Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Pemerintah Aceh Didesak Segera Merespon Nasib 32 Nelayan Yang Ditahan Otoritas Thailand

redaksi by redaksi
01/02/2020
in Nanggroe
0
Sebar Video Mesum dengan Pacar, Wanita di Pangkalpinang Ditangkap

Ilustrasi Penjara. (Foto: Ilustrasi/Thinkstock)

BANDA ACEH – Pemerintah Aceh didesak untuk segera merespon nasib 32 nelayan asal Aceh Timur yang dilaporkan kini ditahan otoritas Thailand.

Hal ini disampaikan Koordinator Masyarakat Pengawal Otsus (MPO) Aceh, Syakya Meirizal, kepada atjehwatch.com, Sabtu 1 Februari 2020.

Berdasarkan informasi, pada Selasa, 21 Januari 2020 lalu, sebanyak 32 nelayan asal Aceh Timur ditangkap oleh pihak otoritas keamanan laut Thailand disekitar perairan Phuket. Ke – 32 nelayan tersebut merupakan ABK dari kapal KM Perkasa Mahera dan KM Voltus. Saat ini mereka masih ditahan oleh pihak keamanan Thailand. Menurut informasi, mereka terbawa arus ke perairan Thailand karena minimnya alat navigasi dan faktor kondisi cuaca.

“Walaupun sudah 10 hari berada dalam tahanan Thailand, Pemerintah Aceh hingga kini belum menunjukkan respon apapun terkait kasus tersebut. Hal ini sangat berbeda dengan quick response yang ditunjukkan Pemerintah Aceh terkait nasib 12 mahasiswa Aceh di Wuhan pasca merebaknya wabah corona. Karena itu kita mendesak agar Pemerintah Aceh dan DPRA agar segera memberikan atensi yang sama seriusnya terhadap nasib 32 nelayan ini,” kata Syakya Meirizal.

“Kita tahu terhadap kondisi mahasiswa di Wuhan, Pemerintah Aceh bergerak cepat untuk meresponnya. Plt Gubernur Aceb bahkan menelpon langsung mahasiswa disana. Menanggung biaya belanja harian, mendirikan posko dan secara aktif membantu mengurus kepulangan mereka.”

“Kita berikan apresiasi atas respon cepat dan keseriusan Pemerintah Aceh dalam mengurus nasib mahasiswa kita di Wuhan. Namun kita juga berharap agar respon dan keseriusan yang sama ditunjukkan oleh Pemerintah Aceh dalam menyikapi nasib 32 nelayan Aceh Timur yang sudah 10 hari ditahan otoritas Thailand,” ujar Syakya Meirizal lagi.

Jika Pemerintah Aceh abai, kata dia, bisa dibayangkan bagaimana suasana perasaan keluarga nelayan tersebut.

“Mereka baca di media, besarnya kepedulian Pemerintah Aceh pada mahasiswa Wuhan. Sementara nasib keluarga mereka dalam tahanan Thailand luput dari perhatian. Ini akan menimbulkan kesan bahwa Pemerintah Aceh pilih kasih dan diskriminatif dalam mengurus nasib rakyatnya.”

Syakya berharap, Pemerintah Aceh dan DPRA segera berkoordinasi dengan Kemenlu dan membentuk tim terkait advokasi hukum dan upaya strategis lainnya agar 32 nelayan miskin ini bisa segera dipulangkan ke Aceh.

“Kita juga meminta Pemerintah Aceh agar memberikan perhatian kepada keluarga nelayan tersebut selama mereka masih dalam tahanan pihak Thailand.” []

Tags: 32 nelayan Aceh di Thailandaceh
Previous Post

Bank Aceh Syariah Buat Sayembara Desain Kantor Pusat

Next Post

Diskusi Legalitas Ganja di Aceh Jadi Isu Nasional

Next Post

Diskusi Legalitas Ganja di Aceh Jadi Isu Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Buka PPN Ke-14, Menteri Abdul Mu’ti Dorong Sastra Kembali Diperkuat di Sekolah

Buka PPN Ke-14, Menteri Abdul Mu’ti Dorong Sastra Kembali Diperkuat di Sekolah

22/06/2026
Abdya Tanam Lima Hektar Lahan untuk Varietas Padi Sigupai

Abdya Tanam Lima Hektar Lahan untuk Varietas Padi Sigupai

22/06/2026
Tokoh Adat Beutong Ateuh Dukung Investasi untuk Kemajuan Daerah

Tokoh Adat Beutong Ateuh Dukung Investasi untuk Kemajuan Daerah

22/06/2026
Kepala BNPB Tegaskan Komitmen Percepatan Pemulihan Pascabencana Sumatera

Kepala BNPB Tegaskan Komitmen Percepatan Pemulihan Pascabencana Sumatera

22/06/2026
Kapolres Cup V Bergulir, Sibral Jadikan Sepak Bola Instrumen Pembinaan Generasi dan Pemersatu Pidie Jaya

Kapolres Cup V Bergulir, Sibral Jadikan Sepak Bola Instrumen Pembinaan Generasi dan Pemersatu Pidie Jaya

22/06/2026

Terpopuler

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

19/06/2026

Gelar Raker Tahunan, Al Zahrah Komit Wujudkan Pendidikan Berkualitas

5.535 KK Terdampak Bencana di Pidie Jaya Mulai Terima Bantuan Jadup dan Stimulan Ekonomi

Rafly: Rakyat Memilih Mualem, Bukan Lingkaran Kekuasaan

Nasir Djamil Desak Pelaku Pemotongan Tangan Warga Aceh Besar Diproses Hukum

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com