Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Pelaksanaan PORA 2022 di Pidie Terancam Gagal

Admin1 by Admin1
27/02/2020
in Nanggroe
0

SIGLI – Anggota DPRK Pidie menggelar Rapat Kerja ( Raker ) tentang Progres pelaksanaan PORA 2022 di Pidie.dengan eksekutif, Rabu 26 Februari 2020.

Jajaran eksekutif diwakili oleh Sekda, Kadis Perkim, Kadis PUPR, Kadisbudpora, Banppeda dan Dinas Keuangan.

Rapat kerja ini dilakukan di ruang musyawarah DPRK Pidie. Raker ini dipimpin langsung oleh ketua DPRK Pidie Mahfuddin Ismail, dan di ikuti oleh Wakil Ketua 1 Fadli A.Hamid, pimpinan serta anggota Komisi 4 DPRK Pidie.

Rakor ini bertujuan melihat sejauh mana Progres / kesiapan Pemkab Pidie dalam rangka penyelenggaraan PORA 2022 yang hanya tinggal 2 tahun lagi.

“Ada kekhawatiran dari kami terhadap  kesuksesan pelaksanaan PORA nantinya, mengingat belum ada tanda – tanda aktivitas dari penyelenggarana PORA itu sendiri,” kata Ketua DPRK Pidie, Mahfuddin Ismail.

Menurutnya, hal ini terjawab dalam Raker tersebut bahwa proses perencanaan memang terlambat, termasuk yang sangat urgent dan mendesak adalah penetapan dan pembebasan lahan untuk lokasi pusat penyelenggaraan PORA yaitu Sport Center masih stagnan alias belum adanya kejelasan penetapan lahan yang nantinya akan dilakukan pembebasan lahan dimaksud.

“Tetapi eksekutif berjanji sampai akhir April, persoalan pembebasan tanah yg bekerja sama nanti dengan Tim dari Kantor Jasa Penilaian Publik ( KJPP ) akan tuntas akhir April, kerjasama dengan mereka ( KJPP-red ) mungkin menghabiskan waktu 2 bulan.”

“Artinya kemungkinan besar bila dipacu dari sekarang pembebasan lahan tuntas di akhir April 2020. Kami terus meminta komitmen Pemkab untuk seirus mengurusi masalah PORA agar berjalan sukses, jangan sampai malu daerah kita,” kata politisi muda Partai Aceh ini lagi.

Adapun hal lainnya yang disampikan dalam Raker tersebut, katanya, Pemkab harus memperhatikan juga di pembinaan atlit untuk meraih prestasi dengan memberikan perhatian pengalokasian dana yang cukup untuk pembinaan atlit kepada KONI Pidie untuk membina atlet dengan baik.

“Kami mengharapkan penyelenggaraan PORA berhasil dua-duanya, baik di sarana prasarana maupun prestasi atlit yang membanggakan. Bila mungkin kita harus menjadi juara umum nantinya.”

DPRK Pidie juga menekankan dalam Raker ini untuk penetapan lokasi PORA tidak menyalahi RTRW Pidie, karena akan berakibat hukum di kemudian hari.

“Kemudian kami mengharapkan pemilihan lokasi Sport Center di Kecamatan Kota Sigli mengingat penting penataan estetika Kota Sigli sebagai pusat ibukota Kab. Pidie. Juga pertimbangan untuk pemamfaatan jangka panjang sarana dan prasarana pora setelah penyelnggaraan pora jangan sampai Sport Center dan venue lainnya terbengkalai, kiranya Pidie nantinya menjadi kota wisata yang bisa menarik warga lainnya berkunjung ke Pidie.”

 

Tags: dprk pidiemahfuddin ismail
Previous Post

Ghazali Abbas Sorot Kisruh AKD DPR Aceh dan APBA

Next Post

Museum Nabi Muhammad Terbesar Segera Dibangun di Ancol

Next Post
Museum Nabi Muhammad Terbesar Segera Dibangun di Ancol

Museum Nabi Muhammad Terbesar Segera Dibangun di Ancol

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ohku, Aceh Tengah dan Gayo Lues Diterjang Banjir Longsor

Ohku, Aceh Tengah dan Gayo Lues Diterjang Banjir Longsor

20/04/2026
Direktur MUQ Aceh Selatan Bangun Kerjasama dengan Komisioner Baitul Mal Aceh

Direktur MUQ Aceh Selatan Bangun Kerjasama dengan Komisioner Baitul Mal Aceh

20/04/2026
Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

20/04/2026
Kapolres Abdya Cek SPPG Yayasan Keumala Bhayangkari

Kapolres Abdya Cek SPPG Yayasan Keumala Bhayangkari

20/04/2026
Layanan Poliklinik RSUD Aceh Besar Ditutup Akibat Mogok Dokter

Layanan Poliklinik RSUD Aceh Besar Ditutup Akibat Mogok Dokter

20/04/2026

Terpopuler

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

20/04/2026

Pelaksanaan PORA 2022 di Pidie Terancam Gagal

BGN Perkuat SPPG Pidie: Profesionalitas Dijaga, Hoaks Dilawan, UMKM Didorong

Pesona Bawah Laut Karang Cina Putri Abdya: Surga Tersembunyi yang Siap Dongkrak Wisata Bahari Aceh Barat Daya

Buka Usai Subuh Hingga Tengah Malam, GNI Kupi Jadi Tempat Nongkrong Asyik di Blangpidie

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com