Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

  Baru Selesai Dibangun, Jalan Buluh Sema Rp19 Miliar Sudah Mulai Rusak

Admin1 by Admin1
11/02/2020
in Lintas Barat Selatan
0

TAPAKTUAN – Masyarakat sangat dikecewakan dengan hasil pengerjaan proyek pembangunan jalan Tumon- batas Singkil, tepatnya di kawasan Buluh Sema Aceh Selatan yang baru saja selesai dikerjakan namun sudah mulai rusak dengan kondisi terkelupas, retak dan terlihat banyak berlubang.

Informasi yang diperoleh atjehwatch.com, proyek dengan nilai Rp 19 Miliar lebih, dari sumber Otsus Aceh 2019 yang dikerjakan oleh PT.Bina Pratama Persada dengan konsultan pengawas PT.Nuansa Galaksi baru saja selesai sekitar sebulan yang lalu tersebut diduga dikerjakan asal jadi dan tidak sesuai spesifikasi teknis.

Buruknya kualitas pelaksanaan proyek tersebut diduga karena lemahnya pentawasan dari pihak dinas dan PT. Nuansa Galaxi selaku konsultan pengawas proyek tersebut.

Salah seorang Tokoh Masyarakat Trumon, Teuku Iskandar Trumon menyampaikan kekecewaannya dan melaporkan kepada LSM Formak dan LPLA dalam diskusi di Banda Aceh, Senin 10 Februari 2020.

“Kondisi fisik jalan tersebut saat ini sangat memprihatinkan dan saya kawatir dalam waktu tidak lama sepanjang jalan tersebut akan terjadi kerusakan parah, karena terlihat di lapangan,” kata  T.Iskandar.

“itu ketebalan aspal yang sangat tipis dan kekuatan rekatan aspalnya juga diragukan, karena saat saya coba korek dengan dengan tangan saja begitu mudah terurai dan terkelupas,” katanya yang baru saja datang dari kampung halaman dan menyaksikan langsung kondisi jalan tersebut di sana, dan meminta LSM Formak dan LPLA untuk menindak lanjuti hal tersebut.

Ketua LSM Formak, Ali Zamzami, mengatakan akan menyahuti dan menindaklanjuti laporan warga tersebut.

“Kami dari LSM Formak dan Lempaga Pemantau Lelang Aceh (LPLA) akan secepatnya melakukan investigasi lapangan dan selanjutnya akan membuat laporan hukum ke pihak yang berwajib dalam hal ini Polda Aceh dan Kejati Aceh, mengingat proyek tersebut milik Pemerintahan Aceh dibawah kendali Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh.”

“Bahwa rusaknya jalan yang baru dikerjakan itu memang sudah menjadi kekawatiran kita sejak awal pengerjaan tahun lalu, jika pihak pelaksana proyek bekerja sesuai spesifikasi tehnik, tidak mungkin jalan itu langsung rusak baru dalam hitungan bulan kalau tidak karena buruknya kualitas pekerjaan,” kata Ali Zamzami lagi.

Sementara itu, Koordinator LPLA Nasruddin Bahar meminta kepada Tim Teknis dari Dinas PUPR Aceh untuk kembali turun kelapangan melakukan uji Forensik kontruksi dengan cara “Core drill” ulang untuk melihat ketebalan Aspal di Lapangan serta perlu dilakukan audit fisik secara kesuluruhan.

Dalam pelaksanaan di lapangan proyek tersebut, katanya,  diduga tidak menggunakan tenaga ahli seperti yang dipersyaratkan dalam dokumen lelang sehingga wajar dan pantas hasil dilapangan tidak sesuai harapan.

“Lembaga Pemantau Lelang Aceh meminta penegak hukum utk meminta keterangan Pokja yang sudah menetapkan PT.Bina Pratama Persada sebagai pemenang lelang. Kegagalan Pekerjaan di lapangan karena Pokja salah memilih Perusahaan menjadi tanggung jawab Pokja,” katanya.[]

Tags: aceh selatanJalan buloh sema-singkil
Previous Post

Gadis Cantik Asal Aceh Ini Bakal Dipersunting Sahrul Gunawan Lho!

Next Post

Soal Jalan Buloh Sema Rp19 Miliar Rusak Usai Dibangun, Fraksi PA: Jangan-jangan Ada Kongkalikong

Next Post

Soal Jalan Buloh Sema Rp19 Miliar Rusak Usai Dibangun, Fraksi PA: Jangan-jangan Ada Kongkalikong

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dana Desa Dipangkas, HBDC Ingatkan Warisan Kebijakan Era Mantan Kombatan GAM

Dana Desa Dipangkas, HBDC Ingatkan Warisan Kebijakan Era Mantan Kombatan GAM

12/02/2026
Jelang Ramadhan 1447 H, OSIS SMAN 1 Simeulue Barat Laksanakan Baksos

Jelang Ramadhan 1447 H, OSIS SMAN 1 Simeulue Barat Laksanakan Baksos

12/02/2026
UNIMAL Adakan Sosialisasi Masuk Perguruan Tinggi di MA Ruhul Qur’ani Meulaboh

UNIMAL Adakan Sosialisasi Masuk Perguruan Tinggi di MA Ruhul Qur’ani Meulaboh

12/02/2026
Krak, Desa Terdampak Bencana Aceh Dapat Rp50 Juta untuk Meugang

Pemkab Pijay Terima Rp4,9 Miliar Bantuan Presiden untuk Meugang Korban Terdampak Bencana

12/02/2026
Warga Temukan Mayat Mengapung di Kreung Babahrot

Warga Temukan Mayat Mengapung di Kreung Babahrot

12/02/2026

Terpopuler

Wabup Pijay Mundur dari Satgas Bencana Alam, Ada Apa?

Wabup Pijay Mundur dari Satgas Bencana Alam, Ada Apa?

11/02/2026

Lubang Raksasa di Aceh Tengah Terus Meluas Akibat Hujan

Pengurus KONI Abdya Dilantik, Zulkarnaini Sebagai Ketua Umum

Isu Nikah Pejabat Aceh Mengemuka, Muadi Buloh: Jangan Alihkan Fokus dari Akuntabilitas Publik

Hilal di Bawah Ufuk, Kemenag Aceh Perkirakan Ramadan Jatuh pada 19 Februari 2026

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com