Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional Teknologi

Medan Magnet Bumi Melemah Misterius

Admin1 by Admin1
24/05/2020
in Teknologi
0
Fenomena Hum, Suara Aneh yang Pertama Kali Terjadi pada 1960

BUMI. Foto NASA

Jakarta – Medan magnet di Bumi melemah secara misterius, tepatnya di area yang terbentang antara Amerika Selatan dan Afrika. Ilmuwan menjulukinya sebagai South Atlantic Anomaly.

Fenomena ini menimbulkan masalah, misalnya gangguan pada satelit serta pesawat antariksa. Ilmuwan ESA (European Space Agency) masih menyelidiki misteri itu sekaligus mengingatkan vitalnya medan magnet.

“Medan magnet adalah kekuatan dinamis dan kompleks yang melindungi kita dari radiasi dan partikel-partikel dari Matahari,” sebut ESA yang dikutip detikINET dari 7 News.

Dalam dua abad ke belakang, medan magnet Bumi telah kehilangan 9% dari kekuatannya. Untuk lebih memahami kejadian ini, ilmuwan ESA memanfaatkan bantuan pengamatan dengan satelit.

“South Atlantic Anomaly telah muncul selama lebih dari satu dekade dan pada tahun-tahun belakangan berkembang dengan cepat,” ujar Jurgeb Matzka, ilmuwan di German Research Centre for Geosciences.

“Kita sangat beruntung punya satelit untuk menginvestigasi perkembangan South Atlantic Anomaly. Tantangannya sekarang adalah untuk memahami proses di inti Bumi yang memicu perubahan itu,” imbuhnya.

Menurut ESA, salah satu teori yang mungkin menjelaskan fenomena tersebut adalah medan magnet Bumi akan terbalik di mana Kutub Utara dan Kutub Selatannya bertukar tempat.

Kejadian semacam itu muncul terakhir kali pada 780 ribu tahun silam. Biasanya, peristiwa tersebut berlangsung setiap 250 ribu tahun sekali. Meski demikian, teori itu tidak sepenuhnya diterima para ilmuwan.

Pastinya, melemahnya medan magnet Buni dapat mengganggu sistem satelit dan telekomunikasi. ESA menyatakan South Atlantic Anomaly sudah menimbulkan gangguan di satelit yang mengorbit di Bumi.

Lembaga antariksa itu juga memperingatkan bahwa pesawat antariksa yang terbang di sekitar wilayah bersangkutan punya potensi kena masalah teknis.

Saat ini, ESA terus mengamati anomali tersebut. “Misteri asal muasal South Atlantic Anomaly belum terpecahkan,” sebut ESA.

“Tapi satu hal yang pasti, observasi medan magnet memberikan pandangan baru yang menarik untuk memahami proses yang terjadi di interior Bumi,” pungkas mereka.

Sumber: detik.com

Tags: bumimedan magnet
Previous Post

Pria Asal Tapaktuan Ditangkap Akibat Cetak Uang Palsu di Deli Serdang

Next Post

Ilmuwan: Ada yang Aneh di Virus Corona

Next Post

Ilmuwan: Ada yang Aneh di Virus Corona

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Nora Idah Nita: Rakyat Butuh Kejujuran, Pusat Harus Terima Laporan Apa Adanya

Nora Idah Nita: Rakyat Butuh Kejujuran, Pusat Harus Terima Laporan Apa Adanya

12/12/2025
Laporan Bahlil ke Prabowo: Listrik di Aceh Menyala Malam Ini

Kepemimpinan di Tengah Bencana Aceh, Akademisi USK: Tiga Bupati Lolos Uji Publik

12/12/2025
Krak, Jembatan Darurat Penghubung Nagan Raya-Aceh Tengah Rampung

Krak, Jembatan Darurat Penghubung Nagan Raya-Aceh Tengah Rampung

12/12/2025
Presiden Prabowo Minta Anak Korban Banjir di Aceh Tabah dan Semangat

Presiden Prabowo Minta Anak Korban Banjir di Aceh Tabah dan Semangat

12/12/2025
Aceh Perpanjang Status Darurat Bencana Banjir dan Longsor

Menkes: 41 RS di Aceh Sudah Beroperasi Secara Bertahap

12/12/2025

Terpopuler

Ohku, Pengerukan DAS Krueng Meureudu Diwarnai Pro Kontra Warga

Ohku, Pengerukan DAS Krueng Meureudu Diwarnai Pro Kontra Warga

10/12/2025

Ohku, Relawan ‘Dipatok’ Rp3 Juta Saat Menyeberang di Kuta Blang Bireuen

Viral, Biaya Nyebrang ‘Bantuan’ di Kuta Blang Bireuen Capai Jutaan Rupiah

PGRI Simeulue Kumpulkan Uang 120 Juta Lebih untuk Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera

Disdikbud Pidie Upayakan Percepatan Pemulihan 32 Sekolah Terdampak Banjir

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com