Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Eumpang Breuh Bantuan Corona APBA Rp 1,2 M Harus Diusut Tuntas

Admin1 by Admin1
21/04/2020
in Nanggroe
0
Uang untuk Diberikan ke Masyarakat di APBA 2020 Rp103 Miliar

Ilustrasi

BANDA ACEH – Dana bencana memang empuk dan rawan dikorup. Alasan mendesak dan harus segera dalam penanganan bencana terkadang dimanfaatkan oleh oknum pejabat dalam mencari keuntungan pribadi dan kelompok.

“Semua paham, dana bantuan bencana itu paling rentan dikorupsi. Aneka alasan akan dibuat, bahkan terkadang ada yang berani melakukan hal-hal fiktif atau volume tidak tercapai,” kata Usman Lamreung, akademisi Universitas Abulyatama Aceh Besar, kepada media, Selasa 21 April 2020.

“Kita tidak ingin dalam pengadaan dan penyaluran sembako covid-19 oleh Dinas Sosial Aceh untuk masyarakat yang terdampak corona terjadi penyelewengan, korupsi dan pemborosan,” ujar mantan pekerja kemanusiaan di BRR Aceh – Nias itu.

Baru-baru ini, kata Usman,  kita dikejutkan oleh pemberitaan salah satu media terkait pembagian 60.000 paket sembako untuk masyarakat Aceh melalui program Jaring Pengaman Sosial Covid-19, menghabiskan anggaran 14 Miliar Rupiah.

“Pengadaan goody bag atau eumpang baluem yang disablon dengan logo Pemerintah Aceh menyerap anggaran sebesar Rp 1.200.000.000, untuk 60.000 unit goody bag atau empang balum. Harga per unit Rp 20.000,” sebut dia.

“Ini kan gila. Gak masuk akal, habis anggaran sampai Rp 1,2 miliar hanya untuk kantong beras. Ini harus didalami, bila perlu diusut tuntas oleh pihak terkait,” kata Usman.

“Patut dicurigai ada permainan antara pejabat terkait dengan rekanan pengadaan beras dan eumpang breuh. Walau dalam keadaan bencana, ini adalah permainan yang kasar, perlu didalami,” desak magister UGM ini.

Menurut Usman, Kepala Dinas Sosial Aceh Al Hudri tak perlu membayar harga kantong beras itu. Sebenarnya harga sablon goni beras sudah termasuk dalam pembelian harga beras.

“Coba datang ke pabrik-pabrik padi besar di Tiro, Pidie, kita tak perlu beli karung beras saat order beras. Harga beras sudah termasuk dengan karungnya,” kata Usman.

“Kalau mau karung dengan desain khusus, tinggal kita negosiasi model saja. Apalagi order dalam jumlah sangat besar. Jadi, kami minta hal ini didalami, apakah sekedar pemborosan atau ada skandal korupsi atau fee di baliknya,” kata dia.  []

Tags: aceh
Previous Post

Lakpesdam NU Digandeng GP Ansor Untuk Distribusi Sembako

Next Post

Sekda Serahkan Buku Panduan Covid 19 ke Kapolda Aceh

Next Post
Sekda Serahkan Buku Panduan Covid 19 ke Kapolda Aceh

Sekda Serahkan Buku Panduan Covid 19 ke Kapolda Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lembaga Wali Nanggroe Serap Aspirasi Penguatan MoU Helsinki di Aceh Jaya

Lembaga Wali Nanggroe Serap Aspirasi Penguatan MoU Helsinki di Aceh Jaya

28/07/2026
Mahasiswa KKN USK Edukasi Anti Bullying dan Pancasiaga di SD Negeri 1 Bandar Baru, Siswa Antusias Ikuti Simulasi

Mahasiswa KKN USK Edukasi Anti Bullying dan Pancasiaga di SD Negeri 1 Bandar Baru, Siswa Antusias Ikuti Simulasi

28/07/2026
Pidie Jaya Bangun Kekuatan Logistik Desa, Armada Fuso Disiapkan Jadi Motor Baru Ekonomi Koperasi

Pidie Jaya Bangun Kekuatan Logistik Desa, Armada Fuso Disiapkan Jadi Motor Baru Ekonomi Koperasi

28/07/2026
Sambut HUT ke-25 Partai, Demokrat Aceh Gelar Donor Darah dan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri.

Sambut HUT ke-25 Partai, Demokrat Aceh Gelar Donor Darah dan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri.

28/07/2026
[Opini] Pengawalan Kepada Pemerintah Harus Produktif, HMI Sigli Jangan Kehilangan Jati Diri

[Opini] Pengawalan Kepada Pemerintah Harus Produktif, HMI Sigli Jangan Kehilangan Jati Diri

28/07/2026

Terpopuler

Uang untuk Diberikan ke Masyarakat di APBA 2020 Rp103 Miliar

Eumpang Breuh Bantuan Corona APBA Rp 1,2 M Harus Diusut Tuntas

21/04/2020

Awali Masa Bakti dengan Berkah, Zikrillah Dipeusijuek Bersama Santunan Anak Yatim Se-Kemukiman Pangwa

Musda Demokrat Aceh Menghangat, Fakta Sejarah Organisasi Sayuti Abubakar Diungkap

Jangan Biarkan HMI Hilang di Pidie, Wabup Alzaizi Serukan Kebangkitan Kader Pengawal Perubahan

FISIP USK dan Fakulti Sastera & Sains Sosial Universiti Malaya Teken MoA, Perkuat Kolaborasi Akademik Bertaraf Internasional

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com