Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

Sekda Aceh Tengah Minta Batasi Mobilitas Warga dari Luar Daerah

Atjeh Watch by Atjeh Watch
29/06/2020
in Lintas Tengah
0
Sekda Aceh Tengah Minta Batasi Mobilitas Warga dari Luar Daerah

Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tengah, Karimansyah

TAKENGON – Dalam dua minggu terakhir, telah terjadi lonjakan kasus positif Covid di Provinsi Aceh, dari 27 orang menjadi 79  orang, yang tercatat hingga Minggu (28/6/2020). Dari jumlah tersebut 2 orang di antaranya meninggal dunia.

Terkait dengan kondisi tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tengah, Karimansyah mengingatkan agar masyarakat di daerahnya membatasi mobilitas warga ke luar daerah, dan memperketat pengawasan masuk warga dari luar daerah, serta menghindari kontak fisik dengan orang yang datang dari zona merah.

Hal tersebut diungkapkan oleh Karimansyah dalam rapat pembahasan regulasi tatanan kenormalan baru (new normal) di Sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Aceh Tengah, Senin (29/6).

“Ancaman sudah di depan mata, kita tidak boleh terlena dengan status zona hijau untuk daerah kita, kasus positif Covid baru di Aceh, semua terkait dengan riwayat perjalanan dari zona merah, untuk itu harus kita berikan pemahaman kepada masyarakat untuk membatasi mobilitas dari dan ke luar daerah,” ujar dia.

Selain itu, memperketat pengawasan kedatangan warga dari zona merah dan menghindari kontak fisik dengan orang dari zona merah atau yang punya riwayat perjalanan dari zona merah. “Begitu juga dengan pengawasan perbatasan, harus semakin diperketat,” ungkap Karimansyah.

Sementara, terkait dengan rencana penerapan new normal di Aceh Tengah, Karimansyah menyatakan perlu sosialisasi awal kepada masyarakat, supaya tidak terjadi salah pemahaman, karena itu beliau meminta agar sosialisasi dilakukan menggunakan istilah-istilah sederhana yang mudah dipahami oleh masyarakat, bila perlu gunakan bahasa daerah.

“Kalau kita sampaikan istilah new normal, mungkin saja akan ada anggapan masyarakat bahwa keadaan sudah normal dan dapat melakukan aktivitas tanpa batasan sosial dan protokol kesehatan, ini sangat riskan untuk kondisi saat ini, jadi gunakan istilah tatanan kebiasaan baru dan bila perlu penyampaiannya dengan bahasa daerah supaya lebih mudah dipahami masyarakat,” ungkap dia.

Dalam rapat sosisalisasi dan pembahasan regulasi new normal tersebut, disampaikan bahwa kabupaten Aceh Tengah akan segera menerapkan tatanan kenormalan baru, namun tetap memberlakukan pembatasan sosial dan protokol kesehatan secara ketat, untuk itu regulasi yang mengatur tentang pemberlakukan new normal tersebut, saat ini sedang dibahas dan dikaji secara komprehensif dengan melibatkan semua pihak.

Tags: Sekda Aceh Tengah
Previous Post

Lakukan Penipuan, Anggota Kopassus Gadungan Asal Riau Ditangkap

Next Post

Atjehwatch Buka Pelatihan Menulis Gelombang Pertama

Next Post
Atjehwatch Buka Pelatihan Menulis Gelombang Pertama

Atjehwatch Buka Pelatihan Menulis Gelombang Pertama

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Rian Syaf Targetkan Demokrat Kembali Berjaya di Aceh Tengah

Rian Syaf Targetkan Demokrat Kembali Berjaya di Aceh Tengah

19/06/2026
Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Pidie Jaya Sambangi Purnawirawan: Pengabdian Tak Pernah Pensiun

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Pidie Jaya Sambangi Purnawirawan: Pengabdian Tak Pernah Pensiun

19/06/2026
Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

19/06/2026
Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

19/06/2026
Kasus Potong Tangan di Aceh Besar, PMII Tolak Main Hakim Sendiri

Kasus Potong Tangan di Aceh Besar, PMII Tolak Main Hakim Sendiri

19/06/2026

Terpopuler

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

18/06/2026

Kakanwil Kemenag Aceh Lantik 40 Pejabat Fungsional, Tekankan Inovasi dan Kerja Tim dalam Melayani Umat

Rian Firmansyah Dorong Seniman Aceh Jadikan Budaya sebagai Kekuatan Ekonomi Kreatif

Haji Kamaruddin Terpilih sebagai Ketua Komite Percepatan Pemekaran Provinsi ABAS

Sekda Aceh Tengah Minta Batasi Mobilitas Warga dari Luar Daerah

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com