Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Menristek Tegaskan Indonesia Butuh 400 Juta Vaksin Corona

Admin1 by Admin1
02/09/2020
in Nasional
0

JAKARTA – Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset Inovasi Nasional, Bambang Brodjonegoro mengungkapkan, Indonesia membutuhkan hingga 400 juta vaksin Corona (Covid-19).

Untuk mewujudkan vaksin sebanyak itu, Bambang menegaskan, karenanya diperlukan kemandirian pengembangan vaksin Covid-19 menjadi penting.

“Seperti kita ketahui, dalam rangka pengadaan vaksin Covid-19 di Indonesia, kita mencoba mengembangkan vaksin dengan pendekatan cepat, efektif dan mandiri,” kata Bambang dalam Konferensi Pers di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, Rabu (2/9/2020).

“Kenapa kemandirian penting? Karena Indonesia adalah negara dengan penduduk 260 juta yang tentunya semuanya membutuhkan vaksin,” tambahnya.

Bambang menjelaskan, ada kemungkinan apabila vaksinasi dilakukan lebih dari 1 kali per orang, maka kebutuhan vaksin Covid-19 ini bisa mencapai jumlah di atas 300 sampai 400 juta ampul.

“Otomatis ini membutuhkan kemandirian baik dalam proses produksi maupun juga dalam sisi pengembangan bibit vaksinnya,” jelasnya.

Dia mengatakan, dalam rangka pengembangan vaksin Covid-19, pihaknya akan membentuk sebuah konsorsium. “Pertama menyampaikan mengenai perkembangan vaksin merah putih, di mana Kami akan segera membentuk konsorsium vaksin merah putih,” ungkapnya.

Menurutnya, pengembangan vaksin merah putih dilakukan oleh Lembaga Eijkman. “Nah dalam rangka pengembangan bibit vaksin, di sinilah Kami di Indonesia dengan segenap kekuatan di bidang penelitian dan pengembangan, berupaya mengembangkan vaksin merah putih. Di mana salah satunya sedang dikembangkan oleh Lembaga Eijkman yang berada di bawah Kemenristek BRIN,” kata Bambang.

Bambang mengatakan Lembaga Eijkman saat ini sedang mengerjakan vaksin dengan platform subunit protein rekombinan baik yang berbasis sel mamalia maupun berbasis sel ragi.

“Dan selain itu juga mulai mengembangkan pendekatan inactivated virus atau virus yang dilemahkan. Jadi ada 3 platform yang akan dikembangkan oleh Lembaga Eijkman,” tuturnya.

Sumber: sindonews

Tags: vaksin corona
Previous Post

Kebijakan Pemerintah Aceh Kerahkan Staf ke Daerah Dinilai Kurang Efektif

Next Post

Dokter Ini Rekam Kemaluan Pasien dan Posting di Medsos

Next Post

Dokter Ini Rekam Kemaluan Pasien dan Posting di Medsos

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

226 Siswa Baru Mengikuti Try Out Asesmen MPLS di SMAN 4 Takengon

226 Siswa Baru Mengikuti Try Out Asesmen MPLS di SMAN 4 Takengon

21/07/2026
FORKI Pidie Kukuhkan Dominasi, Sabet Juara Umum Kejurda Karate Aceh 2026

FORKI Pidie Kukuhkan Dominasi, Sabet Juara Umum Kejurda Karate Aceh 2026

21/07/2026
BPBD Buka Bursa Ketua FPRB Pidie Jaya, Figur Tangguh Hadapi Ancaman Bencana Dicari

BPBD Buka Bursa Ketua FPRB Pidie Jaya, Figur Tangguh Hadapi Ancaman Bencana Dicari

21/07/2026
Ratusan Pelajar Ikuti Program Bimbingan Remaja Usia Sekolah

Ratusan Pelajar Ikuti Program Bimbingan Remaja Usia Sekolah

21/07/2026
Kapolres Pidie Perketat Pengawasan Internal, Judi Online dan Senpi Personel Jadi Atensi Utama

Kapolres Pidie Perketat Pengawasan Internal, Judi Online dan Senpi Personel Jadi Atensi Utama

21/07/2026

Terpopuler

Launching Hope Coffee, Sajikan Kuah Beulangong hingga Ayam Pramugari Khas Aceh Besar

Launching Hope Coffee, Sajikan Kuah Beulangong hingga Ayam Pramugari Khas Aceh Besar

18/07/2026

Megawati akan Kukuhkan Mantan Ketua OSIS STM Meulaboh di Jajaran Pimpinan Pusat Gerakan Nelayan Tani Indonesia

KPK Surati Gubernur Aceh hingga 23 Kepala Daerah Kabupaten/Kota, Meminta Data 10 Proyek Strategis

BPBD Buka Bursa Ketua FPRB Pidie Jaya, Figur Tangguh Hadapi Ancaman Bencana Dicari

Bupati Sarjani Mutasi 45 Pejabat dan Siapkan Evaluasi Berkala

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com