Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Konjen Turki: Banda Aceh Banyak Kemajuan Usai Tsunami

Admin1 by Admin1
14/03/2020
in Nanggroe
0
Konjen Turki: Banda Aceh Banyak Kemajuan Usai Tsunami

Banda Aceh – Konsulat Jenderal (Konjen) Kehormatan Republik Turki Rahmat Shah bertandang ke Pendopo Wali Kota Banda Aceh di kawasan Blang Padang, Jumat siang, 13 Maret 2020. Kedatangan pengusaha nasional yang juga seorang diplomat itu untuk bersilaturahmi dengan Wali Kota Aminullah Usman.

Kepada Aminullah, Rahmat Shah mengaku kagum melihat perkembangan Banda Aceh yang begitu pesat. “Dibandingkan masa-masa pasca tsunami sudah jauh berubah kotanya. Apalagi dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhannya luar biasa,” katanya.

Menurut mantan anggota DPR-RI itu, Ibu Kota Provinsi Aceh kini sangat indah, aman, dan ramai. “Banda Aceh banyak kemajuan. Kotanya tertata rapi, bersih, dan sudah banyak restoran dan hotel yang bagus. Mudah-mudahan Banda Aceh terus maju dan tak tertinggal dari kota lain di Indonesia maupun dunia.”

“Insyaallah Banda Aceh bisa menjadi destinasi favorit wisatawan dari berbagai negara karena punya banyak kelebihan yang tak dimiliki kota lain. Kami dari Konsulat Turki siap mendukung Banda Aceh,” kata Rahmat yang sebelumnya juga telah bertemu dengan Plt Gubernur Aceh dan sejumlah pejabat lainnya.

Untuk menambah objek wisata di Banda Aceh, ia pun menawarkan untuk membangun sebuah kebun binatang. “Peran dan fungsi kebun binatang sangat mendidik bagi anak-anak kita dibanding gadget misalnya. Saya siap men-support penuh jika Pak Wali berminat,” ujar pria ramah pendiri dan pimpinan Rahmat International Wildlife Museum & Gallery, Medan tersebut.

Pada kesempatan itu, ia turut menyerahkan sebuah buku berjudul “50 Tahun Rahmat Shah. Perjuangan-Pengabdian-Pemikiran” kepada wali kota. “Buku ini contoh nyata seorang anak dari pinggi Sungai Bahbolo, Sumatera Utara, bisa menjadi seperti sekarang ini,” katanya.

“Semoga buku ini mempunyai arti dan bermanfaat dalam usaha kita membangun bangsa dan menyejahterakan masyarakat Indonesia,” katanya lagi.

Sementara Aminullah yang menyambut hangat tamunya, mengungkapkan kedatangan di Banda Aceh Rahmat Shah menjadi kebanggaan dan kehormatan bagi pihaknya. “Kehadiran bapak memotivasi kami untuk bekerja lebih gigih dalam memajukan Banda Aceh, terutama lewat sektor pariwisata.”

Ia pun menyampaikan terima kasih atas dukungan dari masyarakat Turki selama ini sehingga Banda Aceh bisa bangkit pasca bencana. “Kami sangat berterimakasih kepada Turki yang sangat konsisten membantu kami mulai dari pasca tsunami hingga sekarang,” ujarnya.

Hal lainnya, wali kota juga mengungkapkan cita-cita besarnya untuk membangun sebuah tempat pusat kegiatan keagamaan di Banda Aceh. “Namanya Nurul Arafah Islamic Center (NAIC) -sebuah tempat ibadah dan juga wisata islami di pinggir Samudera Hindia di Ulee Lheue. Mohon bantuan bapak jikalau ada kolega atau investor yang berminat,” katanya.

Aminullah yang merasa memiliki banyak kesamaan dengan pria kelahiran 1950 itu, juga menyambut baik tawaran pembangunan kebun binatang di Banda Aceh. “Tentu itu akan mengundang lebih banyak wisatawan. Untuk tahap awal mungkin kita bisa mendatangkan beberapa koleksi satwa yang bapak punya di Medan pada pergelaran event di kota kami,” katanya.

Tags: banda aceh
Previous Post

Lawan Persik Kediri, Persiraja Dinilai Mampu Jaga Marwah Aceh

Next Post

Mr. M Dipanggil Polda Aceh Terkait Dugaan Pencucian Uang

Next Post
Misteri Pengusaha ‘M’ dan Kredit 108 Miliar

Mr. M Dipanggil Polda Aceh Terkait Dugaan Pencucian Uang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

ForPAS : IUP MMS Bukan Cek Kosong, KPK Diminta Telusuri Kemungkinan Dugaan Gratifikasi dalam Perizinan

ForPAS : IUP MMS Bukan Cek Kosong, KPK Diminta Telusuri Kemungkinan Dugaan Gratifikasi dalam Perizinan

08/08/2026
Krak, Rp4,1 Triliun BOS Madrasah & BOP RA Tahap II Segera Cair

Krak, Rp4,1 Triliun BOS Madrasah & BOP RA Tahap II Segera Cair

08/08/2026
KKN USK Kelompok 11 Gelar Fashion Show Busana Muslim

KKN USK Kelompok 11 Gelar Fashion Show Busana Muslim

08/08/2026
Bukan hanya Perkuat Aqidah, Baitul Mal Abdya juga Perkuat Ekonomi 63 Mualaf Lewat Pelatihan Kewirausahaan

Bukan hanya Perkuat Aqidah, Baitul Mal Abdya juga Perkuat Ekonomi 63 Mualaf Lewat Pelatihan Kewirausahaan

08/08/2026
Kejar Target! Satgas TMMD Aceh Selatan Tancap Gas Cor Box Culvert

Kejar Target! Satgas TMMD Aceh Selatan Tancap Gas Cor Box Culvert

08/08/2026

Terpopuler

Baju Khas Pidie Resmi Bersertifikat, Ikhtiar Menjaga Identitas Budaya dari Klaim dan Kepunahan

Baju Khas Pidie Resmi Bersertifikat, Ikhtiar Menjaga Identitas Budaya dari Klaim dan Kepunahan

06/08/2026

Konjen Turki: Banda Aceh Banyak Kemajuan Usai Tsunami

569 Peserta Ikuti PD-PKPNU Pidie Jaya, NU Tekankan Kader Berideologi dan Berdampak

Jelang Hari Damai Aceh, Kapolres Pidie Gandeng HUDA Perkuat Persatuan dan Stabilitas Daerah

KPK Ditantang Bongkar Tiga “Sarang Korupsi” di Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com