Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Cerbung

Wasiet (26)

Admin1 by Admin1
21/02/2020
in Cerbung
0
Wasiet (24)

MUKHLIS tak dapat menahan tawanya. Demikian juga dengan Syuhada. Mereka berdua hampir saja kencing dalam celana.

Sementara Dedi pucat basi. Ia menyesal memanggil kedua teman se-angkatannya itu dan memperlihatkan hadiah dari gadis yang diam-diam dicintainya selama ini. Dedi bermaksud membanggakan diri kalau ia ternyata mampu menaklukan hati gadis muslimah asal Aceh itu.

Dedi mengajak kedua sahabatnya itu untuk membuka kado tersebut bersama-sama agar keduanya iri kepada dirinya.

Namun siapa sangka, isinya adalah, “Buku Tatacara Salat, Wudhu dan Azan.”

Ia kini menyesal. Kedua pria itu justru menertawakannya.

“Berarti selama dua hari ini, dia lihat kamu tak bisa salat, wudhu dan azan dengan benar,” ujar Mukhlis sambil tertawa lepas.

“Waduh, kami aja gak tahu kamu tak bisa salat dengan benar. Ini hadiah paling special,” kata Syuhada lagi.

Sementara Dedi tertunduk lesu. Hadiah dari sang gadis benar-benar membuatnya shock. Paling parah, selama dua hari pula, sang gadis ternyata mengamatinya diam-diam dan mungkin tertawa melihat kesalahan di lokasi wudhu dan tragedi azan.

Memikirkan hal tadi, kepala Dedi tiba-tiba pening. Ia benar-benar malu dan seolah-olah dunia runtuh.

“Tak ada harapan untuk mendekatinya,” gumam dia dalam hati.

“Aku gagal merebut perhatiannya kalau sudah begini.”

Dedi kembali memandangi buku tadi dengan lesu. Ia ingin menyobek buku hadiah tersebut, tapi di sisi lain, buku tadi merupakan pemberian dari gadis yang ditaksirnya selama ini. Gadis itu special di matanya selama ini. Dari semua wanita yang pernah dikenalnya, hanya gadis itu yang benar-benar ingin dia nikahi dan menjadi ibu dari anak-anaknya di masa depan.

Dedi sadar bahwa targetnya tersebut terlalu tinggi. Ia mendambakan wanita muslimah tapi di sisi lain, ia justru tak bisa salat dan wudhu dengan benar.

Belum lagi kalau wanita tadi sangat cantik serta kelahiran Aceh. Benar-benar menantu idaman setiap orangtua.

Melihat kegelisahan Dedi, Mukhlis dan Syuhada diam-diam merasa iba. Mereka iba dengan Dedi yang terlihat shock berat.

“Cari gadis lain aja, komandan. Ini terlalu berat denganmu,” ujar Mukhlis.

“Iya kasih ke aku saja, Ded. Siapa tahu jodoh,” kata Syuhada menimpali. Mukhlis melotot ke Syuhada. Ia memberi isyarat agar Syuhada tak lagi menggoda Dedi. Keduanya tahu jika sahabatnya itu sedang shock berat.

Mukhlis mengambil buku hadiah tadi. Ia membuka halaman depan dan tiba-tiba melihat sesuatu di sana.

“Ada tulisannya komandan,” seru dia.

“Jangan takut untuk belajar. Jadilah lebih baik. Tertanda Nurul.”

Ketiganya kemudian terdiam. Dedi tersenyum dan buru-buru mengambil buku tadi. Ternyata memang benar ada tulisan di sana seperti yang dibacakan oleh Mukhlis.

Dedi tersenyum. Di sana ternyata juga tertera nomor handphone.

“Ini pasti nomor handphone dari gadis itu,” gumam Dedi.

Kini ia tak lagi peduli dengan sindiran Mukhlis dan Syuhada. Ia mulai memahami tujuan sang gadis memberikannya hadiah buku tadi.

“Jadi kayaknya komandan mewariskan gen Aceh,” ujar Mukhlis tiba-tiba. Syuhada tersenyum.

“Kalau sudah begini Ded, kau harus giat belajar,” kata Syuhada lagi dengan mimic wajah serius.

Dedi mengamatinya dalam-dalam. “Maksudnya?” tanya dia.

Syuhada tersenyum penuh makna. Demikian juga dengan Mukhlis.

“Dia tak mungkin pacaran. Kalau mau lebih dekat, ya lamar ke ibunya,” ujar Syuhada kemudian.

[Bersambung]

Tags: wasiet
Previous Post

Temuan Ilmuwan Muslim Ini Dipakai Umat Manusia hingga Sekarang

Next Post

Pemerintah Diminta Buat MoU dengan Negara Tetangga Soal Nelayan Terdampar

Next Post
Ismu Kamalaka, Penyanyi Milenial Aceh Nakhodai Partai Gelora Kuta Malaka

Pemerintah Diminta Buat MoU dengan Negara Tetangga Soal Nelayan Terdampar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Omen, Puluhan Sekolah di Aceh Masih Belajar di Tenda Darurat

Omen, Puluhan Sekolah di Aceh Masih Belajar di Tenda Darurat

06/06/2026
Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

06/06/2026
Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026
CKG di Sarah Mane Temukan Dominasi PTM, Dinkes Pidie Jaya Soroti Krisis Air Bersih

CKG di Sarah Mane Temukan Dominasi PTM, Dinkes Pidie Jaya Soroti Krisis Air Bersih

06/06/2026
Pemko Bongkar Sejumlah Bangunan di Atas Saluran Air di Rukoh

Pemko Bongkar Sejumlah Bangunan di Atas Saluran Air di Rukoh

06/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

Wasiet (26)

Setelah “Poh Bandet”, Bang Gaes Rilis Lagu “Gas Beracun”, Suarakan Pencemaran Udara

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com