Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

DPRA Minta Plt Gubernur Tak Abaikan Nasib 32 Nelayan Aceh yang Ditahan di Thailand

Admin1 by Admin1
04/02/2020
in Nanggroe
0
Sudah 20 Hari Tak Pulang, Tiga Nelayan Aceh Diduga Nyasar ke Negara Lain

BANDA ACEH – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) meminta Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah untuk tidak mengabaikan nasib 32 Nelayan Aceh yang ditahan di Thailand. Hampir dua pekan lebih, tindaklanjuti dari Pemerintah Aceh untuk mengadvokasi kebebasan 32 nelayan ini dinilai masih nihil.

“Ini yang kita sayangnya. Perhatian dari Plt Gubernur terhadap 32 nelayan Aceh yang ditahan di Thailand sangat kurang. Ini berbanding jauh dengan perhatian yang ditunjukan ke mahasiswa Aceh di Wuhan,” kata Sekretaris Komisi V DPR Aceh, Iskandar Usman Al-Farlaky, Senin 3 Februari 2020.

“Kita tak sedang membanding-bandingkan. Namun harusnya para nelayan ini juga mendapat focus yang sama. Mereka juga warga Aceh yang membutuhkan perhatian dari pemerintah Aceh,” ujarnya lagi.

Iskandar berharap plt gubernur Aceh tak abai dengan nasib nelayan Aceh yang kini ditahan di Thailand.

“Kita berharap ada respon cepat dari pemerintah Aceh terkait kebebasan 32 nelayan Aceh ini. Setidaknya perhatian yang sama seperti yang ditunjukan kepada mahasiswa di Wuhan,” ujar mantan aktivis mahasiswa ini lagi.

“32 nelayan yang ditahan di Thailand ini adalah keluarga miskin. Anak istri mereka menunggu di kampung tanpa kejelasan nasib. Jangan sampai dibawa pulang jenazah seperti kasus beberapa bulan lalu, baru semua sibuk,” kata politisi Partai Aceh ini.

Sebagaimana yang diketahui, dua Kapal Motor (KM) asal Aceh Timur diduga ditahan oleh Otoritas Laut Thailand pada 21 Januari lalu. Dua kapal ini adalah KM Perkasa Mahera dan KM Voltus. Dua kapal ini diduga terseret arus hingga hanyut ke perbatasan laut tiga negara, yaitu Indonesia, India dan Thailand.

Kata Al-Farlaky, kedua kapal asal Aceh ini kini diduga berada di Pangkalan Angkatan Laut Wilayah III Tap Lamuk Provinsi Phangnga, Thailand. Adapun jumlah Anak Buah Kapal (ABK) yang berada dalam kedua kapal ini diduga berjumlah 32 orang.

Beberapa nama ABK yang berada di dua kapal ini seperti Munir (narkoda), Ibrahim (KKM), Saiful, Khairul, Nanda, Ikbal, M. Yunus, Nurdin, Dona, Iskandar, Rijal, Adi, Ishak, Munzir, Nurdin, Midi, Edi, Munir, Firman, Pendi, Adi, Aris, Abdul Hadi, Andi, Saleh, M Jamil, Adi dan Mawardi.

“Kita berharap seluruh ABK yang ditahan segera mendapat pendampingan dari Kemlu. Semoga dengan adanya advokasi yang cepat, mereka yang ditahan ini bisa segera dipulangkan ke Aceh. Karena mereka melintasi batas laut bukan karena sengaja tapi karena hanyut dan terseret arus,” ujar dewan asal Aceh Timur lagi.

Iskandar juga berharap kepada keluarga ABK ini untuk tetap tenang selama advokasi berlangsung “Kita usahakan semaksimal mungkin sehingga semuanya bisa pulang dengan selamat,” kata Iskandar lagi.

Iskandar sendiri telah mengirim surat ke Kemlu pada 22 Januari terkait nasib 32 nelayan Aceh ini. []

Tags: nelayan aceh
Previous Post

H. Amru Minta Seluruh Sekolah di Gayo Lues Perkuat Pramuka

Next Post

Mahasiswa KPI STAIN Meulaboh Dibekali Magang

Next Post

Mahasiswa KPI STAIN Meulaboh Dibekali Magang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Hardiknas 2026: Pendidikan Kita Antara Kelas dan Peradaban

Hardiknas 2026: Pendidikan Kita Antara Kelas dan Peradaban

04/05/2026
TA Khalid Tinjau Gudang Bulog Lhokseumawe, Pastikan Cadangan Pangan Aceh Aman hingga Akhir 2026

TA Khalid Tinjau Gudang Bulog Lhokseumawe, Pastikan Cadangan Pangan Aceh Aman hingga Akhir 2026

04/05/2026
Pemkab Dampingi 18 Nelayan Aceh Timur yang Ditahan di Thailand

Pemkab Dampingi 18 Nelayan Aceh Timur yang Ditahan di Thailand

04/05/2026
18 Nelayan Aceh Timur Ditahan Otoritas Thailand, 1 Dibebaskan

18 Nelayan Aceh Timur Ditahan Otoritas Thailand, 1 Dibebaskan

04/05/2026
Aceh Barat Sudah Salurkan Rp395 Juta Bantuan untuk Pasien Rujukan

Aceh Barat Sudah Salurkan Rp395 Juta Bantuan untuk Pasien Rujukan

04/05/2026

Terpopuler

JKA; Diluncurkan Masa Irwandi, Ditiru Nasional, Serta ‘Dipangkas’ Era Mualem

544.626 Warga di Aceh Resmi Dicoret dari Penerima Manfaat JKA

02/05/2026

Pembangunan KDMP di Aceh Barat Mangkrak, Pekerja Banyak yang Lari

Dua Terduga Pembunuh Lansia di Pekanbaru Ditangkap di Aceh Tengah

Ikhwan Ambiya Resmi Nahkoda KAMMI UIN Ar-Raniry

DPRA Minta Plt Gubernur Tak Abaikan Nasib 32 Nelayan Aceh yang Ditahan di Thailand

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com