Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Pemerintah Aceh Dinilai Salah Kaprah Pakai Kata “Bantuan” Tangani Terdampak Covid-19

Admin1 by Admin1
10/04/2020
in Nanggroe
0
Terkait Lahan Untuk Eks Kombatan, Pengamat Sebut Perlu Regulasi

BANDA ACEH – Pengamat ekonomi dan politik Universitas Muhammadyah (Umuha) Banda Aceh Dr. Taufik Abdul Rahim mengatakan, kata-kata bantuan yang kerap dipakai pemerintah Aceh dalam penanganan pencegahan Covid-19 kesannya seolah-olah memakai dana pribadi atau dana Capital Socials Responsive (CSR).

“Padahal itu menggunakan anggaran belanja publik dari APBA 2020 yang dipruntukan untuk pencegahan dan penanganan Covid-19,” kata Dr Taufik lewat rilisnya, Jum’at (10/4).

Taufik menilai kata-kata “bantuan” yang kerap dipakai pemerintah Aceh menjadi salah kaprah dan kebablasan.

“Termasuk penyaluran bantuan sembako Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial Aceh untuk masyarakat miskin, itu sudah salah kaprah ketika menyebut “bantuan” untuk rakyat,” ujar Taufik.

Dijelaskannya, saat ini sebahagian anggaran belanja, Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) 2020 dialihkan untuk mengatasi dampak Covid-19 seperti pemberian kebutuhan kepada rakyat, melakukan promosi melalui slayer, banner dan baliho, serta pembagian masker kepada sebahagian masyarakat yang terus-menerus diekpose, itu sudah salah.

“Yang menjadi salah kaprah dan kebablasan adalah, pernyataan bantuan pemerintah. Kata-kata bantuan ditonjolkan,” ujarnya.

Taufik mencontohkan di perkantoran ataupun Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA) promosi dalam bentuk banner, baliho dan slayer di media cetak, media sosial dan lain-lain, pesan-pesannya lebih kecil dibanding tampilan gambar orangnya.

Padahal, katanya, beban biaya dari Dinas/SKPA yang bersumber dari pengalihan program anggaran APBA 2020 tadi.

“Ini terkesan memanfaatkan kondisi wabah virus corona (Covid-19) untuk pencitraan dan menjadikan diri seperti “Robbin Hood”,” ujar Taufik.

Untuk itu, Taufik meminta kepada pemerintah Aceh agar lebih jujur dalam penggunaan diksi, tidak memanfaatkan musibah dengan salah kaprah dan berlebihan.

“Hari ini diperlukan orang yang ikhlas dan jujur mengambil serta menggunakan kebijakan yang rasional dan logis ditengah keresahan masyarakat yang tidak jelas kehidupan ekonominya,” Katanya.[]

Previous Post

AS Sumbang Rp36 M untuk Penanganan Corona di Indonesia

Next Post

Wasiet (73)

Next Post

Wasiet (73)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Muhammad Zubir Resmi Pimpin Diskominfotik Banda Aceh

Muhammad Zubir Resmi Pimpin Diskominfotik Banda Aceh

20/04/2026
Pansus DPRK Aceh Besar Dalami LKPJ Bupati 2025

Pansus DPRK Aceh Besar Dalami LKPJ Bupati 2025

20/04/2026
Ohku, Aceh Tengah dan Gayo Lues Diterjang Banjir Longsor

Ohku, Aceh Tengah dan Gayo Lues Diterjang Banjir Longsor

20/04/2026
Direktur MUQ Aceh Selatan Bangun Kerjasama dengan Komisioner Baitul Mal Aceh

Direktur MUQ Aceh Selatan Bangun Kerjasama dengan Komisioner Baitul Mal Aceh

20/04/2026
Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

20/04/2026

Terpopuler

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

20/04/2026

Pemerintah Aceh Dinilai Salah Kaprah Pakai Kata “Bantuan” Tangani Terdampak Covid-19

BGN Perkuat SPPG Pidie: Profesionalitas Dijaga, Hoaks Dilawan, UMKM Didorong

Pesona Bawah Laut Karang Cina Putri Abdya: Surga Tersembunyi yang Siap Dongkrak Wisata Bahari Aceh Barat Daya

Buka Usai Subuh Hingga Tengah Malam, GNI Kupi Jadi Tempat Nongkrong Asyik di Blangpidie

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com