Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

33 Nelayan Aceh Akan Jalani Masa Pemeriksaan Perkara di Thailand

Admin1 by Admin1
07/02/2020
in Nanggroe
0

JAKARTA – Sebanyak 33 nelayan asal Aceh Timur yang ditahan Otoritas Thailand akan menjalani masa penyidikan perkara selama 48 hari.

“Sementara ini mereka sedang dalam pendampingan dari Konsulat RI di Songkhla. Ada proses penyidikan perkara. Waktunya maksimal 48 hari. Bisa saja selesai penyidikan lebih cepat dari hari tersebut. Setelah penyidikan baru disidangkan. Sementara ini yang kami dapat infonya, mereka akan dikenakan tuduhan pelanggaran UU Perikanan Thailand,” kata Senator DPD RI asal Aceh, HM Fadhil Rahmi, kepada atjehwatch.com, Kamis 6 Desember 2020.

Penjelasan tadi, kata pria yang akrab disapa Syech Fadhil, disampaikan staf KBRI yang melakukan pendampingan terhadap para nelayan ini kepada dirinya.

“Jumlahnya ada 33 orang. Tiga anak di bawah umur. Waktu pemeriksaan perkara itu 48 hari (maksimal) terhitung mulai 24 Januari,” kata Syech Fadhil Rahmi.

Menurut Syech Fadhil, kasus ini merupakan advokasi bersama Forbes DPR DPD RI di Senayan, eksekutif dan juga legislative di Aceh.

Dirinya juga berjanji akan mengawal penyelesaian hukum terhadap para nelayan ini hingga tuntas.

“Kita berharap mereka bisa segera dipulangkan ke keluarga di Aceh. Namun mohon juga dihargai aturan yang berlaku di Thailand.”

“Catatan…komunikasi sepengetahuan Forbes, ketua dan anggota. Jadi ini kerja Forbes hehehe. Bahkan na rencana, jika perlu, kita ke Thailand,” kata Syech Fadhil lagi.[]

Tags: 32 nelayan Aceh di Thailandacehnelayan aceh
Previous Post

Kondisi 33 Nelayan Aceh yang Ditahan di Thailand dalam Keadaan Sehat

Next Post

FAH UIN Ar-Raniry Yudisium 107 Mahasiswa

Next Post

FAH UIN Ar-Raniry Yudisium 107 Mahasiswa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lima Terdakwa Korupsi Pajak Daerah Dituntut 14,5 Tahun Penjara

Lima Terdakwa Korupsi Pajak Daerah Dituntut 14,5 Tahun Penjara

28/03/2026
Aceh Besar Tegaskan Komitmen Optimalkan Pengelolaan TKD Pascabencana

Aceh Besar Tegaskan Komitmen Optimalkan Pengelolaan TKD Pascabencana

28/03/2026
BPBD Aceh Tengah Kerahkan Tim Padamkan Kebakaran Kedai Elpiji

BPBD Aceh Tengah Kerahkan Tim Padamkan Kebakaran Kedai Elpiji

28/03/2026
Al- Farlaky Salurkan Bantuan Masa Panik Untuk Korban Kebakaran di Birem Bayeun

Al- Farlaky Salurkan Bantuan Masa Panik Untuk Korban Kebakaran di Birem Bayeun

28/03/2026
Warga Aceh Besar Diminta Tak Bakar Sampah Sembarangan

Warga Aceh Besar Diminta Tak Bakar Sampah Sembarangan

28/03/2026

Terpopuler

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

Prof Saifullah Resmi Mendaftar sebagai Calon Rektor UIN Ar-Raniry 2026-2030

Truk Hauling LKT Hantam Becak Motor, Satu Nyawa Melayang

Teungku Muhammad Nur: Aktivis Dayah Jadi Direktur di PT PEMA

Jadi Daerah Basis Mualem-Dekfadh, Anggaran Dayah untuk Aceh Utara Kalah Jauh dari Bireuen di APBA 2026

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com