Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Meningkat Drastis, Tenaga Medis Positif Covid-19 di Aceh Dipindah ke Asrama Haji

Admin1 by Admin1
01/08/2020
in Nanggroe
0
Rektor dan Wakil Rektor USU Positif Corona

Foto ilustrasi. (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)

Banda Aceh – Sejumlah tenaga medis positif COVID-19 yang dirawat di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh dipindahkan ke asrama haji setempat sebagai ruang isolasi mandiri, seiring dengan jumlah kasus virus itu di Aceh meningkat drastis.

Direktur RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh dr Azharuddin mengatakan, pasien positif COVID-19 yang dipindahkan ke asrama haji tersebut, khusus mereka yang berstatus tenaga medis, tidak untuk masyarakat umum.

“Tempatnya (asrama haji, red.) digunakan untuk tenaga medis, paramedis, dan tenaga kesehatan lainnya dari RSUDZA yang begitu banyak positif dan yang tidak bergejala atau gejala ringan, jadi asrama haji sementara digunakan untuk itu,” katanya di Banda Aceh, Sabtu (1/8/2020).

Ia mengatakan, ruang respiratory intensive care unit (RICU) dan ruang isolasi pinere di RSUD Zainoel Abidin difokuskan penggunaannya untuk menampung pasien rujukan dari kabupaten/kota di seluruh Aceh.

Ia mengatakan, apabila masih juga tidak tertampung maka sesuai dengan surat edaran Gubernur Aceh bahwa seluruh pemerintah kabupaten/kota untuk menambahkan kapasitas jumlah bed isolasi COVID-19 di setiap rumah sakit rujukan.

“Maka yang positif dan tidak bergejala tidak lagi dirujuk ke RSUDZA, jadi RSUDZA lebih baik merawat yang bergejala dengan gradasi sedang dan berat-berat saja,” katanya dilansir Antara.

Dia menjelaskan, segala keputusan terhadap penanggulangan COVID-19 sebagai dinamis, dengan melihat perkembangan kasus seiring berjalannya waktu, dengan selalu siap semua perencanaan menangani COVID-19.

Azharuddin menyebut 29 orang tenaga kesehatan di RSUD Zainoel Abidin yang terpapar COVID-19 serta 36 warga lainnya yang positif dan sedang mendapatkan perawatan di rumah sakit setempat.

Ia mengatakan saat ini asrama haji tidak bisa digunakan bagi masyarakat, karena warga biasa yang positif harus lebih intensif perawatannya dibandingkan dengan tenaga medis yang relatif lebih paham dalam merawat diri sendiri.

“Asrama haji saat ini tidak mungkin untuk merawat pasien dari masyarakat yang positif COVID-19, karena belum tersedia pendukung Iain, seperti alat-alat medis dan logistik standar lainnya,” ujarnya.

Sumber: liputan6

Tags: aceh
Previous Post

Bupati: Kalau Mereka Semua Positif Habislah Kita

Next Post

Ini Jumlah Pasien Corona dari Aceh hingga Bengkulu pada Sabtu

Next Post

Ini Jumlah Pasien Corona dari Aceh hingga Bengkulu pada Sabtu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Posko Bencana Aceh Imbau Warga Terdampak Laporkan Kerusakan Rumah

BNPB Libatkan 220 Mahasiswa Verifikasi Data Kerusakan Rumah Akibat Banjir Aceh Timur

17/01/2026
Ditjen Dukcapil Gelar Layanan Adminduk Pascabencana di Aceh Utara

Ditjen Dukcapil Gelar Layanan Adminduk Pascabencana di Aceh Utara

17/01/2026
Inpres Diskresi Dinilai Diperlukan untuk Percepat Pemulihan Aceh

155 Ribu Jiwa di Aceh Masih Bertahan di Pengungsian

17/01/2026
Bupati Aceh Tengah Ajak Tingkatkan Kualitas Shalat dan Kesabaran Pascabencana

Bupati Aceh Tengah Ajak Tingkatkan Kualitas Shalat dan Kesabaran Pascabencana

17/01/2026
Krak, TNI AD Sebut Baut Hilang di Jembatan Bailey Aceh Sudah Terpasang Kembali

Pembangunan Jembatan di Aceh Timur dan Utara Sangat Mendesak

17/01/2026

Terpopuler

Kartu JKN Sebagai Syarat Buat SIM Dinilai Menyulitkan Masyarakat

“Pansel JPT Aceh Layak Dibubarkan”

16/01/2026

Kuda Gayo; Ternak Kebanggaan Masyarakat Dataran Tinggi Gayo yang (akan) Punah

UIN Raden Fatah Salurkan Sumor Bor di Aceh

RSUD Aceh Tamiang Aktifkan ICU Mini untuk Layani Korban Bencana

Meningkat Drastis, Tenaga Medis Positif Covid-19 di Aceh Dipindah ke Asrama Haji

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com