Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Terlalu Banyak Mengeluh, Seorang Kakek di Jepang Diamankan Polisi

Admin1 by Admin1
29/12/2019
in Internasional
0
Terlalu Banyak Mengeluh, Seorang Kakek di Jepang Diamankan Polisi

Akitoshi Okamoto, seorang manula di Jepang yang diamankan polisi karena menelepon layanan konsumen hingga 24 ribu kali. FOTO/elconfidencial.com

TOKYO – Kepolisian Jepang menangkap seorang kakek berusia 71 tahun karena terlalu banyak mengeluh. Kakek tersebut diketahui menelepon layanan konsumen perusahaan komunikasi sebanyak 24 ribu kali untuk menyampaikan keluhan dan bertanya berbagai hal.

Menurut laporan Japan Today, Akitoshi Okamoto dari Kasukabe sedang diselidiki karena diduga mengganggu staf perusahaan telekomunikasi KDDI dengan lusinan panggilan setiap harinya. Panggilan telepon itu ia lakukan selama kurun waktu dua tahun terakhir.

Menurut perusahaan itu, Okamoto kesal karena teleponnya tidak dapat menerima siaran radio. Ia pun lalu menelepon berkali-kali untuk melampiaskan kekesalannya.

Awalnya, KDDI enggan mengajukan tuntutan terhadap pelanggan yang membayar. Tetapi, intensitas panggilannya menjadi terlalu besar untuk diabaikan, sehingga sulit untuk memberikan layanan kepada pelanggan lain.

Titik kritis terjadi satu bulan sebelum penangkapan, ketika Okamoto menelepon mereka 411 kali dalam kurun satu pekan untuk menuntut KDDI meminta maaf karena melanggar kontrak mereka.

Investigasi polisi masih berlangsung, tetapi pihak kepolisian mengatakan bahwa menurut data KDDI, Okamoto telah melayangkan panggilan telepon sebanyak puluhan ribu kali sejak menjadi pelanggan perusahaan. Saat diperiksa polisi, Okamoto mengaku bahwa dia adalah korban dalam situasi ini.

Okamoto dapat dituntut berdasarkan undang-undang “obstruksi bisnis” Jepang, yang memungkinkan hukuman pidana dijatuhkan terhadap individu yang membuat perusahaan tidak mungkin melakukan operasi normal mereka.

Jepang adalah negara dengan populasi dengan rentang usia tertua di dunia, di mana menurut survei tahun 2018, 28,4 persen masyarakat negara itu terdiri dari individu-individu di atas usia 65 tahun.

Populasi yang menua itu menghadirkan tantangan bagi negara tersebut, yang meminta warga negara untuk tetap bekerja hingga 70 tahun dan mengimpor tenaga kerja asing untuk menebus kekurangan kebutuhan kaum profesional. Selain itu, perusahaan mengejar solusi teknologi, termasuk memanfaatkan robot dan kecerdasan buatan untuk membantu perawatan lansia.

Sumber: Sindonews.com

Tags: jepangmanulaterlalu banyak mengeluh
Previous Post

Masjid Takarub di Aceh Hangus Terbakar, Petugas Dalami Asal Api

Next Post

Mawardi-Waled Rujuk, Juanda Djamal: Perlu Dipeusijuek Untuk Peukrue Seumangat

Next Post

Mawardi-Waled Rujuk, Juanda Djamal: Perlu Dipeusijuek Untuk Peukrue Seumangat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Wali Nanggroe Kunjungi dan Salurkan Bantuan ke Wilayah Tengah

Wali Nanggroe Kunjungi dan Salurkan Bantuan ke Wilayah Tengah

04/12/2025
Mengenang 49 Tahun Milad GAM, KPA Wilyah 013/Blangpidie Santuni Anak Yatim

Mengenang 49 Tahun Milad GAM, KPA Wilyah 013/Blangpidie Santuni Anak Yatim

04/12/2025
BPBD: Tidak Ada Lagi Daerah Terisolir Pasca Bencana di Pidie

BPBD: Tidak Ada Lagi Daerah Terisolir Pasca Bencana di Pidie

04/12/2025
Soal Bendera Bulan Bintang, Wali Nanggroe: Kami Menunggu Saja

Wali Nanggroe Aceh Serukan Reformasi Tata Kelola Lingkungan dan Investigasi Menyeluruh atas Banjir Besar Aceh

04/12/2025
Turun Langsung, IWAPI Aceh Salurkan Bantuan Banjir Tahap Pertama ke Pidie Jaya

Turun Langsung, IWAPI Aceh Salurkan Bantuan Banjir Tahap Pertama ke Pidie Jaya

04/12/2025

Terpopuler

Banjir di Sumatera Melumpuhkan Aktivitas PTS di Aceh, Beberapa Kampus Masih Terisolir

Warganet Cari Tiga Sosok Pimpinan dan Politisi Aceh yang Diduga ‘Menghilang’ Selama Bencana, Siapa Saja?

04/12/2025

Bantuan dari Abdya untuk Trumon Raya Telah Tiba, Koraban: Terimakasih Bapak Dr. Safaruddin dan Masyarakatnya

Update Bencana Aceh: Jumlah Korban Meninggal Sementara Jadi 249 Orang

Darurat: Gayo Lues Paling Parah Banjir Bandang,Warga Harap Bantuan Provinsi Dan Pusat

[Opini] Longsor, Banjir, dan Hati Nurani yang Ikut Tertimbun

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com