Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Prioritaskan Keselamatan Murid, Guru TK RUMAN Aceh Antarkan Bahan Ajar ke Rumah

Admin1 by Admin1
16/07/2020
in Nanggroe
0
Prioritaskan Keselamatan Murid, Guru TK RUMAN Aceh Antarkan Bahan Ajar ke Rumah

Banda Aceh – Tahun ajaran 2020/2021 telah dimulai pada Senin, 13 Juli kemarin dengan menggunakan model belajar dari rumah (BDR). Sebab, pandemic Covid-19 masih belum selesai, bahkan cenderung meningkat.

Oleh karena itu, guru Sekolah Taman Kank-kanak (TK) di bawah Lembaga Pendidikan dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Rumah Baca Aneuk Nanggroe (Ruman) Aceh mengantarkan bahan ajar atau lembar karya anak ke rumah-rumah murid.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Sekolah TK Ruman Aceh, Fitri Mukirah, S.Pd., di Sekolah mereka di Gampong Punge Blang Cut, Kecamatan Jaya Baru, Kota Banda Aceh pada Kamis (16/7/2020) siang.

“Hingga hari ini, murid kita berjumlah 83 anak. Terdiri dari 18 murid kelas A, 17 murid kelas B1, 16 murid B2, 16 murid B3 dan 16 murid B4. Kita memprioritaskan keselamatan mereka semua, terlebih lagi pada masa pandemic ini,” ujar Kirah.

Bunda guru kita, imbuh Kirah selanjutnya, mengantarkan bahan ajar selama empat hari (Senin-Kamis, 13-16/7/2020) berturutan, dari pagi hingga siang ke rumah-rumah murid yang berada di seputaran Kota Banda Aceh dan Aceh Besar.

“Bahan ajar itu berlaku selama dua minggu. Setelah itu, guru kita akan menjemputnya sembari memberikan yang baru. Begitu seterusnya, mengikuti arahan dari pemerintah. Nah, selama dua minggu itu, orang tua yang membersamai anaknya belajar,” imbuh Kirah.

Sementara itu, Ketua PKBM Ruman Aceh, Rizky Sopya, S.Pd., menuturkan bahwa sebagian besar dari 83 murid tersebut berasal dari keluarga dhuafa dan fakir miskin.

“Mereka terdiri dari 63 anak gratis, 11 anak berbayar sebagian dan 9 anak lainnya berbayar penuh. Praktis, kondisi tersebut tidak memungkinkan untuk menggunakan sistem daring yang mengharuskan tersedianya smart phone dan internet,” kata Rizky.

Tahun ajaran 2020/2021 ini, ujar Rizky menambahkan, merupakan tahun ke 6 berjalannya Sekolah TK Ruman Aceh yang sejak awal memang diniatkan buat kalangan dhuafa. Meski demikian, pihaknya selalu memaksimalkan ikhtiar untuk menghadirkan yang terbaik.

“Alhamdulillah, walau masih baru, sekolah kita berhasil meraih akreditasi B. Terima kasih kepada para donatur tetap dan semua yang pernah bersaham dalam perjalanan khidmah sederhana ini. Semoga Allah meridhai dan memberkahi,” kata Rizky tersenyum.

Previous Post

Peringati Hari Bhakti Adhyaksa, Kejari Aceh Tengah Musnahkan Barang Bukti

Next Post

Kapolres Abdya: Pelaku Karhutla Akan Ditindak Tegas

Next Post
Kapolres Abdya: Pelaku Karhutla Akan Ditindak Tegas

Kapolres Abdya: Pelaku Karhutla Akan Ditindak Tegas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Di Era Digital, Pemuda Pilar Kekuatan Politik Masa Depan

Di Era Digital, Pemuda Pilar Kekuatan Politik Masa Depan

15/09/2026
Sekretariat DPRK Abdya Dukung Instruksi Bupati Aktivasi IKD bagi ASN, PPPK dan Non ASN

Sekretariat DPRK Abdya Dukung Instruksi Bupati Aktivasi IKD bagi ASN, PPPK dan Non ASN

15/09/2026
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2027, Berikut Daftarnya

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2027, Berikut Daftarnya

15/09/2026
Hoaks Menyebar dalam Detik, PWI Pidie Jaya: Anak Muda Harus Jadi Filter

Hoaks Menyebar dalam Detik, PWI Pidie Jaya: Anak Muda Harus Jadi Filter

15/09/2026
Dr Nasrul: Indikasi Maladministrasi Membayangi Proses Perizinan IUP di Samadua

Dr Nasrul: Indikasi Maladministrasi Membayangi Proses Perizinan IUP di Samadua

15/09/2026

Terpopuler

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

15/09/2026

Misteri ‘Talak 3’ Bunda Salma dan Cipratan Kopi Aceh

Dua Murid MIN 50 Bireuen Raih Juara OMI Tingkat Kabupaten

Krak, Dua Jembatan Utama di Aceh Siap Beroperasi

Prioritaskan Keselamatan Murid, Guru TK RUMAN Aceh Antarkan Bahan Ajar ke Rumah

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com