuang untuk penguatan kedaulatan bangsa,”ujar Nova.

Untuk menghadirkan jiwa-jiwa yang patriotik itu, kata Plt Gubernur, penguatan SDM merupakan salah satu elemen terpenting yang harus dilakukan. Penguatan itu, kata dia, tidak hanya di bidang skill atau ilmu pengetahuan, tapi juga di bidang disiplin, kepatuhan terhadap hukum dan wawasan kebangsaan.

Tags: pemerintah aceh
Previous Post

Ketua DPRK Pidie Minta Komisi V DPR RI Perjuangkan Dua Poin Penting Ini di Jakarta

Next Post

Sekda: ASN harus Jadi Panutan dan Berdayaguna

Next Post
Sekda: ASN harus Jadi Panutan dan Berdayaguna

Sekda: ASN harus Jadi Panutan dan Berdayaguna

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

KKN Reguler XXIX Kelompok 38 USK 2026 Aksi Bersih dan Cat Makam Keramat Teungku Haji Panglima Nyan Doeng

KKN Reguler XXIX Kelompok 38 USK 2026 Aksi Bersih dan Cat Makam Keramat Teungku Haji Panglima Nyan Doeng

05/08/2026
Al Zahrah Awards 2026: Malam Puncak Apresiasi Santri dan Guru Berprestasi

Al Zahrah Awards 2026: Malam Puncak Apresiasi Santri dan Guru Berprestasi

05/08/2026
Dugaan Permainan Monopoli, Harga Naik Stok Semen di Abdya Kosong

Dugaan Permainan Monopoli, Harga Naik Stok Semen di Abdya Kosong

05/08/2026
Departemen Pendidikan Geografi FKIP USK dan Universiti Malaya Sukses Laksanakan International Service Learning Program di Pidie Jaya

Departemen Pendidikan Geografi FKIP USK dan Universiti Malaya Sukses Laksanakan International Service Learning Program di Pidie Jaya

05/08/2026
Serang Iran dari Dalam, Kenapa Kurdi Menentang Kekuasaan Ayatollah?

Serang Iran dari Dalam, Kenapa Kurdi Menentang Kekuasaan Ayatollah?

05/08/2026

Terpopuler

Bela Negara Jadi Momentum Tumbuhkan Semangat Membangun Negeri

Bela Negara Jadi Momentum Tumbuhkan Semangat Membangun Negeri

20/12/2019

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Lima Tahun Bertahan Tanpa Orang Tua, Lima Bersaudara di Pidie Jaya Pernah Dua Hari Menahan Lapar

Kejari Pidie Jaya Lelang 1.296 Liter Solar dan iPhone Rampasan Negara, Eksekusi Aset Hasil Putusan Berkekuatan Hukum Tetap

GerPALA Dukung Bupati Aceh Selatan Hapus Kavling Pokir DPRK 2027, Selama Ini Dewan Dinilai Kurang Produktif

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com