Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

15 Tahun Damai Aceh, Puluhan Penyair Akan Terbitkan Antologi Puisi

Admin1 by Admin1
06/08/2020
in Nanggroe
0

JAKARTA — Puluhan penyair akan ikut serta dalam pembuatan Antologi Puisi Bunga Rampai Puisi Indonesia. Antologi tersebut akan diberi judul Jakarta seperti Belanda, yang diambil dari salah satu naskah peserta, yakni puisi Fikar W. Eda.

“Ingatan kolektif kolegial terkait Aceh, rasanya perlu diperkuat dengan berbagai macam tindakan. Baik berupa opini, esai atau tulisan bersifat cerpen dan novel. Ingatan ini harus mampu merujuk berbagai kejadian di suatu tempat dalam satu waktu berbeda,” kata inisiator pembuatan buku ini, Pilo Poly, Kamis, 7 Agustus 2020.

Pilo yang merupakan penyair Aceh kelahiran Pidie Jaya itu mengatakan, ide awal pembuatan antologi puisi tersebut untuk mengumpulkan sejumlah syair dalam rentang waktu sejak masa konflik, hingga perdamaian yang ditulis oleh berbagai penyair dari seluruh indonesia.

Menurut lelaki bernama lengkap Saifullah S itu, penyair adalah pencatat yang baik. Mereka menuliskan berbagai banyak persoalan di berbagai tempat dan waktu berbeda, termasuk menulis puisi tentang Aceh dan berbagai masalah yang dihadapinya baik pada saat masa lalu atau masa kini.

“Buku ini, tentu saja tidak dimaksudkan untuk mengecilkan atau pun membesarkan pihak manapun. Namun bertujuan guna memugar sejarah di suatu tempat dari beberapa waktu yang telah lalu, bahkan saat Aceh sudah masuk dalam masa damai ini,” jelas dia.

Apalagi, tambah penulis buku Arakundoe itu, buku itu juga dibuat untuk menyambut 15 Tahun Perdamaian Aceh pada 15 Agustus 2020 nanti. Sebagaimana diketahui, setelah Tsunami meluluhlantakkan Aceh, beberapa bulan berikutnya, pertikaian antara RI-GAM masuk pada masa perdamaian, hingga melahirkan kesepakatan Helsinki yang ditandatangani kedua belah pihak di Helsinski, Finlandia, 5 Agustus 2005.

“Kita bahagia dengan kesepakatan damai itu. Dengan perdamaian, karena mampu menggerakkan masyarakat. Ekonomi jadi tumbuh. Masyarakat pun tidak lagi was-was untuk keluar malam, misalnya,” kata Pilo, yang pernah menerima beasiswa Tempo Institute angkatan IV tahun 2017.

Diharapakan, antologi Bungai Rampai Puisi Indonesia tersebut dapat menjadi bahan untuk melihat jatuh bangunnya Aceh dari masa 1989 hingga 2005 pasca penandatanganan Momerendum of Understanding (MoU) antara RI-GAM hingga melahirkan perdamaian.

Adapun penyiar yang ikut serta dari seluruh Indonesia antara lain, Sutardji Calzoum Bachri, Zawawi Imron, Fikar W. Eda, LK. Ara, Nasir Djamil, Isbedy Stiawan ZS, Rida K. Liamsi, Ahmadun Yosi Herfanda, Fakhrunnas MA Jabbar, Salman Yoga, Husnu Abadi, Sulaiman Juned, Ayi Jufridar, Arafat Nur, Syarifuddin Arifin, Hasbi Burman, Herman RN, Ihan Sunrise, Putra Gara, Teuku Dadek, dll.

Previous Post

Malik Raden  Sepakat Kepemimpinan Sekolah Harus Diperkuat 

Next Post

Santuni Warga Positif Covid-19, Bupati Bener Meriah: Ini Bukan Aib

Next Post

Santuni Warga Positif Covid-19, Bupati Bener Meriah: Ini Bukan Aib

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

YARA Desak Kapolda Aceh Copot Wakapolres Aceh Selatan

YARA Desak Kapolda Aceh Copot Wakapolres Aceh Selatan

24/07/2026
Tak Tunggu Anggaran Cair, KKP Kebut Pemulihan 745 Hektare Tambak Pidie Jaya Demi Kebangkitan Ekonomi Petambak

Tak Tunggu Anggaran Cair, KKP Kebut Pemulihan 745 Hektare Tambak Pidie Jaya Demi Kebangkitan Ekonomi Petambak

24/07/2026
Kemenag Siap Percepat Pemulihan Pascabencana di Aceh

Kemenag Siap Percepat Pemulihan Pascabencana di Aceh

24/07/2026
Al- Farlaky Pimpin Rapat Monev Manajemen RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak

Al- Farlaky Pimpin Rapat Monev Manajemen RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak

24/07/2026
Pulau Idaman di Aceh Timur Dipersiapkan Jadi Destinasi Wisata Unggulan

Pulau Idaman di Aceh Timur Dipersiapkan Jadi Destinasi Wisata Unggulan

24/07/2026

Terpopuler

Ratusan Personel dan Alat Berat Dikerahkan untuk Tata Ruang Kota Banda Aceh

Ratusan Personel dan Alat Berat Dikerahkan untuk Tata Ruang Kota Banda Aceh

24/07/2026

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

15 Tahun Damai Aceh, Puluhan Penyair Akan Terbitkan Antologi Puisi

Bupati Pidie Jaya dan Sejumlah SKPD Dilaporkan ke KPK, Ada Apa?

Ramlan, Pemilik Toko Emas Baru Serahkan Zakat Tijarah ke Baitul Mal Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com