Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

ISPS: Quo Vadis Rencana Investasi Aceh

redaksi by redaksi
20/02/2020
in Nasional
0
ISPS: Quo Vadis Rencana Investasi Aceh
BANDA ACEH – Institute for Strategic and Policy Studies (ISPS) yang berkantor di Jakarta, bekerjasama dengan Aceh Bisnis Club (ABC) Jakarta, dan Donya Ekonomi Aceh (DEA), akan menggelar diskusi publik *Academic Series Discussion* tentang Quo Vadis Rencana Investasi Aceh dalam Perspektif Kebijakan Publik dan Etika Publik, pada Minggu (23/2) bertempat di Donya Kupi, Lamdingin, Banda Aceh.
Hadir sebagai pembicara dalam seri diskusi akademis itu adalah director of Bait al  Amanah Malaysia, Professor Abdul Razak Ahmad, Mantan Anggota DPR RI, Dr Teuku Taufiqhadi, diaspora Aceh Jakarta dan alumnus Universitas Leeds UK, Dr Fahmi Abduh, yang dipandu oleh direktur Bandar Publishing, Dr Mukhlisuddin Ilyas.
Abdul Razak Ahmad saat ini adalah sebagai Direktur Bait al Amanah sebuah lembaga Think Tank berbasis di Kuala Lumpur, Malaysia. Sebelumnya beliau pernah bekerja di Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia, University Pertahanan Malaysia, Staf ahli Menteri Besar Johor dan beberapa jabatan penting lainnya. Prof Razak akan membahas isu terkait dengan perkembangan Investasi dan situasi Politik di ASEAN dan beberapa keberhasilan program terkait implementasi pendekatan dalam perumusan strategi e.g. Strategi Pembangunan KEK di Kawasan Iskandar Johor, yang dapat menjadi best practice dalam pengembangan beberapa lokasi Rencana Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus di Aceh.
Taufiqulhadi adalah salah seorang Putra Aceh yang berkarir sebagai Politisi. Beliau pernah menjadi anggota DPR RI periode DPR RI 2014-2019 dan menyelesaikan studi Doktornya di Universitas Padjajaran Bandung pada tahun 2019 lalu. Pada sesi diskusi publik kali ini, Dr. Taufiqulhadi akan memberikan sharing pandangan dalam melihat isu potensi Aceh dari kacamata Jakarta dan isu Politik Nasional. Momentum Khanduri kebangsaan di Bireuen tentu harus disikapi dengan baik untuk kemudian dijadikan titik awal untuk mengakselerasi proses pembangunan di Aceh, khususnya terkait isu investasi di Aceh utk melepaskan ketergantungan pertumbuhan ekonomi dari hanya Anggaran Pemerintah (APBA).
Pemateri ketiga Fahmi Abduh. Fahmi adalah putra Aceh lulusan University of Leeds yang saat ini bekerja di Jakarta. Fahmi akan memberikan sharing pandangan terkait dengan bagaimana Rencana Tata Ruang Aceh dapat digunakan sebagai dasar untuk mendorong investasi dalam koridor pembangunan yang berkelanjutan di Aceh.
“Kita akan terus melihat Aceh dan Indonesia dengan kacamata akademis, selain melalui kajian dan policy paper, juga melalui diskusi publik, yang tujuannya untuk semakin menstimulus publik sehingga terwujudnya pembangunan berbasis kesejahteraan” Ujar Manager ISPS, Teuku Raja Muda Bentara.
Menurut Muda, yang baru menyelesaikan magister di Universitas Pertahanan menyebutkan bahwa peluang investasi di Aceh harus dilihat sebagai salah satu strategi memajukan Aceh mengurangi kemiskinan, dan juga sebagai exit strategy atas ketergantungan akut terhadap APBD dan Dana Otsus.[]
Previous Post

Plt Gubernur Tolak Berikan Dokumen Anggaran SKPA Kepada DPRA

Next Post

[Update] Corona Covid-19: 2.122 Meninggal, 75.669 Terinfeksi

Next Post
Wabah Corona Covid-19: 1.371 Orang Meninggal, 60.420 Terinfeksi

[Update] Corona Covid-19: 2.122 Meninggal, 75.669 Terinfeksi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

8.000 Peserta Bakal Ramaikan HUT RI Pidie Jaya, Kesiapan Pemkab Diuji

8.000 Peserta Bakal Ramaikan HUT RI Pidie Jaya, Kesiapan Pemkab Diuji

11/08/2026
Dua Kali Diperiksa Polda, Wabup Pidie Jaya Pilih Jalan Damai: Delapan Saksi Sudah Dipanggil

Dua Kali Diperiksa Polda, Wabup Pidie Jaya Pilih Jalan Damai: Delapan Saksi Sudah Dipanggil

11/08/2026
Didukung 21 DPC, Sayuti Abubakar Resmi Maju Rebut Kursi Ketua Demokrat Aceh

Didukung 21 DPC, Sayuti Abubakar Resmi Maju Rebut Kursi Ketua Demokrat Aceh

11/08/2026
Air Mata Haru Jatuh Tak Terbendung: Barlian dan Salami Siap Tempati Rumah Layak Huni

Air Mata Haru Jatuh Tak Terbendung: Barlian dan Salami Siap Tempati Rumah Layak Huni

11/08/2026
Krak, Polda Aceh Tangkap Keuchik Tersangka Peredaran Narkoba 50.000 Butir Pil Ekstasi

Polda Aceh Buru Pemasok Pil Etomidate ‘Zombie’ di Bireueen

11/08/2026

Terpopuler

Ohku, Pertambangan Emas Di Tangse Digerebek, Operator Jadi Tersangka: Siapa Dibalik Alat Berat?

Ohku, Pertambangan Emas Di Tangse Digerebek, Operator Jadi Tersangka: Siapa Dibalik Alat Berat?

10/08/2026

ISPS: Quo Vadis Rencana Investasi Aceh

Di Balik Semarak HUT RI ke-81 Pidie Jaya, Ada Anggaran Rp905 Juta

Dua Kali Diperiksa Polda, Wabup Pidie Jaya Pilih Jalan Damai: Delapan Saksi Sudah Dipanggil

YEL Semarakkan Kegiatan Hari Konservasi Alam Nasional dan Orangutan Sedunia di Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com