Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kolom

Potensi Reforma Agraria di Bener Meriah

Admin1 by Admin1
19/08/2020
in Kolom, Lintas Tengah
0
Potensi Reforma Agraria di Bener Meriah

Kabupaten Bener Meriah yang terletak di Dataran Tinggi Gayo dianugerahi dengan kekayaan sumber daya alam yang berlimpah. Tanahnya yang subur menyimpan potensi yang besar untuk pengembangan ekonomi masyarakat, terutama pertanian dan perkebunan. Bener Meriah dewasa ini dikenal sebagai salah satu penghasil kopi dengan kualitas terbaik dunia, yaitu kopi Gayo.

Demikian pula baru-baru ini Bener Meriah menjadi lokasi penanaman Pisang Cavendish. Pisang ini merupakan komoditas buah tropis yang sangat populer di luar negeri serta di Indonesia lebih dikenal dengan sebutan Pisang Ambon Putih. Pisang Cavendish banyak dikembangbiakan menggunakan metode kultur jaringan. Hal ini tentu bukan tanpa alasan, dipilihnya Bener Meriah dikarenakan alamnya yang mendukung.

Untuk mendukung ekonomi di bidang pertanian tersebut maka perlu ditunjang oleh ketersediaan lahan. Salah satu upaya pemerintah dalam penyediaan lahan yakni Reforma Agaria melalui Redistribusi Tanah. Pada tahun 2020, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional melalui Perwakilan Kantor Pertanahan Kabupaten Bener Meriah telah mensertipikatkan sebanyak 1000 bidang tanah dengan masing-masing di Kampung Wihni Durin Kecamatan Syiah Utama sebanyak 774 bidang dan Kampung Bener Meriah Kecamatan Pintu Rime Gayo sebanyak 226 bidang melalui kegiatan redistribusi tanah. Pensertipikatan tanah di Kampung Wihni Durin pada tahun sebelumnya juga telah dilakukan melalui kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sebanyak 291 bidang.

Reforma Agraria merupakan penataan kembali struktur penguasaan, pemilikian, penggunaan, dan pemanfaatan tanah yang lebih berkeadilan melalui Penataan Aset dan disertai dengan Penataan Akses untuk kemakmuran rakyat Indonesia yang diatur dalam dasar hukum mengenai Reforma Agraria yaitu Peraturan Presiden RI No. 86 tahun 2018 tentang Reforma Agraria. Penataan aset dilaksanakan melalui pensertipikatan tanah sedangkan penataan akses melalui bantuan modal maupun pelatihan.

Reforma agraria secara fundamental memberikan program-program yang dapat menuntaskan masalah kemiskinan masyarakat desa, meningkatkan kesejahteraan dengan kemandirian pangan nasional, meningkatkan produktivitas tanah, memberikan pengakuan hak atas tanah untuk memenuhi kepentingan masyarakat.

Mengapa reforma agraria menjadi sangat penting? Hal ini dikarenakan adanya ketimpangan penguasaan tanah negara, timbulnya konflik agraria yang dipicu tumpang tindihnya kebijakan distribusi lahan pada masa lalu serta timbulnya krisis sosial dan ekologi di pedesaan.

Dengan kondisi sekitar 90% penduduk di Kabupaten Bener Meriah bekerja sebagai petani, maka reforma agraria tentunya menjadi hal yang memiliki urgensi tersendiri. Melalui penataan aset dan penataan akses, tentunya diharapkan akan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

Penulis adalah Mulkan Kautsar, S.P, Ministry of Agrarian Affairs and Spatial Planning/National Land Agency.

Tags: Bener Meriah
Previous Post

Dekranasda Aceh Ikuti Munas Dekranas tahun 2020 Secara Virtual

Next Post

Hotel di Aceh Minta Keringanan Pajak

Next Post
Sejumlah Hotel Berbintang di Aceh Mulai Rumahkan Karyawan

Hotel di Aceh Minta Keringanan Pajak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Bedah Rumah Warnai Hari Bhayangkara ke-80, Bantuan Polres Pidie Jaya Sentuh Persoalan RTLH yang Masih Membayangi Warga

Bedah Rumah Warnai Hari Bhayangkara ke-80, Bantuan Polres Pidie Jaya Sentuh Persoalan RTLH yang Masih Membayangi Warga

03/07/2026
Ketua DPRK Pidie Jaya: APBK Harus Jadi Mesin Pencipta Lapangan Kerja, Bukan Sekadar Anggaran Belanja

Ketua DPRK Pidie Jaya: APBK Harus Jadi Mesin Pencipta Lapangan Kerja, Bukan Sekadar Anggaran Belanja

03/07/2026
Visiting Professor UTM di Departemen Matematika FKIP USK, Dorong Publikasi Internasional

Visiting Professor UTM di Departemen Matematika FKIP USK, Dorong Publikasi Internasional

03/07/2026
IDeAS Desak Audit Forensik Tiga BUMD Aceh, Soroti Anjloknya Bank Aceh Syariah dan Tertutupnya Laporan PT PEMA

IDeAS Desak Audit Forensik Tiga BUMD Aceh, Soroti Anjloknya Bank Aceh Syariah dan Tertutupnya Laporan PT PEMA

03/07/2026
Keubitbit Guncang Kanada, Bawa Marwah Aceh ke Panggung Jazz  Dunia

Keubitbit Guncang Kanada, Bawa Marwah Aceh ke Panggung Jazz Dunia

03/07/2026

Terpopuler

Potensi Reforma Agraria di Bener Meriah

Potensi Reforma Agraria di Bener Meriah

19/08/2020

Warga Minta Jalan Lintas Desa Abdya Segera di Hotmix, PUPR: Tahun ini Dikerjakan

Ohku, Kas Ada Tapi Gaji Belum Cair: Tunggakan Aparatur Gampong Pidie Jaya Capai Rp14,4 Miliar

Di Balik Tambang Rp 200 Triliun Beutong Ateuh: Jejaring Buronan Cina, ‘Gubernur Bayangan’, dan Arogansi Penguasa

Malangnya Nasib Asri, Bus Terbakar Habis Masih Bebani Ganti Rugi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com