BENER MERIAH – Bupati Bener Meriah, Abuya Sarkawi mengapresiasi program khitanan massal yang dilakukan secara adat di Kantor Camat Bener Kelipah, Kamis (16/72020).
Bupati Bener Meriah tiba dilokasi khitanan massal pukul 10.15 WIB, kemudian dilanjutkan dengan membaca doa bersama di Aula Kantor Camat.
Selesai membaca do’a bersama, Bupati Aceh Tengah mempesijuk (tepung tawari) calon anak yang akan dikhitan dengan dibalut kain ulen-ulen kerawang Gayo.
Setelah Abuya Sarkawi mempesijuk, dilanjutkan dengan foto bersama di pelaminan yang sudah disiapkan pihak Kecamatan Bener kelipah. Sunatan massal diikuti 18 anak yang berasal dari keluarga yatim dan kurang mampu.
Camat Bener Kelipah, Sapriadi membuat program tersebut lantaran dua bulan lalu ada empat warga yang menemuinya meminta bantuan agar bisa mengkhitan anaknya karena usia anaknya sudah masuk SMP.
“Ada empat orang tua datang ke rumah dan mengatakan anaknya siap dikhitan tapi tidak bisa melaksanakan lantaran biaya, kemudian kami membuat program ini,” ungkap Sapriadi
Sapriadi menambahkan, kegiatan tersebut bekerjasama dengan Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, PMI, komunitas Door o Door, serta Anggota DPRK yang berasal dari Bener Kelipah, Salwani.
“Kegiatan ini adalah kegiatan kita bersama. Terimakasih kepada semua pihak yang telah ikut bekerjasama menyukseskan kegiatan ini,” tambah Sapriadi
Camat Bener Kelipah Sapriadi juga menjelaskan, setelah dilakukan khitan delapan belas anak ini akan diantar oleh petugas kesehatan ke rumahnya masing-masing, kemudian tambah juga buah jari (uang saku).
“Anak-anak dikhitan ini, layaknya anak pribadi kami, walaupun namanya massal, tapi khitan ini kami istimewakan layaknya acara pribadi,” jelas Sapriadi.
Di samping, Bupati Bener Meriah Abuya Sarkawi menyebutkan, dirinya mengapresiasi program khitanan massal dilaksanakan secara adat dan menurutnya baru pertama di Kabupaten Bener Meriah.
“Kita sangat apresiasi program ini, terimakasih kita ucapkan kepada Camat Bener Kelipah serta unsur lainnya yang sudah bekerjasama mensukseskan program ini,” tutur Abuya Sarkawi
Bupaati Bener meriahmeriah itu berharap acara khitan ini bisa menjadi referensi atau membuat lebih bagus lagi di kecamatan-kecamatan yang lain.
“Ya, kita berharap camat lain juga membuat seperti ini, atau lebih bagus lagi lah. Karena jarang ada acara khitan yang dilakukan layaknya Gayo tempo dulu,” tutup Sarkawi.
Reporter: Romadani









