Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

KMPAN: Jangan Diskriminasi ODP yang Pulang dari Perantauan

Atjeh Watch by Atjeh Watch
08/04/2020
in Nanggroe
0
KMPAN: Jangan Diskriminasi ODP yang Pulang dari Perantauan

Kepala Departement Jaringan Antarlembaga KMPAN, Shafira Maulizar

BANDA ACEH – Komite Mahasiswa Dan Pemuda Aceh Nusantara (KMPAN) menilai beberapa kasus respon masyarakat Aceh terhadap putra-putri Aceh yang pulang dari perantauan terlihat sangat memprihatinkan.

“Mereka menyebutnya waspada dan ikhtiar. Namun yang terlihat adalah ketakutan yang akut. Mereka yang berstatus ODP dianggap sebagai raga yang penuh dengan kontaminasi virus dan siap menyebarkan ke seluruh wilayah Aceh,” ujar Kepala Departement Jaringan Antarlembaga KMPAN, Shafira Maulizar, Rabu (8/4)

Menurutnya, sebagian daerah dengan tegas tidak menerima warganya yang pulang dari perantauan untuk melakukan isolasi diri bahkan di rumahnya sendiri, diminta untuk melakukan isolasi diri di luar wilayah desanya. Kalau ada rumah lain yang bisa digunakan, kalau tidak? Kemana mereka harus pulang? Belum lagi masyarakat yang bergerombolan datang ke rumah yang diketahui ada orang yang baru pulang dari perantauan, secara paksa menyuruh orang tersebut untuk melakukan pemeriksaan di pelayanan kesehatan terdekat.

“Pada dasarnya mereka sangat mengerti kekhawatiran dan itikat baik dari warga sekitar. Sungguh disayangkan cara yang digunakan tidak menunjukkan bahwa Aceh memiliki kerukunan antar sesama masyarakat yang kental. Belum lagi perbedaan perlakuan yang didapatkan,” Kata Shafira.

Untuk itu, katanya, jika perantauan yang pulang adalah anak dari orang terpandang diwilayah tersebut akan diperlakukan dengan baik, bahkan pihak kesehatan desa yang datang mengunjungi ke rumah untuk melakukan pemeriksaan. Tapi jika yang pulang dari perantauan adalah anak orang biasa, tidak diperlakukan sebaik itu. Apakah ini sudah menjadi salah satu budaya baru di Aceh? Bersikap dan memperlakukan orang sesuai dengan tingkat sosialnya?

“Padahal, ODP adalah orang yang belum bisa dipastikan terinfeksi corona atau tidak, atau orang tersebut baru saja bepergian dari zona merah virus corona. Mereka yang pulang dari perantauan bukan tidak mempertimbangkan apapun sebelumnya. Di perantauan semua universitas sudah melakukan pembelajaran dengan sistem online hingga awal juni. Semua perusahaan tempat mereka bekerja melakukan cuti lockdown, lantas bagaimana mereka dapat membiayai hidup mereka di perantauan jika bukan pilihan pulang ke kampung halaman yang diambil?” tanya Shafira.

“Jangan sampai pulang ke kampung halaman yang dulunya berharap suasana kekeluargaan namun kini yang didapat tak lain seperti pulang ke tempat asing yang bukan rumah mereka. Sebagai anak rantauan, kami berharap jangan ada tindakan diskriminatif terhadap perantau yang saat ini berstatus ODP. Disaat yang seperti ini rasa kemanusiaanlah yang dapat menyelamatkan kita semua,” pungkas Kepala Departement Jaringan Antarlembaga KMPAN.

Tags: KMPAN
Previous Post

Cerita Pemuda Aceh Isolasi Diri di Hutan Setiba dari Jakarta

Next Post

Benarkah Virus Corona Dibuat di Lab Milik George Soros di Wuhan?

Next Post
Kasus Corona di Seluruh Dunia Tembus Angka Satu Juta

Benarkah Virus Corona Dibuat di Lab Milik George Soros di Wuhan?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

ForPAS : IUP MMS Bukan Cek Kosong, KPK Diminta Telusuri Kemungkinan Dugaan Gratifikasi dalam Perizinan

ForPAS : IUP MMS Bukan Cek Kosong, KPK Diminta Telusuri Kemungkinan Dugaan Gratifikasi dalam Perizinan

08/08/2026
Krak, Rp4,1 Triliun BOS Madrasah & BOP RA Tahap II Segera Cair

Krak, Rp4,1 Triliun BOS Madrasah & BOP RA Tahap II Segera Cair

08/08/2026
KKN USK Kelompok 11 Gelar Fashion Show Busana Muslim

KKN USK Kelompok 11 Gelar Fashion Show Busana Muslim

08/08/2026
Bukan hanya Perkuat Aqidah, Baitul Mal Abdya juga Perkuat Ekonomi 63 Mualaf Lewat Pelatihan Kewirausahaan

Bukan hanya Perkuat Aqidah, Baitul Mal Abdya juga Perkuat Ekonomi 63 Mualaf Lewat Pelatihan Kewirausahaan

08/08/2026
Kejar Target! Satgas TMMD Aceh Selatan Tancap Gas Cor Box Culvert

Kejar Target! Satgas TMMD Aceh Selatan Tancap Gas Cor Box Culvert

08/08/2026

Terpopuler

Baju Khas Pidie Resmi Bersertifikat, Ikhtiar Menjaga Identitas Budaya dari Klaim dan Kepunahan

Baju Khas Pidie Resmi Bersertifikat, Ikhtiar Menjaga Identitas Budaya dari Klaim dan Kepunahan

06/08/2026

KMPAN: Jangan Diskriminasi ODP yang Pulang dari Perantauan

569 Peserta Ikuti PD-PKPNU Pidie Jaya, NU Tekankan Kader Berideologi dan Berdampak

Jelang Hari Damai Aceh, Kapolres Pidie Gandeng HUDA Perkuat Persatuan dan Stabilitas Daerah

KPK Ditantang Bongkar Tiga “Sarang Korupsi” di Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com