BANDA ACEH – Hakim Pengadilan Negeri Banda Aceh menolak gugatan penggugat Syahrul bin Samaun alias Apa Syahrul, yang merupakan mantan Ketua DPW PA wilayah Aceh Timur.
Putusan tersebut dibaca oleh ketua majelis Mukhlis, SH dengan didanpingi dua hakim anggota dan dihadiri oleh pengacara penggugat dan tergugat.
Dalam amar putusanya, majelis hakim menerima eksepsi para pengacara Muzakir Manaf yang merupakan tergugat selaku ketua Partai Aceh dan Kamaruddin Abubakar selaku Sekjen Partai Aceh dan turut tergugat Kupiah Seuke yang merupakan Plt Ketua Partai Aceh Wilayah Aceh Timur.
Teungku Abdullah Saleh, SH yang merupakan pengacara dan ketua Tim Advokasi Partai Aceh mengapresiasi putusan pengadilan.
Abdullah Saleh, berpendapat bahwa putusan tersebut sudah tepat sebagaimana eksepsi yang diajukanya bersama rekan-rekan.
Masih menurut Abdullah Saleh, mengakui bahwa kewenangan penyelesaian perselisihan kepengurusan didalam satu Partai merupakan kewenangan Mahkamah Partai, dan itu adalah ketetapan yang telah diatur dalam undang-undang.
“Dengan demikian perkara ini telah selesai, dan jika penggugat berkeberatan terhadap putusan tersebut dapat mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung,” ujarnya.
Fadjri,SH yang juga merupakan Tim Advokasi Partai Aceh menyampaikan bahwa persoalan pergantian pengurusan dalam struktur Partai Aceh adalah hal biasa dan lumrah dilakukan oleh seluruh organisasi Partai Politik.
Kata dia, hal ini semata-mata untuk penyegaran partai dan memperkuat Partai Aceh di wilayah Timur. Fadjri menambahkan keputusan majelis hakim Pengadilan Negeri Banda Aceh sudah tepat memutuskan menerima eksepsi tergugat.
Karena, selain kewenangan sebagaimana dimaksud, Fadjri menilai gugatan yang diajukan penggugat sebagai Perbuatan Melawan Hukum (PMH) adalah kabur (abscur lible) kurang pihak.
“Seharusnya penggugat juga menggugat Mahkamah Partai sebagai pihak yang berwenang dalam penyelesaian perselisihan internal Partai.”
Namun demikian, Fadjri bersama tim hukum lainya Fauzi, SH dan Lukman Hakim, SH yang mewakili internal Partai Aceh menyatakan telah siap jika seandainya Penggugat kembali mengajukan kasasi atas putusan tersebut.






