Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Wali Siswa di Aceh Barat Minta PBM Madrasah Secara Tatap Muka

Admin1 by Admin1
18/07/2020
in Lintas Barat Selatan
0
Wali Siswa di Aceh Barat Minta PBM Madrasah Secara Tatap Muka

MEULABOH – Hampir lima bulan lamanya, pelaksanaan proses belajar mengajar (PBM) diterapkan belajar dari rumah. Namun hal tersebut dianggap tidak efektif oleh sebagian besar masyarakat, khususnya di Kabupaten Aceh Barat.

Seperti halnya Rizal Rinaldi, salah satu wali siswa MTsN Meureubo yang meminta proses belajar mengajar (PBM) agar kembali diberlakukan secara tatap muka.

Menurut Rizal, kondisi anak-anak saat ini sangat prihatin, sebab pelaksanaan proses belajar dari rumah tidak sepenuhnya efektif yang hanya mengandalkan belajar secara daring (dalam jaringan).

“Jika dilihat aktivitas anak-anak, hanya 15 persen untuk belajar dan 85 persen lagi untuk bermain game di handphone,” ungkap Rizal Kamis 16 Juli 2020.

Ia berharap, pemerintah Kabupaten Aceh Barat untuk agar mengambil sikap untuk segera memberlakukan kembali proses belajar mengajar (PBM) secara tatap muka, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan keselamatan.

“Kita harus sama-sama menjaga dan saling mendukung, serta selalu berdoa agar wabah ini segera dijauhkan oleh Allah SWT,” tambahnya.

Selain itu, Busyairi salah satu wali siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) juga beranggapan pelaksanaan belajar dari rumah tidak efektif. Menurutnya, belajar dari rumah secara daring (dalam jaringan) banyak menimbulkan hal yang negatif bagi anak, seperti menjadikan anak tidak disiplin, mengurangi jiwa sosial, bahkan dapat mengganggu kesehatan mata anak, serta kecanduan menggunakan smartphone.

“Saya rasa belajar tatap muka sangat efektif untuk diterapkan, karena lebih tepat sasaran. Selain itu anak-anak juga lebih disiplin dan dapat menjalin kekompakan dengan temannya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, Iswandi, S.Pd.I mengungkapkan, berdasarkan hasil laporan dan pemantauan, sembilan puluh persen lebih madrasah Kabupaten Aceh Barat siap melaksanakan proses belajar mengajar (PBM) secara tatap muka.

“Jika bukan zona kuning, tanggal 13 Juli 2020 kemarin, kita memang sudah siap untuk melaksanakan PBM tatap muka,” ungkap Iswandi, Sabtu 18 Juli 2020.

Ia menyebutkan, madrasah di Kabupaten Aceh Barat telah mempersiapkan semua prosedur pelaksanaan proses belajar mengajar (PBM) secara tatap muka sesuai dengan protokol kesehatan dan berdasarkan petunjuk teknis yang diterbitkan oleh pemerintah.

“Semua persiapan dari madrasah akan kita input ke data EMIS Kemenag, bagi yang tidak memenuhi syarat, tetap tidak kita izinkan untuk melaksanakan PBM tatap muka,” tambah Iswandi.

Selain itu, Kepala MTsN Meureubo, Saidi Mukti, S.Ag., M.Si mengatakan, untuk kesiapan pelaksanaan proses belajar mengajar (PBM) tatap muka telah dilakukan sesuai dengan prosedur protokol kesehatan dan keselamatan.

“Alhamdulillah kita sudah mempersiapkan semua, baik masker, wastafel, posko gugus tugas covid-19, shift kelas dan lainnya,” sebutnya.

Ia menambahkan, dari 439 wali siswa MTsN Meureubo, sembilan puluh persen lebih memilih proses belajar mengajar (PBM) tatap muka. “Bagi yang memiliki tetap belajar dari rumah, akan diberikan pelajaran secara daring,” ungkapnya.[]

Tags: aceh barat
Previous Post

Belajar dari Rumah Dinilai Tidak Efektif, Wali Siswa di Aceh Barat Minta PBM Tatap Muka

Next Post

Tiga Guru MAN Model Raih Medali Emas Olimpiade Nasional

Next Post
Tiga Guru MAN Model Raih Medali Emas Olimpiade Nasional

Tiga Guru MAN Model Raih Medali Emas Olimpiade Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lantik 31 Keuchik Resmi Dilantik, Bupati Pidie Jaya: Tinggalkan Politik, Utamakan Pelayanan Rakyat

Lantik 31 Keuchik Resmi Dilantik, Bupati Pidie Jaya: Tinggalkan Politik, Utamakan Pelayanan Rakyat

13/07/2026
KKR Hilang Arah: Aktivis HAM Desak Komisi 1 DPRA Segera Ganti semua Komisioner

Aktivis HAM Aceh Desak Gubernur Aceh H.Muzakir Manaf Temui Presiden Prabowo Terkait Pemulihan Korban

13/07/2026
Wali Kota Serahkan LKPJ 2025 ke DPRK, Irwansyah: Akan Segera Kami Bahas

Wali Kota Serahkan LKPJ 2025 ke DPRK, Irwansyah: Akan Segera Kami Bahas

13/07/2026
UIN Ar-Raniry Tambah Enam Guru Besar, Total Profesor Kini 66 Orang

UIN Ar-Raniry Tambah Enam Guru Besar, Total Profesor Kini 66 Orang

13/07/2026
PW ISNU Aceh Luncurkan Pojok Baca Perdana di SMAN 1 Kuala

PW ISNU Aceh Luncurkan Pojok Baca Perdana di SMAN 1 Kuala

13/07/2026

Terpopuler

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

12/07/2026

Cut Intan Arifah Ditunjuk Pimpin Koperasi Aceh Meusaho Sejahtera

‘Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah’ Harinya Anak Yatim Mengenang Sosok Ayah

Pemerintah Aceh Beri Fleksibilitas Kerja ASN untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com