ACEH TIMUR- Iskandar Usman Al-Farlaky, politisi muda yang satu ini nyaris tak peduli hujan dan terik mentari, Senin sore 4 Mei 2020). Dia berkunjung ke Desa Alue Rambong, Peureulak, Aceh Timur.
Di bawah guyuran hujan, usai shalat Ashar, Al-Farlaky serta rombongan, melewati jalan berlumpur dan pematang sawah dengan berjalan kaki untuk menuju ke rumah Nek Aisyah Binti Ibrahim, perempuan berumur 75 tahun yang kini tidak bisa berjalan. Nek Aisyah sangat mengidamkan kursi roda.
Iskandar sudah lama mendapatkan laporan tentang asa Nek Aisyah memperoleh kursi roda. Namun karena kesibukan, baru tadi sore politisi Partai Aceh ini sempat berkunjung ke kediaman Nek Aisyah. Iskandar menyopiri sendiri mobil, ia masuk menembus perbukitan yang di sisi kiri dan kanan dipenuhi pohon durian.
Karena hujan mengguyur, ruas jalan berlumpur, sehingga mobil yang ditumpangi Al-Farlaky harus diparkir di dekat sawah warga. Lalu, Iskandar dan rombongan berjalan kaki dengan menembus jalan berlumpur untuk sampai ke rumah Nek Aisyah.
Al-Farlaky disambut sumringah oleh suami Nenek Aisyah. Pria tua itu memeluk Iskandar Al-Farlaky, sambil mengucapkan kalimat “Meutuah gata neuk,” kalimat yang keluar dari mulut suami Nek Aisyah. Tak menunggu lama, Iskandar kemudian menuju ke kamar Nek Aisyah, untuk menjenguk Nek Aisyah yang terbaring di kasurnya.
“Assalamualakum Nek. Njoe Loen Meujak saweu droe neuh,” ucap Iskandar.
Nek Aisyah lalu membuka matanya sambil menoleh ke wajah Iskandar. Mata Nek Aisyah pun berkaca-kaca. “Loen deungoe nan sagai gata Al-Farlaky. Na diceurita le awak njoe. Jinoe katroeh bak rumoeh kamoe. Trimoeng geunaseh neuk hai,” ujarnya lirih.
Iskandar lalu mengabari Nek Aisyah bahwa ia membawa kursi roda sebagaimana yang diidam-idamkan oleh Nek Aisyah selama ini. Wajahnya pun tersenyum menyimpan rasa bahagia. Iskandar lalu menyiapkan kursi rod, sementara Nek Aisyah digendong anaknya ke atas kursi roda.
Berselang 15 menit kemudian, Iskandar dan rombongan lalu mohon pamit untuk kembali ke rumahnya di Kota Peureulak. “Lakei izin nek beh. Loen gisa ilei. Insya Allah doa sabe keudroe neuh sekeluarga. Neumeulakei cit keu kamoe sehat badan dan selamat iman,” ungkap Al-Farlaky.










